Connect with us

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Bersama Anggota Kodim 0421/LS Membersihkan Kawasan GWH

Published

on

Alteripost Kalianda – Menjelang turnamen bola voli Kapolri Cup 2024, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama anggota Kodim 0421/LS membersihkan kawasan Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Lampung Selatan, Jumat (18/7/2024).

Kegiatan bersih-bersih yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dipimpin langsung Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, didampingi Dandim 0421/LS Letkol. Inf. Esnan Haryadi, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin serta sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

Lengkap dengan membawa alat-alat kebersihan seperti sapu lidi, cangkul, golok, sabit, tempat sampah, hingga mobil pemadam kebakaran, ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan anggota Kodim 0421/LS membersihkan sampah, daun kering, dan rumput liar di area GWH.

Selain membersihkan kawasan luar GWH, di dalam GWH pun turut dibersihkan. Tempat duduk dan lantai yang kotor oleh debu disemprot air oleh mobil Pemadam Kebakaran Lampung Selatan.

Nanang Ermanto menekankan pentingnya kerja sama antar semua pihak untuk menyukseskan turnamen voli Kapolri Cup 2024. Dirinya akan memastikan semua fasilitas dalam kondisi terbaik sehingga para peserta merasa aman dan nyaman selama turnamen berlangsung.

“Saya ingin lokasi acara dipersiapkan dengan baik. Ini dibersihkannya jangan asal babat, jangan dihabisin, ditata dengan rapi, jangan ngawur,” ujar Nanang memberi komando kepada ASN.

Selain membersihkan lingkungan, Nanang Ermanto juga akan melakukan perbaikan fasilitas olahraga yang ada di GWH. Mulai dari tribun penonton hingga arena lapangan akan dilakukan renovasi dan pengecatan ulang hingga setara dengan standar nasional.

“Ini bagian sisi dalam GWH harus dilakukan pengecatan ulang. Lantai-lantai yang kropos disemen. Bocor nggak (atap) ini kalau hujan? Kemudian bagian tembok sebelum dicat diaci dengan semen. Saya minta ini dirawat secara berkala, jangan ketika ada acara baru dibersihkan,” imbuh Nanang.

Sementara itu, Dandim 0421/LS Letkol Inf. Esnan Haryadi menyampaikan, agar lingkungan GWH selalu bersih harus dilakukan piket kebersihan secara berkala.

Letkol Inf. Esnan Haryadi menyarankan, cara yang paling efektif adalah dengan diterapkannya pembagian kelompok dengan sektor wilayah yang berbeda. Tiap kelompok mempunyai tanggung jawab pada wilayah masing-masing.

“Anggotanya dibagi sesuai sektor wilayah, jadi tiap anggota punya tanggungjawabnya masing-masing. Misal kelompok A membersihkan wilayah bagian kiri, kelompok B membersihkan wilayah bagian kanan,” ungkapnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Program Rumah Subsidi di Lampung Selatan Tawarkan Cicilan Hingga 40 Tahun

Published

on

Alteripost Jati Agung – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mendampingi kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait di Lampung Selatan, Kamis (7/5/2026). Kunjungan tersebut membawa angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui program pembiayaan rumah subsidi dengan bunga ringan dan tenor kredit hingga 40 tahun.

Kegiatan dipusatkan pada acara Kredit Program Perumahan (KPP) bertajuk Kolaborasi Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang berlangsung di Gedung Parrona, Jalan Terusan Ryacudu, Gedung Harapan, Kecamatan Jati Agung.

Program itu menekankan kolaborasi pembiayaan perumahan bagi masyarakat melalui dukungan berbagai lembaga seperti Bank BTN, BP Tapera, PNM, SMF dan sejumlah mitra lainnya. Melalui program tersebut, masyarakat kini dapat mengakses kredit rumah dengan bunga mulai 5,59 persen per tahun serta skema cicilan yang lebih ringan.

Menteri PKP RI, Maruarar Sirait mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap sektor perumahan rakyat sebagai bagian dari pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

“Presiden Prabowo memerintahkan kepada saya untuk mempersiapkan kota-kota baru di sekitar Jakarta, Medan, Makassar, Manado dan berbagai daerah lainnya agar tercipta pusat-pusat pertumbuhan baru,” ujar Maruarar.

Menurutnya, pemerintah juga terus memperluas kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar semakin mudah memiliki rumah layak huni. Salah satu kebijakan yang disiapkan yakni memperpanjang tenor kredit rumah subsidi dari 20 tahun menjadi 40 tahun.

“Presiden juga memerintahkan agar masa kredit diperpanjang menjadi 40 tahun sehingga cicilan masyarakat menjadi lebih ringan. Selain itu, BPHTB dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk MBR di Lampung juga sudah digratiskan,” katanya.

Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat yang selama ini kesulitan memiliki rumah akibat tingginya cicilan dan biaya administrasi.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama berharap program kolaborasi pembiayaan perumahan tersebut dapat membuka akses kepemilikan rumah yang lebih luas bagi masyarakat di daerahnya, khususnya kalangan pekerja dan keluarga muda.

Ia juga berharap sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan dan pengembang dapat mempercepat pemerataan hunian layak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, terjangkau dan berkelanjutan. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading