Connect with us

Lampung Selatan

Bupati Nanang Erm Menyerahkan Bantuan Perbaikan RTLH 

Published

on

Alteripost Kalianda – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) atau bedah rumah sebanyak 7 unit kepada warga di Kecamatan Kalianda, Sabtu (1/6/2024).

Bantuan bedah rumah program Swasembada Rumahku yang berasal dari dana APBD itu diserahkan Nanang Ermanto di 7 titik dalam sehari. Titik pertama, di Kelurahan Way Urang, titik kedua di Desa Buah Berak, kemudian 2 titik di Desa Kecapi dan 3 titik di Desa Negeri Pandan.

Dalam kesempatan itu, Nanang Ermanto, menegaskan pentingnya upaya bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Nanang mengatakan bahwa pemerintah daerah akan berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk program bedah rumah ini.

“Alhamdulillah pagi ini kita melakukan bedah rumah di 7 titik di Kecamatan Kalianda. Ini program pemerintah daerah untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat,” ujar Nanang Ermanto.

Nanang juga berpesan, dalam proses pembangunan bedah rumah tersebut memperhatikan standarisasi rumah. Sehingga, masyarakat bisa benar-benar memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman untuk dihuni.

“Nanti ini segera dibongkar dengan program bedah rumah. Saya minta semua gotong royong, pak camat sebagai koordinator, semua masyarakat gotong royong,” imbuh Nanang Ermanto.

Sementara itu, Warga Dusun Kecapi RT/RW 005/003 Desa Kecapi, Khairul Yusuf, menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan beserta jajaran atas bantuan yang telah diberikan.

Khairul Yusuf menyatakan bahwa bedah rumah tersebut sangat membantu keluarganya untuk tinggal dengan lebih nyaman dan aman.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak pak bupati. Mudah-mudahan pak bupati diberi kesehatan, diberi kemudahan,” kata Khairul.

Berikut daftar penerima bantuan bedah rumah di Kecamatan Kalianda:

1. Fakhrurrozi Dusun Jati Dalam RT/RW 002/001Kelurahan Way Urang

2. Jumiyati Dusun Way Belerang RT/RW 005/003 Desa Buah Berak

3. Sa’adah Dusun Kecapi RT/RW 005/003 Desa Kecapi

4. Khairul Yusuf Dusun Kecapi RT/RW 005/003 Desa Kecapi

5. Suhaimi Dusun Lubuk Jukung RT/RW 010/006 Desa Negeri Pandan

6. Sepriwan Sepi RT/RW 011/006 Desa Negeri Pandan

7. Nurdi Sulaiman RT/RW 011/006 Desa Negeri Pandan. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

HUT ke-26 Apkasi, Bupati Lampung Selatan Dorong Inovasi Kemandirian Fiskal

Published

on

Alteripost Deli Serdang – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah terus diwujudkan melalui berbagai forum strategis tingkat nasional.

Salah satunya ditunjukkan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat mengikuti Dialog Otonomi Daerah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), sebagai upaya memperkuat kapasitas daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.

Dialog yang berlangsung di Convention Hall, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, Kamis (2/7/2026), tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto.

Forum dialog tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT ke-26 Apkasi yang mempertemukan para bupati dari seluruh Indonesia.

Selain mempererat sinergi antarpemerintah kabupaten, kegiatan itu juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai strategi penguatan otonomi daerah, peningkatan daya saing, hingga kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Dalam forum tersebut mengemuka bahwa pemerintah daerah dituntut semakin adaptif dan inovatif di tengah semakin terbatasnya ruang fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran.

Kondisi tersebut mendorong setiap daerah untuk mampu mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD), meningkatkan efektivitas belanja, serta membangun berbagai bentuk kolaborasi antardaerah.

Bupati Radityo Egi Pratama, mengatakan Dialog Otonomi Daerah memiliki peran penting sebagai wadah bertukar gagasan sekaligus memperkuat sinergi antarpemerintah kabupaten dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.

“Apkasi menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah kabupaten untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi. Berbagai inovasi yang lahir dari forum ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.

Menurut Egi, penguatan jejaring antardaerah menjadi modal penting dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi, khususnya dalam meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi potensi dan pengelolaan sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan.

Selama 26 tahun, Apkasi terus berperan sebagai wadah strategis bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia dalam memperjuangkan aspirasi daerah, memperkuat kerja sama antardaerah, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui keikutsertaannya dalam forum nasional tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat memperluas jejaring kerja sama sekaligus mengadopsi berbagai praktik terbaik dari daerah lain guna mendorong pembangunan yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading