Connect with us

Tulang Bawang

Pj Bupati Tuba Menerima Kunjungan Dewan Ketahanan Nasional RI

Published

on

Alteripost.co Tulang Bawang – Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang (Tuba) Qudrotul Ikhwan  menerima Kunjungan Dewan Ketahanan Nasional (Watannas) Republik Indonesia (RI) di Ruang Rapat Utama ( RRU) Lantai 2 Setdakab Tulang Bawang, Rabu (09/8/2023).

Didampingi Sekda Tuba Ir Anthoni MM, Para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang serta Pejabat Administrator di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, Pj. Bupati Tulang Bawang menyampaikan Penghargaan yang setinggi tingginya Kepada Jajaran (Watannas)  RI yang dikomandani oleh Sesjen Watannas RI Yang dalam hal ini diwakili oleh Deputi Bid. Pengkajian dan Penginderaan  Watannas RI Bapak Laksda TNI DR. T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S.,

Pj. Bupati Tulang Bawang menyampaikan bahwa Kabupaten Tulang Bawang dengan potensi terutama di Bidang Perikanan, Pertanian dan Perkebunan  Merupakan salah satu Kabupaten produktif di Provinsi lampung. Namun demikian, Progres pertumbuhan ekonomi tidak akan optimal jika tidak ditunjang dengan support system yang baik. Oleh karena itu dengan hadirnya Watannas di Kabupaten Udang Manis ini tentu diharapkan mampu menstimulasi perkembangan Kabupaten Tulang Bawang.

“Selamat datang dan Terima kasih yang setinggi tinggiya kepada Dewan Ketahanan Nasional Watannas Republik Indonesia yang telah berkenan hadir di Kabupaten Tulang Bawang yang tercinta ini ” Jelas Bapak Qudrotul IkhwanIkhwan.

Lanjut Qudrotul Ikhwan “Kabupaten Tulang Bawang dengan luas wilayah 3.466,32 km² merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Lampung yang memiliki banyak potensi, khususnya dibidang pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan yang perkembangannya masih dapat untuk terus dioptimalkan”

“Oleh karena itu, lanjut Bapak Qudrotul Ikhwan dengan dilaksanakannya kunjungan ini, kami sangat berharap Watannas RI dapat membina dan memberikan masukkan kepada kami untuk kemajuan pada sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan/kelautan sehingga Kabupaten Tulang Bawang dapat lebih berperan dalam Ketahanan Nasional, khususnya di sektor Ketahanan Pangan” Bapak Qudrotul Ikhwan Menambahkan

“Ditingkat petani juga masih banyak ditemui kendala, seperti mahal dan langkanya pupuk, murahnya harga komoditas ditingkat petani, hingga jaringan irigasi yang kurang memadai.Semoga dengan adanya diskusi, juga akan terdapat solusi dari permasalahan yang dihadapi. Dibutuhkan sinergi kita semua untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Sehingga potensi unggulan di Kabupaten Tulang Bawang dapat dimaksimalkan dengan baik” Sebut Bapak Pj. Bupati Tulang Bawang dalam sambutannya.

Dalam kesempatan ini juga Penjabat Bupati Tulang Bawang yang juga menjabat sebagai Asisten 1 Provinsi  Lampung Ini juga memperkenalkan Tagline kabupaten Tulang Bawang Sebagai Kabupaten Udang manis yang berarti Unggul DamaI Aman Nyaman Guyup Mandiri Agamis Natural Inovatif dan Sejahtera.

Sesjen Watannas RI Yang dalam hal ini diwakili oleh Deputi Bid. Pengkajian dan Penginderaan  Watannas RI Bapak Laksda TNI DR. T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S., menyambut baik segala aspirasi masyarakat Tulang Bawang yang disampaikan melalui

Pj. Bupati Tulang Bawang dan akan menyampaikan beberapa kendala tersebut kepada Pemerintah Pusat sehingga akan tercipta solusi yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tuba.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulang Bawang

Bersama Masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati Tuba Laksanakan Shalat Idul Adha di Islamic Center Menggala

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan dan Hankam Hasan melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 H/2026 M di Masjid Baiturrahman Islamic Center Menggala, Rabu (27/5/2026).

Selain melaksanakan shalat bersama masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati juga ikut serta menyaksikan proses pemotongan hewan kurban di Islamic Center setempat.

Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan saat sambutannya menuturkan Hari Raya Idul Adha mengandung nilai sejarah, spiritual, dan kemanusiaan yang sangat mendalam.

Idul Adha berawal dari kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapatkan perintah dari Allah SWT melalui mimpi untuk menyembelih putranya tercinta, Nabi Ismail AS. Kisah ini menjadi simbol kesempurnaan iman, keikhlasan, pengorbanan, dan ketundukan manusia kepada Sang Pencipta.

Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS juga menjadi cikal bakal pelaksanaan ibadah kurban. Kurban mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang.

“Kemudian jika kita renungkan lebih dalam, nilai-nilai Idul Adha juga sangat relevan dengan kehidupan masa kini. Dalam konteks kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah, nilai-nilai Idul Adha memiliki makna yang sangat besar. Pembangunan tidak akan berhasil tanpa adanya pengorbanan, kerja keras, keikhlasan, dan kedisiplinan,” tuturnya.

Dirinya juga mengungkapkan dalam pembangunan, pemerintah tentu tidak mungkin bekerja sendiri. Kemajuan daerah membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, kaum perempuan, pelaku usaha, para petani, nelayan, tenaga pendidik, aparatur pemerintah, serta seluruh lapisan masyarakat.

“Maka dalam kesempatan ini mari kita meneladani semangat pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS melalui pengabdian nyata kepada masyarakat dan daerah sesuai dengan kewenangan dan kapasitas masing-masing,” terangnya. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading