Connect with us

Lampung Selatan

Satlas Lamsel Sabet 20 Medali di Kejuaraan Festival Taekwondo Lampung XII 2024

Published

on

Alteripost Kalianda – Club Saburai Taekwondo Lampung Selatan (Satlas) asal Kota Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, kembali tampil gemilang pada kejuaraan Festival Taekwondo Lampung XII Tahun 2024 yang diadakan Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Lampung.

10 emas dan 10 perak berhasil dibawa pulang ke Bumi Khagom Mufakat dari kejuaraan yang digelar di Sport Hall UIN Raden Intan, Sukarame, Bandar Lampung, pada 7-8 September 2024 tersebut.

Pelatih Utama Club Satlas, Alfonsus Gabriel mengapresaisi dan menyampaikan kebanggaannya kepada atlet-atlet muda yang bertanding pada kejuaraan Festival Taekwondo Lampung XII.

“Dari total 20 atlet yang diturunkan, kita berhasil meraih 10 emas dan 10 perak,” kata Sabeum Nim Gabe sapaan Alfonsus Gabriel pemegang sertifikat Dan 3rd Kukkiwon ini.

Sabeum Nim Gabe mengatakan, kejuaraan Festival Taekwondo Lampung XII yang diikuti ratusan peserta dari berbagai club, unit, dan dojang dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung tersebut menjadi ajang melatih mental dan fokus bertanding para atlet muda.

“Semakin banyak jam terbang, tentunya sangat baik dalam menguji mental atlet. Selain melatih mental, juga mengajarkan apa itu sportivitas bertanding,” ujar Sabeum Nim Gabe.

Hasil kejuaraan tersebut, lanjut Sabeum Nim Gabe dirasa cukup memuaskan. Kendati demikian, menurutnya masih perlu dilakukan evaluasi untuk mencapai target yang diharapkan.

“Kita perlu ada evaluasi dari segi mental atlet dalam bertanding. Selain itu dari segi teknik dan juga kedisiplinan tentu harus lebih ditingkatkan saat latihan ketika di dojang. Agar bisa mencapai hasil yang maksimal pada event-event berikutnya,” kata Ketua Sementara Club Satlas ini.

Adapun untuk medali emas kategori Kyorugi diraih Muhammad Fikar Ananda, kelas U-28 Kg Pra Cadet Putra asal SDN 2 Panca Tunggal, Lia Sefira Putri kelas U-44 Kg Cadet Putri asal SMPN 1 Sidomulyo, Fitri Citra Wati kelas U-47 Kg Cadet Putri asal SMP Dharma Bhina Putra.

Kemudian, Jhovan Putra Herfian kelas Over 65 Kg Cadet Putra asal MTs Assalam, Vario Zulian kelas U-63 Kg Junior Putra asal SMAN 1 Sidomulyo, Ghefira Tasbhita Mahdi kelas U-46 Kg Junior Putri asal SMA Assalam, Juhaidi Farel Senima kelas U-48 Kg Junior Putra asal SMAN 1 Sidomulyo.

Sementara untuk medali emas kategori Poomsae diraih Canakya Pandya Ratu Aleta Poomsae Individu Geup 5 Putri asal SDN 2 Sidoharjo, Bia Ayu Valentina Poomsae Individu Geup 8 Putri asal SMPN 1 Way Panji, dan Pradita Alifia Poomsae Individu Geup 7 Putri asal SMAN 1 Penengahan.

Sedangkan, untuk medali perak kategori Kyorugi diraih Putri Mulia Ramadani kelas U-47 Kg Cadet Putri asal Min 1 Lampung Selatan, Faiza Maura Azizah kelas U-44 Kg Cadet Putri asal MTsN 1 Lampung Selatan, Khoirunnisa Nazwani kelas Over 59 Kg Cadet Putri asal SMPN 1 Sidomulyo.

Selanjutnya, Dina Cahya Rukmana Putri Sejati kelas U-51 Kg Cadet Putri asal SMPN 2 Palas, Zita Carissa Latifah Lukman kelas U-51 Kg Cadet Putri asal SMPN 1 Bakauheni, Kamila Agrivina Pataya kelas U-55 Kg Junior Prestasi Putri asal SMAN 1 Kalianda, dan Tb Prayoga Muhammad Yunas kelas U-54 Kg Senior Prestasi Putra asal SMAN 1 Kalianda.

