Lampung
Sekdaprov Fahrizal Darminto Ikuti Penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah dan Launching Sertifikat Elektronik
Alteripost Bandar Lampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengikuti secara virtual Penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah dan Launching Sertifikat Elektronik oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, di Ballroom Hotel Novotel, Bandarlampung, Senin (04/12/2023).
Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan Presiden di Istana Negara. Jumlah sertifikat yang diserahkan 2.558.000 yang merupakan tanah untuk rakyat.
Sertifikat yang diserahkan secara hibrida itu terdiri atas program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Redistribusi Lahan.
Pada kesempatan itu, Badan Pertanahan Nasional Provinsi Lampung juga menyerahkan sebanyak 3.125 Sertifikat Hak atas Tanah di 15 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung.
Dari 3.125 sertifikat yang diberikan oleh BPN Provinsi Lampung, dihadirkan 200 penerima sertifikat dari beberapa Kabupaten, antara lain Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lamlung Timur, Kabupaten Lamlung Selatan, serta Kabupaten Pringsewu.
Sekdaprov Fahrizal mengapresiasi seluruh jajaran BPN Se-Provinsi Lampung atas dedikasi dan kinerjanya sehingga Provinsi Lampung mengalami progres yang sangat baik.
Menurut Fahrizal, sertifikat tanah merupakan bukti kepemilikan dan hak seseorang atas tanah atau lahan. Sertifikat tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) ini merupakan dokumen negara yang sangat penting karena terkait dengan masalah legalitas serta tanda bukti kuat penguasaan lahan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung Kalvyn Andar Sembiring mengatakan peluncuran sertifikat elektronik oleh Presiden akan membuat kinerja lebih efektif dan efisien.
“Dengan menggunakan sistem digital ini juga dapat mengurangi risiko sertifikat palsu dan duplikasi data, selain itu bisa melindungi sertifikat dari bencana alam, misalnya ketika terjadi banjir, gempa bumi, dan lainnya,” ujar Kalvyn.
Pada acara ini Sekdaprov Fahrizal juga menyerahkan 10 Sertifikat Hak Atas Tanah secara simbolis didampingi Kepala BPN Provinsi Lampung, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, dan perwakilan Kapolda Provinsi Lampung.
Sepuluh penerima sertifikat antara lain, dari Kabupaten Lampung Selatan diterima oleh Nyoman Ade, dan Daswanto untuk program PTSL, dan Suhanda melalui Program Redistribusi Lahan.
Kemudian dari Kabupaten Lampung Tengah diterima oleh Alex firdaus, dan Subtoni untuk program PTSL dan Nursan program Redistribusi Lahan.
Sedangkan dari Kabupaten Lampung Timur diwakili oleh Paimo untuk program PTSL, dan Sarbini melalui Redistribusi Lahan.
Dan yang terakhir dari Kabupaten Pringsewu diwakilkan oleh Deni Amelia, dan Agus Senoriadi melalui program Redistribusi Lahan.(*)
Lampung
Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.
“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.
Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.
“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.
“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.
“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.
Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.
Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

