Connect with us

Lampung

Gubernur Rahmat Mirzani: PKK Mitra Strategis Bangun Lampung 5 Tahun ke Depan

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik dan mendukung penyelenggaraan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Penggerak PKK yang melibatkan seluruh TP PKK Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung yang bertujuan untuk mensinkronisasikan Progran Kerja TP PKK Provinsi dengan TP PKK Kabupaten/Kota.

“Saya ucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung atas terselenggaranya kegiatan ini, saya melihat peranan PKK sangat strategis, Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota sangat penting, ini yang ke depan akan dijadikan mitra strategis, agen strategis Pemerintah Daerah baik Provinsi, Kabupaten, Kecamatan sampai Desa dalam membangun Provinsi Lampung 5 tahun ke depan,” ucap Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat memberikan sambutan dihadapan peserta Rakorda TPP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung bertempat di Gedung Pusiban, Kamis (22/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Mirza meminta kepada seluruh pengurus PKK untuk segera menyusun program kerja agar dapat beriringan dan dikolaborasikan dengan Program Kerja pemerintah, baik pemerintah pusat, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan sampai desa dan juga melibatkan kerjasama dengan sektor-sektor swasta, BUMN dan lain-lain.

Saat ini, menurut Gubernur Mirza berdasarkan Data Badan Pusat Statistik, usia angkatan kerja di Provinsi Lampung yang berusia 15-65 tahun berjumlah kurang lebih 7,1 juta orang atau 71 persen dari total jumlah penduduk, artinya bonus demografi sedang terjadi di Provinsi Lampung.

Provinsi Lampung memiliki potensi yang sangat besar dalam memanfaatkan dengan sebaik-baiknya bonus demografi untuk menciptakan loncatan kemajuan bagi Provinsi Lampung.

Lebih lanjut, Gubernur Mirza menerangkan bahwa bonus demografi ini berhubungan dengan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai potensi yang memberikan daya ungkit bagi pembangunan dan kemajuan Provinsi Lampung. Menurutnya, dengan sumber daya alam dan bonus demografi yang saat ini dimiliki seharusnya menjadi modal besar untuk menjadikan Lampung sebagai Provinsi yang maju.

“Yang harus disiapkan adalah sumber daya manusia yang bisa menjadi pondasi yang kokoh menuju fase-fase berikutnya, dan sumber daya manusia ini ada di kabupatennya ibu-ibu sekalian, ada di kecamatan dan merekalah pondasi pembangunan Indonesia khususnya Provinsi Lampung menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza berharap Ketua TP PKK dan pengurus PKK dapat memberikan inspirasi bagi wanita-wanita di daerahnya untuk menjadi wanita yang kuat dan tangguh yang memiliki semangat untuk membangun daerahnya.

“Ketua TP PKK di daerah kabupaten masing-masing adalah influencer wanita terbaik yang dimiliki kabupaten tersebut, jadilah influencer terbaik yang bisa menjadi inspirasi dan harus bisa menjadi contoh dan saling mendukung ‘woman support woman’,” ungkapnya.

Diakhir, Gubernur Mirza mengimbau agar seluruh TP PKK segera melakukan konsolidasi sampai dengan tingkat Desa dan Kelurahan untuk menciptakan program kerja yang selaras dengan Asta cita dan 3 cita yaitu :
1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mandiri dan inovatif.
2. Memperkuat kualitas SDM yang unggul, tangguh, berdaya saing, dan produktif.
3. Meningkatkan kehidupan masyarakat beradab, berkeadilan dan berkelanjutan.

“Wanita di Provinsi Lampung adalah salah satu potensi yang sangat luar biasa, baik dalam meningkatkan kualitas SDM, mengelola Sumber Daya Alam, meningkatkan pertumbuhan ekonomi bahkan dalam menjaga stabilitas nasional, Maka sekali lagi selamat bekerja, ibu-ibu sekalian sedang membantu negara dalam menjadikan masa depan anak-anak kita jadi lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakorda TP PKK se-Provinsi Lampung dilaksanakan untuk menajamkan program prioritas gerakan PKK di semua jenjang, mulai di tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga ke desa-desa.

Selain itu, Batin Wulan sapaan akrab Purnama Wulan Sari Mirza mengatakan bahwa Rakorda ini merupakan rangkaian persiapan menjelang Rakornas TP PKK yang rencananya akan diselenggarakan di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada bulan Juli 2025 mendatang.

Wulan Sari Mirza mengatakan bahwa program-program PKK harus bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat sampai dengan tingkat desa.

“Rapat koordinasi Daerah ini mempunyai nilai manfaat yang tinggi bagi perkembangan dan kemajuan gerakan PKK yang dimotori Tim Penggerak PKK se-Provinsi Lampung dalam mewujudkan Lampung maju menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Pemprov Lampung Berjibaku Padamkan Karhutla di Way Kambas dan Sekitarnya

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus menggencarkan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Fokus penanganan utama saat ini dikerahkan ke kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) yang mulai terbakar sejak pertengahan bulan lalu.

“Sampai dengan hari ini, kondisi kebakaran hutan di provinsi Lampung terdapat beberapa titik hotspot yang sedang kami tangani. Mulai dari tanggal 15 September hingga sekarang, pemerintah masih terus berupaya berjibaku memadamkan titik api utama yang berlokasi di TNWK,” tegas Kepala BPBD Lampung Aswarodi saat melakukan pemantauan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Posko OMC Bandara Raden Intan II, Sabtu (17/10/2026).

Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat 73 titik panas tingkat kepercayaan sedang dan 11 titik panas tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Lampung. Khusus di area TNWK, terdeteksi 25 titik panas berskala sedang serta mendominasi jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Untuk mengatasi krisis tersebut, Pemprov Lampung telah menyiagakan sebanyak 350 personel yang tergabung dalam Satgas Darat. Tim gabungan ini terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Kodam, Batalyon TV, Kodim, BPBD Lampung Timur, hingga unsur Masyarakat Peduli Api.

Selain operasi jalur darat, upaya pemadaman masif juga dilakukan melalui jalur udara atas permohonan Gubernur Lampung kepada BNPB. Bantuan satgas udara ini diwujudkan melalui pengerahan helikopter water bombing serta pesawat terbang untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Pelaksanaan OMC ini tidak hanya merupakan permintaan Gubernur, tetapi juga wujud tindak lanjut atensi langsung dari Presiden. Pemprov Lampung bekerja sama dengan vendor Smart Aviation, berbeda dengan vendor udara pada era kepemimpinan Kepala BPBD Rudi Syawal dan telah menyemai awan sejak 10 Oktober lalu.

Sejauh ini, tim udara telah berhasil melaksanakan tiga sorti penerbangan di atas langit wilayah udara Provinsi Lampung. Hujan ringan sempat berhasil diturunkan pada tanggal 11 Oktober 2026 setelah HCL disemai ke awan, namun air hujan justru jatuh di wilayah Metro dan Natar akibat pergerakan angin.

Operasi pemadaman lewat udara ini bukan tanpa halangan karena sangat bergantung pada faktor alamiah. Sejak tanggal 14 Oktober lalu, pertumbuhan awan konvektif di langit Lampung bagian timur dilaporkan sangat minim sehingga pihak Smart Aviation kesulitan melakukan penyemaian cuaca tambahan.

Tantangan serupa juga dialami oleh armada helikopter water bombing saat melakukan intervensi langsung memadamkan titik api di dalam TNWK. Rapatnya tajuk dan vegetasi pohon-pohon tinggi membuat kucuran air terhalang sehingga hanya sampai ke dasar lahan gambut dalam bentuk percikan kecil.

Oleh sebab itu, kolaborasi erat antara tim water bombing dengan 350 personel Satgas Darat mutlak diperlukan agar pemadaman api dapat berjalan optimal. Di samping kawasan TNWK, karhutla juga terpantau di daerah lain seperti Mesuji, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tulang Bawang, dan Tulang Bawang Barat.

Salah satu titik api yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial berada di dekat jalan tol perbatasan Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Tulang Bawang. Beruntung, titik api di kawasan tol tersebut berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa sisa asap pada Sabtu pagi melalui jalur darat karena areanya mudah dijangkau.

Proses pemadaman jalan tol dikoordinasikan secara langsung oleh BPBD Tulang Bawang Barat, BPBD Tulang Bawang, BPBD Lampung Tengah, bersama dengan Damkar, Brimob, serta petugas pemadam internal dari perusahaan PT HIM. Lahan yang terbakar di kawasan ini dipastikan merupakan area kebun karet, bukan lahan gambut seperti di kawasan taman nasional.

Mengenai pemicu kebakaran di perkebunan karet tersebut, pihak berwenang menduga kuat adanya kelalaian dari sisi manusia. Faktor penyebab seperti membuang puntung rokok sembarangan hingga kemungkinan unsur kesengajaan saat ini sedang dalam proses penyelidikan intensif oleh petugas.

Ke depan, BPBD bersama pihak Smart Aviation menegaskan akan terus memonitor pergerakan cuaca serta menyiagakan armada pesawat OMC. Intervensi penyemaian awan akan langsung dilanjutkan kembali jika terdapat potensi awan yang tumbuh secara konvektif di langit Lampung Timur.

Kebijakan masif yang mengolaborasikan pengerahan satgas darat secara maksimal dan operasi modifikasi cuaca ini diharapkan dapat segera menuntaskan bencana hidrometeorologi secara menyeluruh. Padamnya karhutla akan membawa manfaat besar guna menyelamatkan ekosistem hayati, mengamankan jalannya aktivitas transportasi, serta mencegah timbulnya gangguan kesehatan pernapasan bagi seluruh masyarakat di Provinsi Lampung. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading