DPRD
Mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Meninggal Dunia
Alteripost Lampung – Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Raden Muhammad Ismail meninggal dunia, Senin malam (1/1/2024).
Politisi senior itu, menurut informasi pihak keluarga, menghembuskan nafas terakhirnya di IGD Rumah Sakit Umum Abduel Muluk (RSUAM) pada pukul 20.00 WIB.
Meninggalnya sekitar pukul 19.40 WIB di RSUDAM, atau jam 20.00 WIB kami dapat info dari Ketua DPW Perindo Brigjen TNI (Purn) Toto Jumariono,” kata Juwita Zahara, Bendahara Partai Perindo Lampung, Senin malam.
Kepergian Raden Ismail tampaknya mengejutkan kerabat, dan temen-temen dekatnya. Pasalnya, sehari sebelum meninggal, Raden masih sempat merayakan tahun baru bersama istri dan kader-kader Perindo Lampung. Tidak ada keluhan atau tanda-tanda, bahwa ia sakit sebelumnya. (*)
DPRD
Naniek Pimpin BGN, DPRD Lampung Siap Perkuat Kolaborasi Program Gizi Nasional
Alteripost Bandar Lampung– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, SE. MBA menyatakan dukungan penuh atas pengangkatan Naniek S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru menggantikan Dadan Hindayana.
Langkah taktis Presiden dalam melakukan penyegaran kepemimpinan ini diyakini sebagai upaya optimalisasi program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi nasional ke depan. ungkap Giri, Selasa (2/6/2026).
Giri menegaskan bahwa penunjukan ini dipastikan telah melalui proses evaluasi yang sangat matang oleh Presiden.
“Semua komponen bangsa siap merapatkan barisan dan memberikan dukungan total untuk langkah-langkah strategis BGN di bawah komando Ibu Naniek S. Deyang,” ujar Giri.
Sebagai pimpinan legislatif di daerah, Giri menegaskan kesiapan total Provinsi Lampung dalam menyukseskan program nasional ini.
Lampung dinilai memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi penyokong utama keberlanjutan program gizi.
Infrastruktur Siap: Fasilitas dan jalur distribusi daerah siap dioptimalkan.
Komitmen Daerah: Penuh mendukung agar program MBG berjalan lebih baik.
Sinergi Pusat-Daerah: Menyelaraskan kebijakan lokal dengan target BGN. (*)

