DPRD
Politisi PDIP Provinsi Lampung Aprilliati: Generasi Muda Harus Paham Ideologi Pancasila
Alteripost.co Bandar Lampung – Menjalankan fungsi sebagai anggota legislatif, Aprilliati menggelar sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila.
Bersama masyarakat perbatasan Bandarlampung dan Pesawaran, tepatnya di Pinang Jaya, Kota Bandar Lampung.
Legislator PDI Perjuangan ini menyampaikan generasi muda harus paham tentang ideologi bangsa yaitu Pancasila, dengan memahaminya akan menciptakan generasi yang emas di tahun 2045 nanti.
“Saat ini, melalui survei yang dilakukan tahun 2023 banyak generasi muda yang mengganggap Pancasila tidak penting dan bisa di ganti, sungguh miris,” ungkap Aprilliati, Sabtu (12/08/2023).
Hal tersebut membuat Aprilliati dengan tegas mengajak generasi muda bangsa untuk memahami nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi Pancasila.
“Kalau sudah mengenali arti pentingnya ideologi Pancasila sebagai pandangan hidup dalam berbangsa dan bernegara, semoga kegiatan ini juga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat khusunya generasi milenial,” tambahnya.
Bersama Ridwan Zulkarnain yang juga dosen hukum Universitas Lampung (Unila) dan juga ustadz Supratman sebagai narasumber. Dihadiri oleh Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat sekitar.(*)
DPRD
DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba
Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.
Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.
Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.
“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.
Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.
“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.
Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

