Tulang Bawang
Ketua TP PKK Tuba Herlinawati Qudrotul Salurkan Bantuan Logistik Pada Korban Kebakaran di Menggala
Alteripost Tulang Bawang – Ketua TP PKK Tulangbawang Herlinawati Qudrotul turun secara langsung untuk menemui keluarga Sudarmi yang mengalami musibah kebakaran rumah di Wilayah Pemokow, Kelurahan Menggala Tengah, Kecamatan Menggala, Kamis (13/3/2025).
Kedatangan istri Bupati Tulangbawang tersebut tidak sendiri, dirinya juga Didampingi oleh jajaran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tulangbawang, Dinas Sosial, Camat Menggala dan Lurah Menggala Tengah setempat.
Dalam momen kunjungan tersebut pihaknya juga menyerahkan sejumlah bantuan logistik guna membantu keperluan kelurga yang tertimpa musibah kebakaran tersebut.
Adapun bantuan itu berupa berbagai kebutuhan dasar, seperti kasur, makanan siap saji, pakaian untuk anak-anak, sembako serta terdapat juga tali asih.
Seluruh bantuan itu diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Tulangbawang melalui Dinas Sosial, Baznas dan Polres Tulangbawang.
Ketua TP PKK Kabupaten Tulangbawang Herlinawati Qudrotul saat ditemui menuturkan dirinya mewakili pemerintah Kabupaten Tulangbawang turut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi menimpa Ibu Sudarmi beserta keluarga.
“Jangan pernah putus asa dan tetap berikhtiar kepada Allah SWT. Karena setiap cobaan yang diberikan kepada hambanya pasti ada hikmahnya,” tuturnya.
Untuk diketahui, musibah kebakaran yang menimpa Sudarmi terjadi hari Selasa tanggal 11 Maret 2025 lalu sekira pukul 19.00 WIB. (Can)
Tulang Bawang
Bersama Masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati Tuba Laksanakan Shalat Idul Adha di Islamic Center Menggala
Alteripost Tulang Bawang – Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan dan Hankam Hasan melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 H/2026 M di Masjid Baiturrahman Islamic Center Menggala, Rabu (27/5/2026).
Selain melaksanakan shalat bersama masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati juga ikut serta menyaksikan proses pemotongan hewan kurban di Islamic Center setempat.
Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan saat sambutannya menuturkan Hari Raya Idul Adha mengandung nilai sejarah, spiritual, dan kemanusiaan yang sangat mendalam.
Idul Adha berawal dari kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapatkan perintah dari Allah SWT melalui mimpi untuk menyembelih putranya tercinta, Nabi Ismail AS. Kisah ini menjadi simbol kesempurnaan iman, keikhlasan, pengorbanan, dan ketundukan manusia kepada Sang Pencipta.
Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS juga menjadi cikal bakal pelaksanaan ibadah kurban. Kurban mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang.
“Kemudian jika kita renungkan lebih dalam, nilai-nilai Idul Adha juga sangat relevan dengan kehidupan masa kini. Dalam konteks kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah, nilai-nilai Idul Adha memiliki makna yang sangat besar. Pembangunan tidak akan berhasil tanpa adanya pengorbanan, kerja keras, keikhlasan, dan kedisiplinan,” tuturnya.
Dirinya juga mengungkapkan dalam pembangunan, pemerintah tentu tidak mungkin bekerja sendiri. Kemajuan daerah membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, kaum perempuan, pelaku usaha, para petani, nelayan, tenaga pendidik, aparatur pemerintah, serta seluruh lapisan masyarakat.
“Maka dalam kesempatan ini mari kita meneladani semangat pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS melalui pengabdian nyata kepada masyarakat dan daerah sesuai dengan kewenangan dan kapasitas masing-masing,” terangnya. (Can)

