Connect with us

Ruwajurai

Jangan Khawatir Kehabisan, Tiket PRL 2023 Bisa Dibeli Lewat Apindotiket.com

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Penjualan tiket secara online melalui aplikasi booking.tribunnews.com dinyatakan sudah habis karena membludaknya animo masyarakat. Maka, bagi yang ingin mengunjungi Pekan Raya Lampung (PRL) 2023 di PKOR Way Halim, kini bisa membeli tiket secara online melalui apindotiket.com dan secara offline atau on the spot.

Menurut Made Dwiki selaku PIC Ticketing, persediaan tiket di aplikasi apindotiket.com masih banyak, dan akan terus ditambah jika akan habis. Masyarakat diharapkan jangan takut kehabisan tiket untuk bisa menikmati gelaran PRL 2023.

“Jadi masyarakat jangan khawatir akan kehabisan tiket secara online, masih tersedia banyak dan akan terus ditambah,” ungkapnya di Sekretariat PRL 2023 di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Kamis (5/10) malam.

Cara membeli tiketnya:
1. Buka laman website apindotiket.com
2. Registrasi dengan cara mengisi nama dan email
3. Login
4. Pembeli akan diarahkan untuk menentukan tanggal kedatangan ke lokasi PRL dan menentukan jumlah tiket yang akan dibeli.
5. Tekan tombol bayar sekarang dan menentukan metode pembayaran yang dipilih.

PRL 2023 yang akan digelar selama dua pekan (6-21 Oktober 2023) akan dibuka pada 6 Oktober 2023 atau Jumat malam. Ada berbagai artis tanah air yang akan memeriahkan acaranya, antara lain The Changcuters, Andika Mahesa, Lyodra, Tipe X, NDX A.K.A, Aldi Taher, dan Dom Leo X El Rumi. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ruwajurai

Dari Gereja untuk Kemanusiaan, GPIB Marturia Lampung Perkuat Ketangguhan Masyarakat

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, Satgas Pelayanan Bencana (Satgas PB) GPIB Jemaat Marturia Lampung menggelar Pelatihan Tanggap Bencana pada Sabtu (30/5/2026) di Saung Sekar dan Senin (1/6/2026) di Kolam Renang Unila dan penutupan kegiatan di Saung Sekar Bandar Lampung.

Mengusung tema “Siap, Peduli, Bertindak!”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen gereja dalam membangun jemaat yang peduli dan siap siaga terhadap sesama, serta siap memberikan pelayanan kemanusiaan saat terjadi bencana.

Pelatihan diikuti oleh anggota jemaat bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kota Bandar lampung. Dalam pelatihan ini, peserta yang berjumlah 30 orang, mendapatkan pembekalan mengenai penanganan darurat, mitigasi risiko bencana, koordinasi bantuan kemanusiaan, hingga langkah-langkah penyelamatan dasar yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi krisis.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Ketua Majelis Jemaat GPIB Marturia Lampung ibu Pdt Deasy Elizabeth Watimena Kalalo. “Dengan pelatihan ini diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman dan pengetahuan yg luas dlm penanggulangan bencana, saling tolong menolong dlm situasi apapun baik antar jemaat maupun di tengah masyarakat serta menjadi Garda terdepan dlm menghadapi bencana” ungkapnya.

Disisi lain, Ketua panitia kegiatan sekaligus Ketua Satgas, Charles Case, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas jemaat agar mampu merespons bencana secara cepat, tepat, dan terorganisasi. Selain membekali peserta dengan pengetahuan teoritis, kegiatan juga diisi dengan simulasi penanganan bencana untuk memperkuat keterampilan di lapangan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan jemaat. Bencana dapat terjadi kapan saja, sehingga diperlukan sumber daya manusia yang siap, peduli, dan mampu bertindak dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mendukung pelayanan kemanusiaan serta membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat.

Melalui pelatihan tanggap bencana ini, GPIB Jemaat Marturia Lampung menegaskan perannya tidak hanya sebagai wadah pembinaan iman, tetapi juga sebagai komunitas yang aktif membangun ketangguhan masyarakat dan siap hadir memberikan pertolongan bagi sesama yang membutuhkan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading