Lampung
Gubernur Arinal Sambut Baik Rencana Perusahaan Angel Yeast Bangun Perusahaan Turunan Tapioka dan Gula di Provinsi Lampung
Alteripost Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyambut baik rencana perusahaan Angel Yeast untuk berinvestasi membangun perusahaan turunan tapioka dan gula di Provinsi Lampung.
Hal itu disampaikan Gubernur saat menerima kunjungan Group Angel Yeast yang merupakan investor produk ragi terbesar nomor satu di Tiongkok dan terbesar nomor dua di dunia, di Aula Mahan Agung, Bandarlampung, Selasa (27/2/2024) malam.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat datang di Provinsi Lampung, kepada tamu dari Tiongkok yang berencana akan berinvestasi di Sai Bumi Ruwa Jurai,” ujar Arinal.
Seperti diketahui, Angel Yeast berencana mendirikan pabrik turunan tapioka dan gula di wilayah Kabupaten Lampung Tengah.
Dalam kunjungan itu, hadir General Manager Angel Yeast Xiao Minghua yang datang didampingi oleh Presiden Direktur PT Sungai Budi Group Widarto.
Arinal mengatakan dengan adanya investasi ini, yang terpenting adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat seperti membuka lapangan pekerjaan baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara optimal.
“Mari bersama membangun untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Arinal menyebut Provinsi Lampung sebagai pintu gerbang Sumatera, berada pada posisi yang strategis secara regional dan nasional.
Ia menjelaskan Lampung memiliki potensi yang sangat besar dan beragam, baik potensi sumber daya alam, potensi demografi, sampai dengan potensi pariwisata yang berbasis alam maupun budaya.
“Selain pertanian, potensi yang lainnya juga sudah saya sampaikan seperti pariwisata, dengan harapan para pengusaha yang difasilitasi oleh Bapak Widarto ini, mereka mempelajari potensi yang ada, sehingga Lampung pada masa yang akan datang semakin berjaya,” katanya.
Sementara itu, General Manager Angel Yeast Xiao Minghua menyampaikan harapan agar pihaknya bisa mendapat dukungan untuk berinvestasi di Provinsi Lampung.
“Setelah berkunjung ke Lampung ini, kami memiliki perasaan yang nyaman. Kami sangat bersenang hati untuk nantinya bisa berinvestasi disini dan mohon bantuan dan dukungan dari Bapak Gubernur,” ujar Xiao.
Ia menyebutkan dirinya juga telah mendengarkan penjelasan dari Gubernur terkait berbagai potensi yang luar biasa di Lampung.
“Berterima kasih kepada Bapak Gubernur tentang penjelasan terhadap kebijakan-kebijakan di Lampung dan potensi yang ada di Lampung,” katanya.(*)
Lampung
Sekdaprov Marindo Ikuti Prosesi Peresmian 1.061 Kopdes Merah Putih oleh Presiden Prabowo
Alteripost.co, Bandarlampung-
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan mengikuti prosesi peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).
Sekdaprov Marindo mengikuti acara tersebut secara virtual dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Way Halim, Perumnas Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Marindo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendukung percepatan pembentukan dan operasionalisasi KDKMP melalui pemanfaatan aset milik pemerintah daerah untuk pembangunan fasilitas koperasi di berbagai wilayah.
“Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan Pak Presiden Prabowo Subianto telah melakukan peresmian operasionalnya Koperasi Desa Merah Putih. Salah satunya berada di Provinsi Lampung, tepatnya di Way Halim ini yang merupakan aset Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Pemprov Lampung bersama jajaran TNI melakukan inventarisasi aset daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung percepatan pembangunan KDKMP dan salah satu aset tersebut berada di kawasan Way Halim, Kota Bandar Lampung.

Menurut Marindo, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong pemanfaatan aset-aset pemerintah yang belum digunakan secara optimal agar dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Pemerintah Provinsi Lampung bersama TNI memastikan aset-aset pemerintah yang belum digunakan secara utuh bisa dimanfaatkan untuk mendukung percepatan berdirinya Koperasi Merah Putih,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, hingga saat ini sudah terdapat 345 unit KDKMP yang berdiri di Lampung.
Jumlah tersebut disebut menjadi yang terbanyak di luar Pulau Jawa.
Marindo menyebutkan bahwa KDKMP di Lampung nantinya memiliki berbagai unit usaha, mulai dari gerai kebutuhan pokok, apotek, layanan kesehatan, distribusi LPG, layanan PLN hingga usaha pangan seperti beras dan jagung.
Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan, secara keseluruhan terdapat 41 titik KDKMP yang diresmikan di wilayah Lampung dan Bengkulu pada hari yang sama.
Ia merinci, hingga 16 Mei 2026, Kodam XXI/Radin Inten telah menyelesaikan pembangunan 562 titik koperasi, terdiri dari 345 titik di Lampung dan 217 titik di Bengkulu.
“Kita terus mengejar target. Harapannya akhir Mei atau paling lambat awal Juni sudah ada 600 titik yang selesai 100 persen,” ujarnya.
Khusus di Bandar Lampung, Kristomei menyebut target pembangunan mencapai 10 titik KDKMP.
Saat ini lima titik telah selesai dibangun dan ditargetkan meningkat menjadi delapan titik pada awal Juni mendatang.
Menurutnya, dukungan Pemprov Lampung sangat membantu percepatan pembangunan koperasi, terutama dalam penyediaan lahan.
“Di Bandar Lampung kami sempat terkendala lahan. Nah, untuk itu kami dibantu oleh Pemprov sehingga ada lahan-lahan milik Pemprov yang bisa dibangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” pungkasnya. (Rls)

