Ekonomi dan Bisnis
OJK Lampung Melalui TPAKD Metro Luncurkan Program KEJAR
Alteripost.co Metro – Dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan daerah khususnya Kota Metro, OJK Lampung bersama Pemerintah Kota Metro melalui
program Tim Percepatan Akses Ekonomi Daerah (TPAKD) Kota Metro, melakukan launching program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dengan pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SIMPEL) sebanyak 14.000 rekening. Sebelumnya, Pemerintah Kota Metro telah menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Akselerasi Implementasi Program KEJAR yang didukung oleh Bank Negara Indonesia (BNI) serta telah dilakukan sosialisasi serta mendata pelajar Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP) termasuk santri di pondok pesantren yang dibawahi Kementrian Agama Kota Metro.
Kegiatan ini dihadiri oleh 400 pelajar dan guru dari SD dan SMP Kota Metro. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Metro, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung, Deputi Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, Kepala Kantor Kemenag Kota Metro serta Pimpinan Cabang Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Metro.
Dengan peluncuran program dan dibukanya rekening SIMPELini sebanyak 14.000 rekening baru Simpanan Pelajar (SIMPEL) untuk para pelajar SD dan SMP di Kota Metro, OJK Provinsi Lampung hal ini dapat membantu Pelajar dalam menumbuhkan dan membangun budaya gemar menabung serta melatih diri dalam mengelola uang, sehingga memberi manfaat untuk masa depan.
OJK mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Metro serta BNI Metro dalam meluncurkan program KEJAR ini sebagai bentuk dukungan dalam pencapaian target inklusi keuangan sebesar 90% pada tahun 2024 sebagaimana arahan Presiden RI dalam Rapat Terbatas (Ratas) SNKI pada tanggal 28 Januari 2020,” jelas Bambang Hermanto, Kepala OJK Provinsi Lampung dalam sambutannya di acara Launching Program KEJAR, Rabu (07/06/2023).
“Sampai dengan bulan Maret 2023, rekening Simpanan Pelajar di Provinsi Lampung mencapai 77.190 rekening atau 3.8% dari total Pelajar tingkat SD, SMP dan SMA di Provinsi Lampung, dengan nominal telah mencapai sebesar Rp 15.756.062.995,-“ lanjut Bambang Hermanto.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Metro Drs. H. Qomaru Zaman, MA juga menyampaikan harapan, ajakan menabung kepada para pelajar. “Menabung akan memberikan manfaat untuk masa depan, ayo mulai menabung, dari sedikit menjadi banyak,” ungkapnya.
Bersamaan dengan launching program KEJAR, turut dilakukan sosialisasi kepada pelajar SD dan SMP oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui kendaraan SiMOLEK dengan materi kelembagaan OJK dan Simpanan Pelajar (SIMPEL) dan dilanjutkan oleh Bank Indonesia (BI) dengan materi Cinta Bangga Rupiah dan QRIS.
Dalam penutupan kegiatan, dilakukan pembagian hadiah kepada lima sekolah yang menjadi pemenang Lomba Video Jigle Kejar, sebagai bentuk apresiasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan minat pelajar untuk menabung.
“Kita bersyukur kegiatan launching Program KEJAR dapat terlaksana dengan baik, dan program KEJAR ini juga menjadi bagian program dari TPAKD di seluruh kota/kabupaten yang ada di Provinsi Lampung. Lomba Video Jigle KEJAR yang kita lombakan ini diharapkan menjadi pemicu, penyemangat bagi Guru, pelajar dan sekolah untuk lebih giat dalam menabung sehingga keinginan dan kebiasaan menabung ini dapat dimulai sejak usia dini,” pungkas Bambang. (Rls).
Ekonomi dan Bisnis
HLN ke-81, PLN Lampung Berdayakan Perempuan Disabilitas Melalui Wirausaha
Alteripost Bandar Lampung –Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Srikandi PLN UID Lampung berkolaborasi dengan PLN Peduli menggelar program Women Support Women bertajuk “Berdaya Tanpa Batas”, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan berupa pelatihan kewirausahaan tersebut diikuti 20 perempuan penyandang disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL). Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan, mendorong kemandirian ekonomi, serta membuka kesempatan usaha yang inklusif bagi perempuan penyandang disabilitas.
Dalam pelatihan yang bekerja sama dengan Rumah Mama Pintar tersebut, para peserta dibekali keterampilan membuat siomay dan dimsum. Mereka mendapatkan pengetahuan praktis mulai dari pengolahan bahan baku hingga proses pembuatan produk kuliner yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha mandiri.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap para peserta mampu memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk menciptakan peluang usaha produktif, meningkatkan pendapatan, dan membantu memperkuat perekonomian keluarga.
Manager Distribusi PLN UID Lampung, Moh. Sadli, mengatakan program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” merupakan bentuk kontribusi PLN dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“PLN meyakini setiap individu memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi. Melalui pelatihan ini, kami ingin membuka ruang bagi perempuan penyandang disabilitas untuk mengasah keterampilan, meningkatkan nilai tambah produk, serta memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas pasar,” ujar Sadli.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh para peserta dapat menjadi bekal untuk membangun usaha mandiri sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, S.E., M.H., mengapresiasi kolaborasi PLN dan berbagai pihak dalam menghadirkan program pemberdayaan bagi perempuan penyandang disabilitas.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Srikandi PLN UID Lampung bersama PKDL atas terselenggaranya pelatihan kewirausahaan bagi perempuan penyandang disabilitas. Kegiatan ini merupakan langkah positif untuk membantu penyandang disabilitas mengembangkan keterampilan, meningkatkan kepercayaan diri, dan membangun kemandirian ekonomi,” kata Rudy.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas agar dapat berkarya, berwirausaha, dan menjalani kehidupan yang lebih mandiri.
Ia juga berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat sehingga tercipta lingkungan yang inklusif dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh masyarakat.
Program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kelima, yakni kesetaraan gender. Tujuan tersebut mendorong pemberdayaan perempuan serta perluasan kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai bidang kehidupan.
PLN UID Lampung berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, dan para pemangku kepentingan dalam menghadirkan program pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui program ini, PLN berharap para perempuan penyandang disabilitas dapat mengembangkan keterampilan menjadi peluang usaha nyata, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menginspirasi perempuan lainnya untuk terus berkarya dan mandiri.(*)

