Connect with us

Lampung

Pj Gubernur Lampung Buka Kegiatan Coastal Clean Up 2024 di Pantai Payang Panjang

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Samsudin membuka Kegiatan Coastal Clean Up atau kegiatan bersih-bersih pesisir pantai dan laut Provinsi Lampung Tahun 2024 bertempat di Pantai Payang Panjang, Jumat (13/09/2024).

Dalam kesempatan tersebut Penjabat Gubernur Lampung Samsudin menyampaikan apresiasinya atas kehadiran seluruh peserta dalam kegiatan ini.

“Walaupun tadi hujan di pagi hari tetapi ini memberikan semangat berkah buat kita semua untuk terus berkarya khususnya dalam kegiatan Coastal Clean Up pada hari ini yang merupakan sarana edukasi dan merubah budaya hidup kita,” ucapnya.

Samsudin menekankan bahwa kegiatan ini merupakan sarana edukasi dan merupakan bagian dalam merubah gaya hidup yang peduli pada lingkungan.

“Sekali lagi kegiatan ini adalah sarana edukasi dan untuk merubah budaya hidup kita untuk menjawab atas kerisauan bersama-sama tentang lingkungan, isu global yaitu bagaimana kita membersihkan pencemaran atau sampah, kerusakan atau kekotoran yang ada di pesisir pantai atau di daerah pantai khususnya sampah-sampah plastik yang banyak menyebabkan kematian spesies ikan, penyu serta lain-lain. Yang terpenting adalah keindahan yang ada disekitar pantai,” lanjutnya.

Samsudin juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dalam implementasi pemerintah daerah untuk fokus dengan kebersihan pantai sesuai dengan perintah presiden.

“Setiap rumah dipinggir pantai diminta pantai dijadikan halaman rumahnya, sekali lagi setiap rumah yang berada dipinggir pantai menjadikan pantai sebagai halaman rumahnya. Kenapa bapak presiden menyampaikan hal itu, karena kalau sudah menjadi halaman, maka pantai itu akan dijaga kebersihannya, akan dijaga keindahannya, ini yang harus kita lakukan,” tegasnya.

Samsudin juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan pantai dan laut.

“Mari kita jaga sama-sama agar pantai ini tetap bersih, sampah-sampahnya tidak ada yang dipinggir pantai dan tidak ada yang sampah-sampahnya ke lautan. Hal itu tanggung jawab kita semua,” ajaknya.

“Mari sama-sama Bandar Lampung dan Provinsi Lampung untuk menjadikan pesisir pantai, pantai-pantai yang ada di Bandar Lampung ini bersih, mulai dari Panjang terus daerah tapal kuda sampai kepada daerah lempasing ini pantai-pantai tapal kuda, tentu ini harus bersih,” sambungnya.

Samsudin juga menegaskan bahwa kebersihan pantai merupakan tugas bersama yang harus dilakukan.

“Ini adalah tugas kita semua, nanti Dinas Lingkungan Hidup Provinsi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pesawaran dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung bersama-sama, dibantu oleh aparatur keamanan, kita sama-sama kontrol betul,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Samsudin juga berharap masyarakat sekitar untuk turut berperanserta membantu menjaga kebersihan pantai yang ada disekitarnya.

“Saya juga berharap masyarakat disekitarnya, para nelayan, masyarakat yang ada disekitar pantai untuk menjaga kebersihan ini. Jangan mengandalkan hanya kepada petugas, tetapi mulai dari kita masing-masing tidak membuang sampah ke pinggir pantai. Adanya cctv di pantai bisa mengontrol, bisa jadi masyarakat yang ditengah yang tidak ada dipinggir pantai justru itulah yang membuang sampah dipinggir pantai, ini juga harus diingatkan agar mereka tidak membuang juga di daerah pantai,” harapnya.

Diakhir, Samsudin mengajak seluruh pihak untuk menjadi agen perubahan dalam upaya pelestarian dan penyelamatan lingkungan.

“Saya mengajak kita semua untuk menjaga kebersihan lingkungan kita, menjaga kebersihan Pesisir Pantai dan Lautan yang ada di Lampung. Mari kita menjadi agen perubahan dan terus bersemangat mengambil peran dan upaya pelestarian dan penyelamatan lingkungan. Mari kita turut berperan untuk menumbuhkembangkan Bank-Bank Sampah dan komunitas peduli lingkungan. Mari kita jadikan kegiatan Coastal Clean Up sebagai habbit, sebagai gaya hidup kita yang baru, kita membuang sampah sembarangan adalah sesuatu yang tercela dan kita malu apabila lingkungan kita tidak bersih, tidak indah dan tidak rapih,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung Emilia Kusumawati dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini mempunyai beberapa tujuan, yaitu :

1. Mendukung kegiatan aksi bersih-bersih world clean up day tahun 2024 sesuai dengan surat dari Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3).

2. Memperkuat komitmen dan peran aktif seluruh pemangku kepentingan tingkat daerah dalam mengatasi permasalah sampah pesisir pantai dan laut.

3. Memperkuat partisipasi publik dalam upaya pengelolaan sampah pesisir pantai dan laut.

4. Memperkuat komitmen dan peran serta produsen dan pelaku usaha lainnya dalam implementasi bisnis hijau.

5. Membangun rantai pengelolaan sampah diseluruh sektor

6. Membangun secara sistematis dan integratif upaya pengurangan sampah dan penurunan emisi gas rumah kaca.

Dalam kesempatan tersebut Penjabat Gubernur Lampung Samsudin bersama ratusan peserta Coastal Clean Up Tahun 2024 yang berasal dari berbagai latar belakang melakukan kegiatan bersih-bersih secara langsung, serta melakukan kunjungan ke rumah salah satu warga sekitar Pantai Payang Panjang. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Rancangan KUA-PPAS TA 2027

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Marindo Kurniawan memimpin rapat pembahasan Rancangan Awal Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran (TA) 2027 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Jumat (3/7/2026).

Rapat tersebut membahas penyelesaian dokumen perencanaan sekaligus memastikan Rancangan Awal KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat disampaikan kepada DPRD Provinsi Lampung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pembahasan tersebut, disepakati tema pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2027, yaitu “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri Berbasis Potensi Daerah.” Tema tersebut menjadi arah kebijakan pembangunan yang akan diterjemahkan ke dalam prioritas program dan penganggaran seluruh perangkat daerah.

Sekdaprov Marindo menekankan pentingnya menjaga konsistensi antara dokumen perencanaan tahunan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Menurutnya, seluruh indikator makro yang tercantum dalam KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 harus mengacu pada RPJMD agar pembahasan bersama DPRD dapat berjalan efektif serta selaras dengan arah pembangunan daerah.

Selain itu, Marindo meminta agar setiap program dan subkegiatan yang disusun memiliki keterkaitan langsung dengan pencapaian target pembangunan daerah, khususnya indikator makro seperti penurunan angka kemiskinan, penurunan tingkat pengangguran terbuka, peningkatan pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rapat juga membahas optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah. Penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) serta sistem evaluasi berbasis aplikasi terus didorong guna meningkatkan efektivitas, akurasi, transparansi, dan akuntabilitas penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran.

Melalui pembahasan ini, Pemprov Lampung berharap penyusunan Rancangan Awal KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat diselesaikan secara tepat waktu, berkualitas, dan menjadi landasan yang kuat bagi penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 guna mendukung tercapainya target pembangunan Provinsi Lampung. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading