Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung Menyala di Tugu Adipura, Pj Gubernur Samsudin Melepas Ribuan Peserta Bank Lampung Run 2025
Alteripost Bandar Lampung — Pj Gubernur Lampung Samsudin melepas ribuan peserta Bank Lampung Run 2025, Minggu (9/2/2025) di Tugu Adipura Bandarlampung.
Event akbar yang diperuntukkan bagi keluarga besar Bank Lampung, stakeholder serta nasabah setia Bank Lampung tersebut dimulai sejak pukul 05.40 Wib dan nantinya akan menjadi agenda tahunan yang digelar Bank Lampung.
Bank Lampung Run 2025 ada beberapa kategori yaitu lari 3K, 5K Run & 10K Run. Untuk kategori 5 K putri juaranya adalah juara 1 Angel, juara 2 Rachel dan juata 3 Riskila. Untuk putra juara 1 Roli, juara 2 Riki dan juara 3 Budi.
Sementara itu untuk kategori 10 K putri juara 1 Stefi, juara 2 Putri dan uara 3 Zahwa. Untuk Putra juara 1 Asep, juara 2 Danu dan juara 3 Adi. Para pemenang Bank Lampung Run 2025 mendapatkan medali dan uang tunai.
Tidak hanya menyediakan hadiah bagi para juara, para peserta Bank Lampung Run 2025 lainnya juga bisa mendapatkan door prize sebanyak 59 unit hadiah bernilai ratusan juta rupiah terdiri dari Sepeda Motor, Kulkas, Smart TV 50”, Smartphone, Tab, Emas Antam, Sport Watch dll.
Pj Gubernur Lampung Samsudin dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat HUT Me-59 Bank Lampung. Banyak harapan yang dia sampaikan untuk Bank Lampung.
“Dengan adanya perubahan tema dan perubahan baru lainnya marilah kita kembali menaruh kepercayaan penuh terhadap Bank Lampung. Jadikan Bank Lampung tempat menyimpan dana kita dan tentunya Bank Lampung selalu dihati masyarakat Lampung” ujar Pj Gubernur Lampung Samsudin.
Direktur Utama Bank Lampung Mahdi Yusuf mengatakan Bank Lampung Run 2025 merupakan acara puncak HUT Bank Lampung ke-59, sekaligus menjadi event lari Bank Lampung yang akan menjadi even berkelanjutan setiap tahunnya
Pada HUT Bank Lampung ke – 59 tahun 2025 yang jatuh pada tanggal 31 Januari, Bank Lampung mengusung tema “Perubahan Baru Bank Lampung Maju”. Dengan harapan pada HUT Bank Lampung ke-59 bersamaan dengan adanya Perubahan Visi, Misi, Core Value dan Tag Line Bank Lampung menjadikan Bank Lampung ke depan lebih maju.
Diakhir sambutannya,Mahdi Yusuf semua untuk menjaga semangat kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, dan bersama-sama membangun Bank Lampung yang lebih maju, lebih kuat, dan lebih terpercaya. (*)
Ekonomi dan Bisnis
HIPMI Lampung Dorong Sinergi Pengusaha, Pemerintah dan OJK Lewat FORBISDA 2026
Ampunnews Bandar Lampung – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Lampung menggelar kegiatan Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) Tahun 2026 di Hotel Emersia, Senin (11/05/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang penguatan jejaring usaha, peningkatan literasi keuangan, serta kolaborasi strategis antar pelaku usaha muda di Provinsi Lampung.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Lampung periode 2025–2028, Gilang Ramadhan beserta jajaran pengurus HIPMI Lampung. Turut hadir mewakili Gubernur Lampung dari unsur Bappeda Provinsi Lampung, Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol. A.F. Indra Napitupulu, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dari OJK hadir Dwi Krisna Yudi Pramono yang turut memberikan sambutan sekaligus pemaparan terkait pentingnya literasi dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.
Kegiatan FORBISDA ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana Arienaldo Rahman yang menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ruang strategis bagi para pengusaha muda untuk memperkuat konektivitas bisnis, memperluas wawasan usaha, serta membangun kolaborasi lintas sektor di Lampung.
“FORBISDA bukan hanya forum diskusi bisnis, tetapi juga wadah mempertemukan ide, inovasi, dan peluang kolaborasi antar pengusaha muda daerah. Kami ingin HIPMI Lampung menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang adaptif dan berdaya saing,” ujar Arienaldo dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Lampung, Gilang Ramadhan, menegaskan pentingnya sinergi antara pengusaha, pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga jasa keuangan dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, tantangan dunia usaha saat ini menuntut para pelaku usaha muda untuk lebih inovatif, cerdas dalam pengelolaan keuangan, serta memahami regulasi dan perlindungan konsumen di era digitalisasi ekonomi.
“Kami ingin pengusaha muda Lampung tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga memiliki pemahaman kuat terhadap tata kelola usaha yang sehat, transparan, dan berkelanjutan,” kata Gilang.
Dalam kesempatan tersebut, OJK menjadi salah satu fokus utama pembahasan seminar. Dwi Krisna Yudi Pramono menekankan bahwa literasi keuangan menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan terpercaya.
Ia menjelaskan bahwa OJK terus mendorong edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha agar semakin memahami produk dan layanan jasa keuangan, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap investasi ilegal, pinjaman online ilegal, serta berbagai bentuk kejahatan keuangan digital.
“OJK hadir tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dan pelaku usaha dalam menciptakan sektor jasa keuangan yang aman, sehat, dan inklusif. Pengusaha muda harus memahami pentingnya perlindungan konsumen dan pengelolaan keuangan yang bijak agar usaha dapat tumbuh berkelanjutan,” ujar Dwi Krisna Yudi Pramono.
Selain memberikan edukasi terkait perlindungan konsumen dan perilaku pelaku usaha jasa keuangan (PUJK), OJK juga membuka ruang diskusi interaktif bersama peserta seminar terkait akses pembiayaan UMKM, digitalisasi layanan keuangan, hingga tantangan pengusaha muda dalam memperoleh permodalan usaha.
Kehadiran Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol. A.F. Indra Napitupulu turut memperkuat pesan pentingnya stabilitas keamanan dan kondusivitas daerah sebagai faktor pendukung pertumbuhan investasi dan dunia usaha di Lampung.
Forum bisnis ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, mulai dari pengusaha muda, pelaku UMKM, komunitas bisnis, hingga unsur organisasi kepemudaan. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi seminar, diskusi, dan networking bisnis yang berlangsung sepanjang kegiatan.
Melalui FORBISDA 2026, HIPMI Lampung berharap tercipta kolaborasi nyata antara pengusaha muda, pemerintah, dan lembaga strategis seperti OJK dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. (Gus)