Sedangkan untuk medali perak kategori Poomsae diraih Lb Carla Zigi Bedista Poomsae Individu Geup 8 Putri asal SMPN 1 Penengahan, Meyla Putri Poomsae Individu Geup 7 Putri asal SMPN 1 Penengahan, dan Azkiya Ni’matul Mufidah Poomsae Individu Geup 9 Putri asal SMA Assalam. (Rls).

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Gandeng DAMRI, Rute Kalianda-Jakarta Kembali Dibuka

Published

on

Alteripost Kalianda – Kabar baik bagi masyarakat Lampung Selatan yang membutuhkan akses transportasi langsung menuju Jakarta.

Rute DAMRI Kalianda-Jakarta via Lintas Sumatra kembali beroperasi mulai 21 Agustus 2026, dengan tarif perjalanan mulai Rp215.000.

Layanan transportasi darat tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Lampung menuju sejumlah wilayah di Banten, Tangerang hingga Jakarta.

Selain melayani keberangkatan dari Kalianda, rute ini juga terhubung dengan Stasiun KA Tanjung Karang serta sejumlah titik strategis di sepanjang perjalanan.

Adapun rute perjalanan Lampung-Jakarta meliputi Stasiun KA Tanjung Karang, Kalianda, Rumah Makan Siang Malam, Desa Hatta, Loket DAMRI Serang, Terminal Poris, Terminal BSD, hingga Stasiun KA Gambir.

Untuk keberangkatan dari Stasiun KA Tanjung Karang menuju Serang, Poris, BSD maupun Gambir, bus dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari Kalianda tersedia pada pukul 10.30 WIB.

Khusus masyarakat yang berangkat dari Kalianda, titik layanan penumpang berada di loket DAMRI kawasan Taman Edukasi, tepatnya di samping Kantor Polisi Militer Lampung Selatan.

Dengan tersedianya titik keberangkatan tersebut, masyarakat dapat memilih lokasi dan tujuan perjalanan sesuai kebutuhan.

Dari sisi tarif, perjalanan dari Stasiun KA Tanjung Karang, Hatta, maupun Kalianda menuju Gambir ditetapkan sebesar Rp255.000. Sementara perjalanan menuju Serang, Poris, atau BSD dikenakan tarif mulai Rp215.000.

Tak hanya menawarkan akses perjalanan antarkota, layanan tersebut juga dilengkapi fasilitas yang menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jarak jauh. Bus menggunakan konfigurasi kursi Seat 2-2 Reclining, serta dilengkapi pendingin udara (AC), toilet, colokan pengisi daya, dan kamera pengawas (CCTV).

Penumpang juga memperoleh snack dan air mineral selama perjalanan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang menempuh perjalanan darat dari Lampung menuju wilayah Banten, Tangerang dan Jakarta.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan pengoperasian kembali rute tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran kembali layanan DAMRI dari Jakarta hingga Lampung melalui Kalianda memberikan pilihan transportasi darat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, rute dari Jakarta sampai ke Lampung melalui Kalianda ini kembali dibuka,” ujar Supriyanto, Rabu (19/8/2026).

Ia menambahkan, keberadaan rute tersebut tidak hanya memberikan alternatif mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antara Lampung Selatan dengan sejumlah wilayah penting di Pulau Jawa.

Supriyanto berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan DAMRI tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain memudahkan mobilitas, peningkatan konektivitas diharapkan ikut membuka peluang bagi pengembangan pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.

“Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan,” tutur Supriyanto.

Dengan kembali beroperasinya rute Kalianda-Jakarta, masyarakat Lampung Selatan kini memiliki pilihan perjalanan darat yang menghubungkan langsung kawasan Kalianda dan Tanjung Karang dengan sejumlah pusat aktivitas di Banten, Tangerang dan Jakarta, sekaligus menawarkan tarif yang relatif terjangkau dan fasilitas perjalanan yang memadai.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading