Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Sambut Lebaran dan Dapatkan THR Dengan Qris Bank Lampung

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Lebaran tinggal selangkah lagi. Sudah mempersiapkan kebutuhan menyambut lebaran ? Kalau belum.. segera belanja, gunakan Qris Bank Lampung dan dapatkan ‘THR’ voucher belanja.

Mulai awal Ramadhan 1445 H, Bank Lampung menggelontorkan program ‘Semarak Ramadhan Bersama Qris Bank Lampung’. Inilah apresiasi Bank Lampung bagi masyarakat di bulan Ramadhan.

Hal itu diungkapkan Kepala Divisi Dana dan Jasa Bank Lampung Dino Pramono didampingi Humas Bank Lampung Edo Lazuardi, Senin (8/4/2024). Program semarak Ramadhan bersama Qris Bank Lampung, masyarakat pengguna Qris Bank Lampung bisa mendapatkan ‘THR’ voucer belanja.

Bagaimana caranya ? “Caranya sangat mudah bagi masyarakat yang berbelanja di pusat perbelanjaan Chandra Super Store dengan minimum pembelanjaan Rp 500 ribu maka akan mendapatkan ‘THR’ voucer sebesar Rp 25 ribu. Sedangkan untuk pembelanjaan Rp 1 juta mendapatkan ‘THR’ voucer Rp 50 ribu” ujar Dino Pramono.

“Jadi saat akan melakukan transaksi pembeli harus bilang ke kasir ingin melakukan pembayaran menggunakan Qris Bank Lampung bukan yang lain” katanya.

Ia juga mengingatkan program ini hanya berlaku bagi masyarakat yang berbelanja di pusat perbelanjaan Chandra Tanjung Karang & Antasari.

“Jadi, jangan sampai salah seperti kita tahu pusat perpebelanjaan Chandra Toserba memiliki banyak cabang di Provinsi Lampung, Bahkan di Bandar Lampung saja ia memiliki beberapa gerai. Untuk program Semarak Ramadhan Qris Bank Lampung hanya di Chandra Toserba Tanjung Karang & Antasari” katanya.

Program Semarak Ramadhan Bersama Qris Bank Lampung’ bekerjasama dengan pusat perbelanjaan Chandra sendiri digelar hingga tanggal 11 April 2024 mendatang. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Ekonomi dan Bisnis

OJK Tindak Lanjuti Masukan MSCI, Reformasi Pasar Modal Terus Berjalan

Published

on

Alteripost Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghormati penilaian lembaga penyedia indeks global MSCI Inc. yang memulai periode konsultasi atas proposal reklasifikasi status Indonesia. OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat reformasi dan integritas pasar modal nasional.

Dalam pengumuman pada 15 Oktober 2026, MSCI menyampaikan apresiasi atas berbagai inisiatif reformasi pasar modal Indonesia yang telah berjalan. Inisiatif tersebut meliputi publikasi kepemilikan saham di atas 1 persen, peningkatan granularitas klasifikasi investor, pengumuman High Shareholding Concentration (HSC), serta kebijakan baru mengenai peningkatan batas minimum saham beredar di publik (free float).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan OJK menghormati pandangan MSCI dan terus melakukan pembenahan serta menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan.

OJK juga memberikan perhatian serius terhadap penilaian MSCI mengenai sejumlah aspek yang masih memerlukan penyempurnaan ke depan. OJK menghormati independensi lembaga penyedia indeks global, termasuk MSCI, serta menghargai setiap masukan dari seluruh pemangku kepentingan.

“Kami meyakini pasar modal domestik tetap prospektif dan menarik. Hal ini didukung oleh fundamental perekonomian Indonesia yang terjaga, basis investor yang terus bertumbuh, valuasi saham yang kompetitif, dan kinerja fundamental emiten yang secara umum masih positif,” kata Friderica.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa masukan MSCI sejalan dengan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia.

Menurut Hasan, salah satu aspek penting dalam agenda reformasi tersebut adalah penguatan penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

“OJK berkomitmen untuk terus memperkuat penegakan hukum di sektor pasar modal dalam upaya menegakkan integritas pasar, dengan koordinasi dan sinergi yang efektif bersama seluruh pihak terkait,” ujar Hasan.

Ke depan, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) akan terus membangun komunikasi konstruktif dengan lembaga penyedia indeks global dan investor institusi internasional.

Komunikasi berkelanjutan tersebut bertujuan memastikan otoritas Indonesia dapat menyampaikan perkembangan terbaru reformasi pasar modal nasional, sekaligus memperoleh masukan dan rekomendasi kebijakan guna mendukung penyempurnaan pasar modal secara berkelanjutan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading