Lampung
Pj. Gubernur Lampung Apresiasi Atlet Lampung dalam PON XXI Aceh-Sumut 2024: Pertahankan Posisi 10 Besar dengan 68 Medali
Alteripost Bandar Lampung – Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Samsudin menggelar Silaturahmi dan Ramah Tamah bersama Atlet Lampung pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024, di Mahan Agung, Selasa (24/09/2024).
Samsudin menyebutkan bahwa Lampung berhasil mempertahankan posisi di 10 besar, dengan perolehan 68 medali, yang terdiri dari 22 medali emas, 16 medali perak, dan 30 medali perunggu.
Menurut Samsudin setiap langkah dan usaha yang telah diberikan kontingen Lampung adalah bukti nyata dari dedikasi dan semangat juang yang tak tergoyahkan. Setiap keringat yang dicurahkan oleh para atlet adalah ungkapan rasa cintanya kepada Provinsi Lampung.
“Hasil yang kita raih di PON XXI bukan hanya sekadar angka. Ini adalah simbol dari kerja keras, kerjasama, dan semangat persatuan. Kalian telah menunjukkan bahwa dengan tekad dan usaha, tidak ada yang tidak mungkin,” ucap Pj. Gubernur.
Menurut Samsudin, pencapaian ini akan menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Lampung untuk terus berlatih dan berprestasi di masa mendatang.
Pada kesempatan tersebut, Samsudin juga mengingatkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, termasuk pelatih, keluarga, dan masyarakat. Samsudin menegaskan untuk terus menjalin kebersamaan dan dukungan untuk kemajuan olahraga di Lampung.
Sementara itu, Chef de Mission (CdM) PON XXI/2024 Lampung Brigjen Rikas Hidayatullah dalam laporannya menyebutkan pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut kali ini, Lampung berhasil masuk dan bertahan di 10 Besar Nasional dengan perolehan 22 Medali Emas, 16 Medali Perak, dan 30 Medali Perunggu.
Selain itu ada beberapa atlet yang berhasil memecahkan rekor nasional dari cabang angkat besi M Husni dan angkat berat Viki Aryanto, serta atlet peraih medali terbanyak yaitu 3 medali emas dari cabang senam atas nama Tri Wahyuni.
Seluruh personil Kontingen PON XXI/2024 Lampung berjumlah 365 Atlet, 182 Pelatih dan 54 Manager dari 55 Cabang Olahraga, baik yang berada di Aceh maupun Sumut sudah kembali ke Sai Bumi Ruwa Jurai dengan kedaan selamat. Rombongan terakhir kontingen PON Lampung, tiba di Lampung pada tanggal 21 September lalu.(Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung)
Lampung
Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Rancangan KUA-PPAS TA 2027
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Marindo Kurniawan memimpin rapat pembahasan Rancangan Awal Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran (TA) 2027 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Jumat (3/7/2026).
Rapat tersebut membahas penyelesaian dokumen perencanaan sekaligus memastikan Rancangan Awal KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat disampaikan kepada DPRD Provinsi Lampung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pembahasan tersebut, disepakati tema pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2027, yaitu “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri Berbasis Potensi Daerah.” Tema tersebut menjadi arah kebijakan pembangunan yang akan diterjemahkan ke dalam prioritas program dan penganggaran seluruh perangkat daerah.

Sekdaprov Marindo menekankan pentingnya menjaga konsistensi antara dokumen perencanaan tahunan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Menurutnya, seluruh indikator makro yang tercantum dalam KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 harus mengacu pada RPJMD agar pembahasan bersama DPRD dapat berjalan efektif serta selaras dengan arah pembangunan daerah.
Selain itu, Marindo meminta agar setiap program dan subkegiatan yang disusun memiliki keterkaitan langsung dengan pencapaian target pembangunan daerah, khususnya indikator makro seperti penurunan angka kemiskinan, penurunan tingkat pengangguran terbuka, peningkatan pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rapat juga membahas optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah. Penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) serta sistem evaluasi berbasis aplikasi terus didorong guna meningkatkan efektivitas, akurasi, transparansi, dan akuntabilitas penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran.
Melalui pembahasan ini, Pemprov Lampung berharap penyusunan Rancangan Awal KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat diselesaikan secara tepat waktu, berkualitas, dan menjadi landasan yang kuat bagi penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 guna mendukung tercapainya target pembangunan Provinsi Lampung. (Rls)

