Lampung
Gubernur Lampung Arinal Dampingi Menhub dan Menko PMK Tinjau Arus Balik Idul Fitri 1445H
Alteripost Lampung Selatan – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau arus balik Idul Fitri 1445 H di Pelabuhan Bakauheni, Minggu (14/4/2024).
Gubernur Arinal mengatakan ini merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pergerakan masyarakat yang melaksanakan arus balik via Pelabuhan Bakauheni tetap berada pada kondisi lancar dan terkendali.
Polda Lampung juga menetapkan Pelabuhan Bakauheni hingga saat ini masih dalam kategori hijau atau menunjukkan keadaan normal.
Arinal menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam menjaga situasi tersebut dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
“Semoga ini bisa terus berjalan dengan baik,” ujar Arinal.
Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan situasi di Pelabuhan Bakauheni masih relatif landai.
“Ukuran dari jumlah kapal yang harus di operasikan, relatif masih landai,” ujar Budi.
Menurutnya, Pelabuhan Bakauheni juga memiliki war room untuk menyajikan data dan informasi secara digital untuk memantau aktivitas bongkar muat penumpang.
“Kita memiliki war room dan melalui satu screen yang menunjukkan keberangkatan dari kapal sehingga apabila kapal melampaui 45 menit, dia harus jalan,” katanya.
Selain Bakauheni, Budi menyebutkan bagi masyarakat yang akan menuju Pulau Jawa telah disiapkan 3 kapal dari Pelabuhan Panjang menuju Pelabuhan Ciwandan.
“Ini diinformasikan kepada masyarakat ada kapal dari Panjang menuju Ciwandan,” ujarnya.
Ia berharap berbagai mitigasi yang dilakukan dapat menyelesaikan persoalan dilapangan salah satunya kemacetan.
“Pak Presiden memberikan catatan kepada kami, terhadap kemacetan untuk diselesaikan dengan baik,” katanya.
Menko PMK Muhadjir Effendy mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan di Pelabuhan Bakauheni dan Panjang.
“Terima kasih kepada Menteri Perhubungan, Gubernur, Kapolda, Pangdam, ASDP dan seluruh pemangku kepentingan. Ini semata-mata agar kita memberikan pelayanan yang semakin baik kepada mereka yang akan menjalani arus balik,” ujar Muhadjir.
Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika mengatakan meski volume masyarakat pada arus balik meningkat, tetapi sampai dengan saat ini situasi tetap aman terkendali.
“Sampai dengan saat ini di Bakauheni masih dalam kategori hijau. Ini akan kita pertahankan terus, kami yakin dengan komunikasi, kolaborasi dan koordinasi semua stakeholder yang ada disini, Insha Allah tetap pada situasi hijau,” ujar Helmy.
Hadir pada kunjungan itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan dan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi.(*)
Lampung
Sinergitas Pemprov dan BKKBN, Warga Lampung Didorong Lebih Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas
Alteripost.co, Bandarlampung-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.
Hal ini ditegaskan dalam audiensi antara Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, di Ruang Kerja Sekda, Kamis (23/04/2026).
Pertemuan tersebut difokuskan pada persiapan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 28-29 April mendatang.
Rakorda ini diproyeksikan menjadi momentum evaluasi sekaligus penyelarasan strategi antara pusat, provinsi, hingga 15 kabupaten/kota untuk mewujudkan visi Lampung Maju dan Indonesia Emas 2045.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, menyampaikan bahwa Rakorda tersebut akan melibatkan sekitar 120 mitra kerja strategis, termasuk TP PKK, DPRD, dan berbagai instansi vertikal.
“Fokus utama kami adalah mengevaluasi kinerja tahun 2025 dan memastikan program prioritas seperti siklus hidup mulai dari ibu hamil, balita, hingga lansia dapat terintegrasi dengan program daerah,” ujarnya.
Dalam laporannya, BKKBN menyoroti beberapa capaian dan inovasi lapangan, di antaranya keberhasilan layanan bagi 520.000 sasaran melalui implementasi program MBG 3B. Selain itu, ditekankan pula pentingnya keterlibatan peran ayah melalui gerakan “Ayah Teladan Indonesia” serta pengembangan “Sekolah Lansia” bagi warga berusia di atas 60 tahun yang mendapat respons positif dari pemerintah daerah.
“Kami rutin melakukan evaluasi per dua bulan bersama OPD-KB di kabupaten/kota untuk memastikan target dan capaian tetap terukur sesuai perjanjian kerja sama yang ada,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan, menyatakan bahwa Pemprov Lampung memandang peran BKKBN sangat vital sebagai mitra strategis yang menjalankan fungsi-fungsi krusial pembangunan di daerah.
“Target-target pembangunan akan lebih cepat tercapai apabila program-program dari instansi vertikal seperti BKKBN diinternalisasikan dan diselaraskan dengan program kerja pemerintah daerah. Kami menyambut baik dan siap mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat Lampung,” tegas Sekdaprov.
Direncanakan dalam kegiatan tersebut akan diberikan apresiasi atas Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Terbaik kepada Pemprov Lampung.
Sekdaprov menekankan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dalam menjalankan prosedur dan tata kelola kependudukan yang benar.
“Yang utama adalah bagaimana kita di daerah mampu in-line dengan program pusat dan bersinergi secara vertikal maupun horizontal hingga ke tingkat kabupaten/kota,” pungkasnya. (Rls)

