Tulang Bawang Barat
Sekdakab Tubaba Membuka Rakor Pemantauan Perkembangan Politik di Daerah Pada Pemilu
Alteripost Tubaba – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Ir. Novriwan Jaya, SP saat membuka Rapat koordinasi (Rakor) Pemantauan Perkembangan Politik di Daerah Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, di Ruang Rapat Bupati. Senin (05/02/2024).
“Fokus utama kita adalah menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Saya minta Jangan sampai di Kabupaten Tubaba ada laporan-laporan terkait dengan netralitas ASN. Kemudian selanjutnya yang menjadi kewajiban kita adalah untuk membantu memfasilitasi program pemilu, sehingga bisa berjalan dengan baik dan lancar. Sekaligus mengawasi dan memantau pelaksanaan pemilu 2024,” kata Novriwan Jaya.
Menurutnya yang tidak kalah penting, selaku aparat Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Tubaba, semua berkewajiban untuk memastikan partisipasi aktif dari masyarakat Kabupaten Tubaba.
“Jadi kewajiban kita mendorong seluruh masyarakat di Kabupaten Tubaba berpartisipasi aktif terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan dilaksanakan minggu depan tanggal 14 Februari 2024,” ujarnya.
Novriwan Jaya juga menekankan agar Pemerintah Daerah dapat memastikan tidak ada intervensi dan tekanan terhadap masyarakat. Masyarakat harus mempunyai hak yang sama dan mempunyai kebebasan untuk melakukan pemilihan baik Pilpres maupun Pileg tanpa ada unsur tekanan apapun.
“Dan tujuan akhir kita adalah bagaimana kita mendeteksi dini terkait pada hal-hal yang bisa menghambat proses pelaksanaan pemilu. Sekecil apapun permasalahan-permasalahan terkait proses pemilu jangan sampai ada pembiaran, karena ini sangat rentan,” tegasnya.
Dia juga meminta seluruh Perangkat Daerah khususnya camat dapat mendeteksi segala permasalahan-permasalahan terkait proses pemilu di daerahnya masing-masing, karena Pemerintah Daerah berkewajiban untuk menciptakan pemilu damai khususnya di Kabupaten Tubaba
“Kita semua juga berkewajiban untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Tubaba. Dan kita berkewajiban untuk menjamin pelaksanaan pemilu bisa berjalan dengan baik, aman dan damai,” pungkasnya.(*)
Lampung
Gubernur Mirza Tekankan Sinergi Desa dalam Musrenbang RKPD Tubaba 2027
Alteripost Tubaba – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 yang digelar di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (4/3/2026).
Musrenbang mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas Sektor Unggulan dan Pemberdayaan UMKM”. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya, Wakil Bupati Nadirsyah, unsur Forkopimda Tulang Bawang Barat, para lurah, camat, serta kepala tiyuh.
Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan bahwa fokus pembangunan Tulang Bawang Barat ke depan diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan UMKM. Ia menegaskan arah pembangunan tersebut diselaraskan dengan program Presiden melalui Asta Cita serta program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung.
Novriwan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam pelaksanaan pembangunan daerah dan berharap sinergi tersebut terus diperkuat.
Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa seluruh pemimpin yang hadir mengemban amanah besar untuk melayani masyarakat dan membawa kemajuan bagi Tulang Bawang Barat.
Ia menekankan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kesamaan tujuan, kolaborasi yang kuat, sinergi lintas sektor, serta integritas seluruh pemangku kepentingan.
“Kekuasaan ditujukan untuk melayani rakyat. Kita harus punya satu tujuan yang sama. Hal ini tidak bisa dilakukan tanpa kolaborasi, sinergi, dan integritas seluruh stakeholder,” tegasnya.
Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung peningkatan nilai tambah komoditas desa melalui bantuan sarana seperti mesin pengering (dryer), pupuk organik, hingga teknologi pengolahan yang berpotensi meningkatkan nilai jual komoditas hingga 15–20%.
Di tengah keterbatasan fiskal, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi mampu mengoptimalkan kewenangan dan potensi lokal secara kreatif dan inovatif.
Gubernur Mirza juga menginstruksikan agar penyusunan RKPD selaras dengan Asta Cita Presiden. Ia secara khusus menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta program Cek Kesehatan Gratis sebagai prioritas nasional yang harus mendapat dukungan optimal di tingkat desa.
Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Gubernur meminta kepala tiyuh memaksimalkan peran BUMDes agar dapat menyuplai bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga perputaran ekonomi tetap berada di desa.
“Uangnya jangan sampai keluar dari tiyuh. Maksimalkan BUMDes agar menjadi pemasok dapur SPPG sehingga bermanfaat juga bagi desa dan masyarakatnya,” ujarnya.
Ia juga mendorong optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih guna meningkatkan pendapatan desa sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Dalam bidang sumber daya manusia, Gubernur Mirza menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan serta memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Ia mendorong kepala tiyuh untuk aktif membantu menekan angka putus sekolah di wilayah masing-masing.
Terkait program Cek Kesehatan Gratis, Gubernur Mirza menginstruksikan kepala tiyuh untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Menurutnya, deteksi dini kondisi kesehatan sangat penting untuk mengidentifikasi potensi penyakit serta mendorong pola hidup yang lebih sehat.
“Karena program nasional dan daerah semuanya berfokus di desa, saya minta tolong kepada kepala tiyuh, berhasil tidaknya sangat tergantung kepada kepala tiyuhnya,” ujarnya.
Ia berharap penyusunan RKPD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan.(*)

