Tulang Bawang
Herlinawati Qudrotul Resmi Dikukuhkan Sebagai Bunda Literasi Tuba Periode 2025-2030
Alteripost Tulang Bawang -:Bunda Literasi Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza mengukuhkan secara langsung Herlinawati Qudrotul sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tulangbawang periode 2025-2030, Kamis (20/3/2025).
Kegiatan pengukuhan yang digelar di Mahan Agung Provinsi Lampung tersebut juga dihadiri dan disaksikan oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal S.T.,M.M.
Bunda Literasi Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza menuturkan semogga adanya Bunda Literasi kedepan mampu mempercepat budaya membaca dikalangan masyarakat terutama generasi muda dan anak-anak khususnya di Tulangbawang.
“Semogga keberadaan bunda Literasi akan menjadi motivator bagi anak-anak kita untuk lebih gemar membaca,” tutur dia.
Dirinya juga mengungkapkan melalui peran Bunda Literasi juga diharapkan bisa dan mampu mewujudkan cita-cita bangsa yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dalam rangka menuju Generasi Emas 2045.
“Selain itu eksistensi Bunda Literasi khususnya di Kabupaten Tulangbawang juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata, guna menuju Tulangbawang Maju dengan semangat Udang Manis. (Unggul, Damai, Aman, Nyaman, Guyub, Mandiri, Agamis, Natural, Inovatif, dan Sejahtera),” tandasnya.
Hadir juga mendampingi Herlinawati Qudrotul dalam pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Tulangbawang tersebut, Kabag Tata Pemerintahan Fandhi Ahmad, S.Stp., M.Si, Kepala Dinas Pendidikan M Ami Iswandi Ismed Balaw,Plt Kadis Perpustakaan dan Kearsipan beserta Staf Dinas Perpustakaan Kearsipan dan sejumlah pejabat setempat lainnya. (Can)
Tulang Bawang
Bersama Masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati Tuba Laksanakan Shalat Idul Adha di Islamic Center Menggala
Alteripost Tulang Bawang – Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan dan Hankam Hasan melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 H/2026 M di Masjid Baiturrahman Islamic Center Menggala, Rabu (27/5/2026).
Selain melaksanakan shalat bersama masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati juga ikut serta menyaksikan proses pemotongan hewan kurban di Islamic Center setempat.
Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan saat sambutannya menuturkan Hari Raya Idul Adha mengandung nilai sejarah, spiritual, dan kemanusiaan yang sangat mendalam.
Idul Adha berawal dari kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapatkan perintah dari Allah SWT melalui mimpi untuk menyembelih putranya tercinta, Nabi Ismail AS. Kisah ini menjadi simbol kesempurnaan iman, keikhlasan, pengorbanan, dan ketundukan manusia kepada Sang Pencipta.
Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS juga menjadi cikal bakal pelaksanaan ibadah kurban. Kurban mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang.
“Kemudian jika kita renungkan lebih dalam, nilai-nilai Idul Adha juga sangat relevan dengan kehidupan masa kini. Dalam konteks kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah, nilai-nilai Idul Adha memiliki makna yang sangat besar. Pembangunan tidak akan berhasil tanpa adanya pengorbanan, kerja keras, keikhlasan, dan kedisiplinan,” tuturnya.
Dirinya juga mengungkapkan dalam pembangunan, pemerintah tentu tidak mungkin bekerja sendiri. Kemajuan daerah membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, kaum perempuan, pelaku usaha, para petani, nelayan, tenaga pendidik, aparatur pemerintah, serta seluruh lapisan masyarakat.
“Maka dalam kesempatan ini mari kita meneladani semangat pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS melalui pengabdian nyata kepada masyarakat dan daerah sesuai dengan kewenangan dan kapasitas masing-masing,” terangnya. (Can)

