Ruwajurai
Donasi Listrik Gratis Pegawai PLN, Bantu Wujudkan Mimpi Bagi Keluarga Prasejahtera di Lampung
Alteripost Bandar Lampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melakukan penyalaan sambung listrik gratis untuk keluarga prasejahtera melalui program Light Up the Dream. Program ini berasal dari donasi pegawai PLN sebagai bentuk kepedulian sesama untuk membantu warga prasejahtera mewujudkan mimpinya untuk menyambungkan listrik PLN secara gratis.
Bertepatan dengan bulan Ramadhan ini, Light Up the Dream menyalakan listrik secara serentak kepada 35 keluarga prasejahtera di Lampung. Sejak awal program ini berlangsung pada tahun 2020 hingga Maret 2024, program donasi pegawai PLN ini telah menyambungkan listrik gratis untuk 504 keluarga se-Provinsi Lampung. Sedangkan untuk di seluruh Indonesia, program Light Up the Dream sebanyak 20.942 keluarga telah menjadi penerima manfaatnya.
General Manager PLN UID Lampung, Sugeng Widodo mengatakan, para pegawai PLN menyisihkan sebagian penghasilannya kemudian dikumpulkan untuk mewujudkan mimpi warga prasejahtera yang belum memiliki listrik untuk dapat memiliki sambungan listrik secara gratis. Menurut Sugeng, inisiatif pegawai PLN yang mendonasikan sebagian penghasilannya merupakan sebagai bentuk kepedulian para pegawai PLN kepada sesama. Menurutnya, program ini harus dapat berlanjut dan berkesinambungan.
“Didorong semangat dan niat yang sama, melalui penyambungan listrik gratis dari program Light Up the Dream, kita mewujudkan mimpi dan harapan masyarakat terutama penerima manfaat program ini menuju lebih sejahtera juga memberikan kemudahan bagi anak-anak Indonesia untuk belajar,” kata Sugeng Widodo.
Sementara, Suryani warga Desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan mengungkapkan kebahagiannya usai mendapat bantuan penyambungan listrik gratis dari Light Up the Dream di kediamannya. Dia mengungkap rasa syukur lantaran bantuan para pegawai PLN menyasar keluarganya yang belum pernah mendapatkan aliran listrik sejak lama.
“Saya sebagai penerima program pemasangan listrik gratis, sangat berterimakasih kepada keluarga besar PLN. Kami bersyukur, bantuan PLN ini sangat membantu sekali untuk kami semoga membawa berkah untuk semuanya,” ungkapnya.
Hal yang sama diungkapkan Zubaidah warga Desa Gunung Betuah Kecamatan Abung Barat Kabupaten Lampung Utara. Dia sangat bahagia karena kini rumahnya telah terang berkat bantuan listrik gratis dari PLN.
“Terima kasih PLN, sudah pasangkan ibu listrik, sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga,” ujarnya.
Begitu juga Wawan warga Desa Sri Basuki Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah mengungkapkan hal yang sama. Dia mengucapkan kepada PLN UP3 Pringsewu yang telah memberikan listrik gratis tanpa dipungut biaya kepada keluarganya.
“Terima kasih PLN, semoga berkah,” tuturnya.(*)
Ruwajurai
HIPMI Bandar Lampung Gelar Rakercab dan Diklatcab, Dorong Generasi Muda Jadi Pengusaha
Alterpost Bandar Lampung – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandar Lampung menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Diklatcab) di Ballroom Swiss-Belhotel, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi HIPMI Kota Bandar Lampung untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas dan jiwa kewirausahaan generasi muda.
Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bandar Lampung, Indra Feriza, mengatakan HIPMI tidak ingin sekadar menjadi organisasi, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap perkembangan dunia usaha dan perekonomian daerah.
Menurutnya, HIPMI Bandar Lampung berkomitmen mendorong semakin banyak generasi muda untuk berani terjun ke dunia kewirausahaan. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan dukungan dan sinergi antara HIPMI dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa membangun dunia usaha sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama para pengusaha-pengusaha muda. Generasi muda ini harus kita dorong agar semakin banyak yang memiliki jiwa kewirausahaan,” kata Indra.
Ia menambahkan, HIPMI juga ingin mengambil peran dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi Kota Bandar Lampung yang berada di kisaran 5,6 persen.
Untuk mendukung target tersebut, HIPMI akan membangun sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari perbankan hingga lembaga pemerintah yang berkaitan dengan sektor ekonomi dan dunia usaha.
Beberapa pihak yang diharapkan dapat bersinergi antara lain Bank Lampung, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
” Kita ingin ada sinergi dengan BPS untuk melihat potret ekonomi Kota Bandar Lampung, kemudian dengan perbankan untuk akses kredit dan pembiayaan perusahaan. Dengan Bapenda, bagaimana dunia usaha juga bisa ikut berkontribusi terhadap peningkatan PAD,” ujarnya.
Indra berharap Rakercab dan Diklatcab dapat melahirkan program-program yang mampu meningkatkan jumlah wirausaha baru, khususnya dari kalangan generasi muda dan Generasi Z.
“Harapannya tentu semakin banyak jiwa pengusaha muda. Kita ingin anak-anak muda, termasuk Gen Z, semakin berani masuk ke dunia usaha,” harapnya.
Ia juga memastikan kepengurusan BPC HIPMI Kota Bandar Lampung akan melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sebelumnya, sembari melakukan evaluasi dan perbaikan.
“Pada prinsipnya kita melanjutkan program yang sebelumnya sudah ada, kemudian kita evaluasi dan perbaiki apa yang masih kurang. Yang sudah baik tentu kita pertahankan agar program-program HIPMI tetap berjalan,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Rakercab dan Diklatcab BPC HIPMI Kota Bandar Lampung.
Wilson berharap kegiatan tersebut tidak hanya menghasilkan rumusan dan rekomendasi organisasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program kerja serta tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan selamat melaksanakan kegiatan kepada seluruh peserta. Saya berharap kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik, lancar, serta menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi,” ujarnya.
Menurutnya, hasil rapat kerja harus mampu diwujudkan dalam program konkret yang mendukung kemajuan organisasi sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Jangan sampai hasil rapat ini berhenti pada rumusan dan rekomendasi semata, tetapi harus diwujudkan dalam program kerja dan tindakan nyata,” tegasnya.
Selain itu, Wilson menilai pendidikan dan pengembangan kewirausahaan menjadi hal penting di tengah berkembangnya berbagai peluang usaha, khususnya pada sektor usaha kecil dan menengah serta investasi baru.
Ia berharap peserta Diklatcab dapat meningkatkan wawasan, kemampuan, dan pengalaman praktis di bidang kewirausahaan sehingga mampu menjadi bagian dari kekuatan ekonomi Kota Bandar Lampung.
“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir gagasan-gagasan baru yang dapat membuat organisasi semakin hidup dan memberikan kontribusi bagi kemajuan organisasi, masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.
Rakercab dan Diklatcab BPC HIPMI Kota Bandar Lampung tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol. Kegiatan berlangsung meriah dan diikuti jajaran pengurus serta peserta HIPMI Kota Bandar Lampung. (iyan)

