Connect with us

Lampung

Pj. Gubernur Samsudin Ajak Masyarakat Ramaikan Wisata Edukasi Kebun PKK Agropark Lamsel

Published

on

Alteripost Lampung Selatan – Pj. Gubernur Lampung Samsudin mengajak masyarakat meramaikan wisata edukasi Kebun PKK Agropark Lampung, Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Minggu (4/8/2024).

Samsudin mengatakan lokasi Kebun PKK Agropark Lampung ini menjadi pilihan yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di akhir pekan sekaligus mengajak anak-anak belajar bermacam-macam jenis sayur dan buah-buahan.

“Silahkan masyarakat untuk bisa hadir di sini,” ujar Samsudin.

Sebab disini, pengunjung bisa melihat dan belajar berbagai jenis sayur dan buah-buahan seperti kangkung, terong, cabai, alpukat dan melon.

Tidak hanya itu, di tempat ini juga disediakan wisata berkuda, pemancingan, permainan motor All Terrain Vehicle (ATV) hingga lokasi swafoto di berbagai spot.

PKK Agropark Lampung turut dilengkapi fasilitas gedung pertemuan yang bisa digunakan masyarakat untuk mengelar acara-acara seperti pernikahan dan wisuda anak-anak.

“Tempat ini banyak fungsinya. Anak-anak sekolah agar mari bisa hadir di sini,” katanya.

Samsudin mengatakan seluruh masyarakat harus mengetahui bahwa Provinsi Lampung mempunyai tempat wisata yang tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan tetapi juga mendidik.

PKK Agropark Lampung juga berlokasi tidak jauh dari pusat ibukota Bandarlampung.

“Saya lihat jalan menuju lokasi sudah bagus. Jadi masyarakat harus tahu tempat ini,” ujarnya.

Menurutnya, PKK Agropark Lampung merupakan potensi luar biasa yang dimiliki oleh Provinsi Lampung.

Dia mengatakan ini menjadi sebuah taman kolaborasi antar berbagai OPD Pemerintah Provinsi Lampung.

“Mari kita hidupkan agropark ini dengan sebaik-baiknya, masing-masing OPD yang punya peranan. Manfaatkan lokasi ini sebagai karya kita, agar tempat ini betul-betul memiliki potensi bagi Provinsi Lampung dan betul-betul memiliki manfaat bagi masyarakat Lampung,” ujarnya.

Untuk itu, Samsudin mendorong agar PKK Agropark Lampung untuk gencar dipromosikan ke masyarakat.

Ia meminta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar memiliki peran yang kuat untuk bisa mempromosikan tempat ini.

“Semoga kita semakin bertambah semangat, yakinkan potensi yang ada di sekitar kita adalah potensi yang terbaik untuk kita kembangkan menuju Lampung menjadi lebih baik lagi dan menuju Lampung yang lebih mensejahterakan masyarakatnya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Pj. Gubernur Samsudin hadir didampingi Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Maidawati Retnoningsih Samsudin, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Lampung dan Pengelola PKK Agropark Lampung Muchtar Gunadi. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Festival Krakatau 2026 Semarak, Budaya Lampung Bergema Lewat Tapis Karnaval

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan melakukan flag off sebagai tanda dimulainya Lampung Tapis Karnaval dalam rangkaian Festival Krakatau XXXV Tahun 2026 di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (30/8/2026).

Karnaval diawali dengan defile pasukan berkuda yang langsung menarik perhatian masyarakat. Ribuan warga tampak memadati sejumlah ruas jalan yang menjadi rute karnaval untuk menyaksikan kemeriahan parade budaya tersebut.

Lampung Tapis Karnaval melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, TNI dan Polri, sekolah negeri maupun swasta, atlet dan pemuda berprestasi tingkat nasional dan internasional, hingga organisasi kemasyarakatan.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi gambaran semangat kebersamaan dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Lampung kepada masyarakat luas.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, Festival Krakatau tidak sekadar menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga adat dan budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Lampung.

“Insya Allah Festival Krakatau hari ini akan menjadi sarana kita untuk ikut melestarikan adat, melestarikan budaya, menambah kekuatan, dan terutama mempersatukan kita bahwa Provinsi Lampung bersatu, damai, rukun, dan tenteram,” ujar Gubernur.

Lampung Tapis Karnaval menempuh rute dari Tugu Adipura, Jalan Kartini, Jalan Sukma, Jalan Pangkal Pinang, Jalan Raden Intan, Jalan Tulang Bawang, hingga berakhir di Jalan Sriwijaya, kawasan Lapangan Saburai.

Sepanjang rute, masyarakat terlihat antusias menyaksikan beragam penampilan dan parade peserta. Kepadatan warga di sepanjang jalur karnaval semakin menambah semarak pelaksanaan Festival Krakatau 2026.

Karnaval tersebut sekaligus menjadi momentum memperkenalkan tapis sebagai salah satu warisan budaya sekaligus identitas Lampung melalui kemasan kegiatan yang kreatif, meriah, dan melibatkan masyarakat secara luas.

Festival Krakatau Hadirkan Beragam Kegiatan

Festival Krakatau 2026 telah berlangsung sejak 25 Agustus dan mencapai puncaknya pada 30 Agustus 2026. Selama pelaksanaannya, masyarakat disuguhkan berbagai kegiatan yang terbuka untuk umum.

Sejumlah agenda yang digelar di antaranya Krakatau Festival Kuliner, Krakatau Kopi Expo, modern dance, festival band, zumba dance, coffee battle, Seruit Battle, Krakatau Run, hingga Karnaval Festival.

Rangkaian Festival Krakatau 2026 kemudian ditutup dengan Pesona Kemilau Krakatau. Beragam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung menjadikan Festival Krakatau sebagai ruang promosi budaya, kreativitas, pariwisata, kuliner, dan ekonomi kreatif daerah.

Di sela kegiatan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan Festival Krakatau bukan hanya agenda pemerintah, melainkan kegiatan bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

“Ini bukan hanya acara pemerintah, ini adalah acara bersama, acara semua komunitas, tokoh adat dan semua elemen masyarakat. Semuanya semangat untuk menunjukkan bahwa inilah budaya Lampung yang terdiri dari ragam marga dan budaya dan di sini kita berkumpul menjadi satu,” kata Mirza.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam Festival Krakatau menjadi salah satu hal yang membanggakan. Ia menilai kehadiran pelajar, mahasiswa, dan anak muda lainnya menunjukkan bahwa Lampung memiliki sumber daya manusia yang besar sekaligus memiliki kepedulian terhadap budaya daerah.

“Tadi kita lihat hampir semua anak-anak muda, baik SMA, mahasiswa. Ini menunjukkan kita punya SDM yang banyak, SDM yang semangat dan cinta dengan budaya Lampung,” pungkasnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading