Lampung Selatan
Nanang Ermanto Menyerahkan Sertifikat Gratis Kepada Warga Penerima Bantuan Bedah Rumah Program Geserbu
Alteripost Kalianda – Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto menyerahkan sertifikat gratis kepada warga penerima bantuan bedah rumah program gerakan seribu rupiah (Geserbu) bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lamsel.
Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan Nanang Ermanto pada saat upacara bulanan yang digelar di Lapangan Korpri Kalianda, Rabu (17/4/2024).
Hadir juga mendampingi Kepala BPN Kabupaten Lampung Selatan, Seto Apriyadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM beserta Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Lampung Selatan, Aflah Efendi.
Dari data yang dihimpun, sertifikat itu diserahkan kepada 14 warga penerima bantuan bedah rumah dari 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.
Mereka yakni, Suyanto dan Agus Supriyadi warga Kecamatan Natar, Syafe’i warga Tanjung Bintang, Siti warga Tanjung Sari, Reki Piyanti, Reno Ferdi dan Sharil Umal Ali warga Merbau Mataram.
Selanjutnya, Hasanah warga Katibung, Surahman warga Candipuro, Ruhiat warga Sragi, M. Juherudin warga Rajabasa, Ahmad Alfiat warga Kalianda, Ujang warga Palas dan Suwarno warga Kecamatan Ketapang.
Dalam penyampaiannya, Nanang Ermanto menegaskan, penyerahan sertifikat tersebut diperuntukan bagi warga yang sebelumnya menerima program bedah rumah dari Geserbu.
“Kita patut bersyukur, sudah dapat program bedah rumah gratis, sertifikatnya juga di gratiskan oleh BPN,” ujar Nanang.
Kendati demikian, Nanang berpesan kepada penerima sertifikat untuk tidak terburu-buru menjaminkan sertifikat yang baru diterima tersebut ke bank. Karena menurutnya, hal itu harus diperhitungkan dengan matang dan harus untuk usaha.
“Pesan saya jangan langsung ke bank. Tapi kalau untuk modal usaha dan sangat dibutuhkan ya nggak apa-apa,” pesan Nanang Ermanto.
Pihaknya, juga mengucapkan terima kasih kepada BPN Kabupaten Lampung Selatan yang ikut serta dalam menyukseskan program bedah rumah tersebut. Termasuk menyeselasikan berbagai persoalan pertanahan yang ada di kabupaten ini.
“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada BPN yang telah bekerja keras. Khususnya dalam membantu program Geserbu dengan membuatkan sertifikat gratis kepada warga,” kata Nanang.(*)
Lampung Selatan
HUT ke-26 Apkasi, Bupati Lampung Selatan Dorong Inovasi Kemandirian Fiskal
Alteripost Deli Serdang – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah terus diwujudkan melalui berbagai forum strategis tingkat nasional.
Salah satunya ditunjukkan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat mengikuti Dialog Otonomi Daerah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), sebagai upaya memperkuat kapasitas daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.
Dialog yang berlangsung di Convention Hall, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, Kamis (2/7/2026), tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto.
Forum dialog tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT ke-26 Apkasi yang mempertemukan para bupati dari seluruh Indonesia.
Selain mempererat sinergi antarpemerintah kabupaten, kegiatan itu juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai strategi penguatan otonomi daerah, peningkatan daya saing, hingga kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Dalam forum tersebut mengemuka bahwa pemerintah daerah dituntut semakin adaptif dan inovatif di tengah semakin terbatasnya ruang fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Kondisi tersebut mendorong setiap daerah untuk mampu mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD), meningkatkan efektivitas belanja, serta membangun berbagai bentuk kolaborasi antardaerah.
Bupati Radityo Egi Pratama, mengatakan Dialog Otonomi Daerah memiliki peran penting sebagai wadah bertukar gagasan sekaligus memperkuat sinergi antarpemerintah kabupaten dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
“Apkasi menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah kabupaten untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi. Berbagai inovasi yang lahir dari forum ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.
Menurut Egi, penguatan jejaring antardaerah menjadi modal penting dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi, khususnya dalam meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi potensi dan pengelolaan sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan.
Selama 26 tahun, Apkasi terus berperan sebagai wadah strategis bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia dalam memperjuangkan aspirasi daerah, memperkuat kerja sama antardaerah, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui keikutsertaannya dalam forum nasional tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat memperluas jejaring kerja sama sekaligus mengadopsi berbagai praktik terbaik dari daerah lain guna mendorong pembangunan yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

