DPRD
Ismet Roni Berkurban di Kampung Halaman di Desa Gedung Aji dan Kecubung Raya
Alteripost Lampung – Bakal Calon Bupati Tulangbawang H Ismet Roni, SH, MH, pada hari Raya Idul Adha 1445 H, berkurban di Kampung halaman di Desa Gedung Aji dan Kecubung Raya Kabupaten Tulangbawang, Selasa (18/6/2024).
Dalam kurban kali ini Ismet Roni yang akrab disapa Batin Ismet ini, menyerahkan tiga ekor sapi untuk masyarakat di dua Desa tersebut.
Ismet Roni mengucapkan syukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, sehingga pada Idul Adha tahun ini berkurban di kampung halaman. “Ini bentuk syukur atas segala nikmat yang diberikan Allah kepada kami. Semoga hewan kurban dipotong dapat membantu masyarakat,” ujar Ismet Roni juga Ketua Komisi IV DPRD Lampung ini.
Kehadiran Batin Ismet, disambut antusias oleh keluarga besar dan masyarakat yang sudah menanti.
Dalam suasana yang bahagia ini masyarakat sangat mendukung Batin Ismet dalam Pencalonanya sebagai Bupati Tulangbawang di periode 2024 2029 mendatang.
Masyarakat mendoakan agar Batin Ismet dapat menjadi Bupati Tulangbawang dan bisa membangun Tulangbawang agar dapat sejajar dengan kabupaten yang lain.
Menurut juru bicara keluarga
H Diki Roni, sampai saat ini Batin Ismet Insya Allah didukung oleh beberapa partai yang memiliki visi dan misi yang sama untuk memajukan Tulangbawang. (*)
DPRD
DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba
Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.
Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.
Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.
“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.
Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.
“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.
Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

