Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Listrik PLN Berselancar Mulus Tanpa Kedip di Gelaran World Surf League Krui Pro 2023

Published

on

Alteripost.co Krui – PT PLN (Persero) sukses pasok listrik andal untuk gelaran liga selancar dunia atau World Surf League (WSL) Krui Pro 2023, yang diadakan di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung pada 12 hingga 18 Juni 2023.

Berlangsung meriah, perhelatan akbar para peselancar dunia ini diikuti oleh 289 peselancar dari 14 negara. WSL Krui Pro di tahun 2023 ini merupakan gelaran kompetisi selancar dunia tahun ke-lima setelah sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2017, 2018, 2019 dan 2022.

Sukses hadirkan listrik andal tanpa kedip selama jalannya kompetisi, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung, Saleh Siswanto mengatakan pihaknya telah berkomitmen untuk menyediakan listrik andal selama kompetisi berlangsung. Hal ini tercermin pada pasokan listrik di lokasi-lokasi penyelenggaraan WSL Krui Pro 2023 yang hadir tanpa kedip. Beban puncak kelistrikan di Krui pada hari pertama hingga hari terakhir masih di bawah daya mampu sistem kelistrikan di Kabupaten Pesisir Barat yaitu 11 MW.

“Alhamdulillah, kami turut berbahagia atas kesuksesan gelaran WSL Krui Pro 2023. Sebagai tuan rumah di kompetisi akbar tahunan selancar dunia, kami sebagai BUMN penyedia kelistrikan telah berkomitmen untuk mendukung kesuksesan acara ini dengan menyediakan listrik yang andal,” Jelas Saleh Siswanto.

Strategi kesuksesan PLN dalam memasok listrik tanpa kedip selama WSL Krui Pro 2023 berlangsung pun dijelaskan oleh Saleh Siswanto sebagai persiapan yang sangat matang mengingat acara tersebut berkelas internasional dan membawa nama baik seluruh _stakeholders_ yang terlibat.

“Empat pekan sebelum acara berlangsung, PLN telah melakukan persiapan, mulai dari pemeliharaan jaringan listrik, penambahan gardu, penyiagaan 3 Unit Genset Bergerak, hingga Uninterruptible Power Supply (UPS) 100 kVA. Peningkatan keandalan listrik tersebut khususnya dilakukan di lokasi pelaksanaan acara hingga penginapan peserta dan tamu undangan,” terang Saleh Siswanto.

Bupati Pesisir Barat Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H. turut mengapresiasi kesuksesan PLN dalam menghadirkan listrik tanpa kedip selama WSL Krui Pro 2023 berlangsung.

“Saya mewakili seluruh jajaran Pemda dan tentunya masyarakat Pesisir Barat, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PLN atas suksesnya perhelatan WSL Krui Pro 2023 yang dilaksanakan selama 7 hari di Krui. Terima kasih PLN telah menyediakan pasokan listrik andal dan memenuhi kebutuhan kelistrikan di seluruh lokasi acara,” kata Agus Istiqlal.

Apresiasi juga datang dari Sekretaris Jenderal Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), Tipi Jabrik yang juga merupakan peselancar Pro asal Indonesia yang sudah mengantongi berbagai gelar juara di kejuaraan selancar dunia. Menurutnya, gelaran WSL Krui Pro 2023 tidak akan menuai kesuksesan tanpa hadirnya listrik andal PLN.

“Untuk _event_ Krui Pro 2023 ini, listrik merupakan salah satu komponen terpenting dalam kesuksesan acara ini. Saya mewakili seluruh jajaran panitia WSL Krui Pro 2023 sangat mengapresiasi kerja keras PLN dalam menghadirkan listrik tanpa kedip selama kompetisi berlangsung,” ucap Tipi Jabrik.(*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi dan Bisnis

BI Lampung Ungkap Ekonomi Tetap Tumbuh, Hilirisasi Jadi Kunci 2026

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menyelenggarakan diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Lampung Semester I 2026 pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi kebijakan serta meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan terhadap kondisi dan prospek ekonomi daerah.

Agenda tersebut juga dirangkaikan dengan diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha.

Dalam pemaparan, disampaikan bahwa perekonomian Provinsi Lampung tetap menunjukkan kinerja yang solid. Pada Triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,54 persen (year-on-year), sementara secara keseluruhan tahun 2025 mencapai 5,28 persen (cumulative to cumulative). Kinerja ini terutama ditopang oleh sektor pertanian yang masih menjadi tulang punggung ekonomi Lampung.

Mengusung tema “Penguatan Model Bisnis Komoditas Strategis dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Provinsi Lampung”, kegiatan ini bertujuan mendorong transformasi ekonomi melalui penguatan sektor unggulan, khususnya pertanian, dengan pendekatan hilirisasi dan integrasi hulu hingga hilir.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menyampaikan bahwa capaian tinggi sektor pertanian pada periode sebelumnya menjadi tantangan tersendiri ke depan. Basis pertumbuhan yang sudah tinggi menuntut upaya ekstra untuk mempertahankan kinerja, terlebih di tengah risiko global yang masih membayangi pada 2026.

Ke depan, perekonomian Lampung pada Triwulan I 2026 diprakirakan tetap kuat, didorong oleh sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan, serta peningkatan permintaan domestik pada periode long festive season seperti Tahun Baru, Imlek, Ramadan, dan Idulfitri 2026. Secara keseluruhan, ekonomi Lampung sepanjang 2026 diproyeksikan tumbuh solid dengan inflasi yang tetap terjaga dalam rentang sasaran nasional.

Penguatan sektor pertanian dinilai perlu diarahkan pada peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi komoditas, yang didukung oleh penguatan ekosistem dari hulu hingga hilir, mulai dari budidaya hingga pemasaran, melalui kolaborasi lintas sektor.

Sejalan dengan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong program strategis, salah satunya melalui program unggulan Desaku Maju. Program ini mengembangkan ekosistem ekonomi desa secara terintegrasi dengan mengedepankan inovasi, guna mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan di tengah keterbatasan fiskal.

Dari sisi kebijakan nasional, Kementerian Pertanian Republik Indonesia menekankan pentingnya penguatan produksi dan hilirisasi komoditas hortikultura melalui peningkatan produktivitas, modernisasi pertanian, serta penguatan kelembagaan petani dan integrasi rantai pasok.

Sementara itu, PT Food Station Tjipinang Jaya menyoroti pentingnya penguatan rantai pasok pangan yang terintegrasi, termasuk melalui pengembangan sistem informasi komoditas seperti food hub untuk meningkatkan efisiensi distribusi dan menjaga keseimbangan pasokan.

Di sisi lain, EPTILU menekankan pentingnya pengembangan model bisnis pertanian terintegrasi (closed loop), yang menghubungkan proses produksi hingga pemasaran melalui pendampingan dan monitoring. Model ini dinilai mampu menjaga kualitas, kepastian pasar, serta stabilitas harga, sekaligus memperkuat posisi strategis Lampung sebagai simpul perdagangan antara Sumatera dan Jawa.

Diskusi juga mengangkat sejumlah isu strategis, seperti masih tingginya aliran keluar komoditas dalam bentuk bahan mentah, keterbatasan kualitas lahan, serta belum optimalnya nilai tambah sektor pertanian. Selain itu, aspek pembiayaan dinilai belum sepenuhnya mendukung pengembangan usaha secara optimal.

Perbankan pun menyatakan kesiapan untuk mendukung penguatan sektor ini melalui peningkatan konektivitas antara petani dan pelaku pasar, dengan tetap menekankan pentingnya kelembagaan dan model bisnis yang kuat.

Sebagai tindak lanjut, forum menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penguatan kelembagaan petani, pengembangan sistem informasi komoditas terintegrasi, percepatan hilirisasi, serta penguatan sinergi antar pemangku kepentingan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi Lampung yang lebih berdaya saing dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading