Lampung
Gubernur Lampung Serahkan Hibah Lahan Untuk Kejati di Kota Baru
Aalteripost Lampung – Senin, 21 April 2025, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi menyerahkan Surat Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) berupa lahan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Dr. Kuntadi, S.H., M.H. Penyerahan dilakukan di Ruang Vicon Kejaksaan Tinggi Provinsi Lampung.
Lahan yang dihibahkan terletak di Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Baru, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Penyerahan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap upaya penguatan institusi penegakan hukum di daerah.
Sebelum prosesi penyerahan, terlebih dahulu dilakukan penandatanganan dokumen NPHD oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Kajati Dr. Kuntadi sebagai bentuk kesepakatan dan legalitas hibah tersebut.
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat menyampaikan bahwa hibah lahan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kinerja Kejaksaan Tinggi Lampung dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.
“Kami berharap lahan ini dapat segera dimanfaatkan dan dibangun fasilitas yang mendukung tugas-tugas Kejaksaan, sehingga pelayanan hukum kepada masyarakat Lampung dapat berjalan lebih maksimal,” ujar Gubernur.
Sementara itu, Kajati Lampung, Dr. Kuntadi, mengapresiasi dukungan dan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat sinergi antar-lembaga. Ia menegaskan bahwa lahan hibah ini akan digunakan sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat dan penegakan hukum yang lebih efektif.(*)
Lampung
Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.
“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.
Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.
“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.
“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.
“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.
Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.
Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

