Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Pengobatan Alternatif H Abdul Azis Hadir di Banjarmasin

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Banjarmasin-
Kabar Gembira untuk masyarakat Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Pakar Pengobatan Tradisional Vitalitas Pria milik H. abdul Azis belum lama ini telah ada di Banjarmasin.

H. Abdul Azis merupakan pakar pembesar vitalitas pria yang sudah terbukti keampuhannya. Berasal dari Cisolok, Sukabumi, H. Abdul Azis yang ahli terapi kejantanan pria dan profesional dalam menangani berbagai keluhan pria dan wanita.

Jangan ragu lagi dan ambil kesempatan ini, bagi masyarakat untuk mendapatkan pengobatan kejantanan terbaik yang telah hadir di Kota Banjarmasin yang sudah terkenal sangat paten dan ampuh.

Terkait waktu pengobatan H. Abdul Azis hanya membutuhkan satu kali kunjungan, dengan hasil permanen dan dijamin aman tanpa efek samping. Selain terjamin mutu dan kualitasnya pengobatan beliau sudah terdaftar dengan izin resmi Dinas Kesehatan No. 448.427.09.

Selain itu, macam dan jenis penyakit yang dapat ditangani bagi pria dan wanita, diantaranya,

1. Menambah ukuran alat vital (besar dan panjang).

2. Memperkuat dan memperpanjang durasi ereksi.

3. Mengatasi alat vital yang lemah akibat diabetes.

4. Mengatasi impotensi total.

5. Mengatasi lemah syahwat.

6. Mengatasi ejakulasi dini dan sperma encer.

7. Mengobati bekas suntik silikon, dan lainnya.

Juga penyakit atau Keluhan yang Ditangani bagi Wanita seperti :

1. Memperbesar dan mengencangkan payudara.

2. Mengatasi masalah mandul agar lebih mudah mendapat keturunan.

3. Mengatasi kanker payudara.

4. Mengatasi keputihan dan kista.

5. Mengatasi masalah menstruasi tidak teratur.

6. Merapatkan organ intim wanita.

Selain itu H.Abdul Azis dapat mengatasi masalah Kesehatan Lain yang Ditangani:

1. Asam urat, wasir, ambeien, dan amandel.

2. Diabetes dan gula darah.

3. Mengatasi mata minus, katarak, dan rabun tanpa operasi.

4. Masalah lambung, asma, TBC, saraf kejepit, dan radang ginjal.

5. Masalah paru-paru, kolesterol, vertigo, dan lainnya.

6. Pemasangan susuk, pengasihan, pemikat sukma, penglaris, dan lainnya.

Perlu diketahui, dalam waktu sekitar 30 menit dan satu kali terapi, Anda akan merasakan manfaatnya dan tentu hasilnya dijamin permanen dan bebas efek samping. Bagi anda yang mau berkunjung atau konsultasi Informasi Lebih Lanjut dapat menuju ,alamat Praktek H. Abdul Azis

Buka setiap hari, termasuk hari libur dan dapat memberi kabar untuk konsultasi lebih lanjut dengan nomor kontak Telpon; 0812 7225 545 Whatsapp; 0813 6789 5577. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Ekonomi dan Bisnis

HIPMI Lampung Dorong Sinergi Pengusaha, Pemerintah dan OJK Lewat FORBISDA 2026

Published

on

Ampunnews Bandar Lampung – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Lampung menggelar kegiatan Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) Tahun 2026 di Hotel Emersia, Senin (11/05/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang penguatan jejaring usaha, peningkatan literasi keuangan, serta kolaborasi strategis antar pelaku usaha muda di Provinsi Lampung.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Lampung periode 2025–2028, Gilang Ramadhan beserta jajaran pengurus HIPMI Lampung. Turut hadir mewakili Gubernur Lampung dari unsur Bappeda Provinsi Lampung, Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol. A.F. Indra Napitupulu, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dari OJK hadir Dwi Krisna Yudi Pramono yang turut memberikan sambutan sekaligus pemaparan terkait pentingnya literasi dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

Kegiatan FORBISDA ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana Arienaldo Rahman yang menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ruang strategis bagi para pengusaha muda untuk memperkuat konektivitas bisnis, memperluas wawasan usaha, serta membangun kolaborasi lintas sektor di Lampung.

“FORBISDA bukan hanya forum diskusi bisnis, tetapi juga wadah mempertemukan ide, inovasi, dan peluang kolaborasi antar pengusaha muda daerah. Kami ingin HIPMI Lampung menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang adaptif dan berdaya saing,” ujar Arienaldo dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Lampung, Gilang Ramadhan, menegaskan pentingnya sinergi antara pengusaha, pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga jasa keuangan dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, tantangan dunia usaha saat ini menuntut para pelaku usaha muda untuk lebih inovatif, cerdas dalam pengelolaan keuangan, serta memahami regulasi dan perlindungan konsumen di era digitalisasi ekonomi.

“Kami ingin pengusaha muda Lampung tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga memiliki pemahaman kuat terhadap tata kelola usaha yang sehat, transparan, dan berkelanjutan,” kata Gilang.

Dalam kesempatan tersebut, OJK menjadi salah satu fokus utama pembahasan seminar. Dwi Krisna Yudi Pramono menekankan bahwa literasi keuangan menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan terpercaya.

Ia menjelaskan bahwa OJK terus mendorong edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha agar semakin memahami produk dan layanan jasa keuangan, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap investasi ilegal, pinjaman online ilegal, serta berbagai bentuk kejahatan keuangan digital.

“OJK hadir tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dan pelaku usaha dalam menciptakan sektor jasa keuangan yang aman, sehat, dan inklusif. Pengusaha muda harus memahami pentingnya perlindungan konsumen dan pengelolaan keuangan yang bijak agar usaha dapat tumbuh berkelanjutan,” ujar Dwi Krisna Yudi Pramono.

Selain memberikan edukasi terkait perlindungan konsumen dan perilaku pelaku usaha jasa keuangan (PUJK), OJK juga membuka ruang diskusi interaktif bersama peserta seminar terkait akses pembiayaan UMKM, digitalisasi layanan keuangan, hingga tantangan pengusaha muda dalam memperoleh permodalan usaha.

Kehadiran Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol. A.F. Indra Napitupulu turut memperkuat pesan pentingnya stabilitas keamanan dan kondusivitas daerah sebagai faktor pendukung pertumbuhan investasi dan dunia usaha di Lampung.

Forum bisnis ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, mulai dari pengusaha muda, pelaku UMKM, komunitas bisnis, hingga unsur organisasi kepemudaan. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi seminar, diskusi, dan networking bisnis yang berlangsung sepanjang kegiatan.

Melalui FORBISDA 2026, HIPMI Lampung berharap tercipta kolaborasi nyata antara pengusaha muda, pemerintah, dan lembaga strategis seperti OJK dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading