Lampung
Wagub Lampung Resmikan Layanan Samsat Digital Drive Thru Perpanjangan STNK
Alteripost Bandar Lampung – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela meluncurkan unit layanan samsat Digital Drive Thru Perpanjangan STNK Zainal Abidin Pagar Alam, di Halaman Parkir Dinas Perpustakaan & Arsip Daerah Provinsi Lampung, Jumat (23/05/2025).
Launching ini dilakukan karena dinilai berhasil dalam inovasi pelayanan publik dan meningkatkan minat masyarakat dalam melakukan proses perpanjangan STNK.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan acara tersebut didasarkan atas suksesnya penyelenggaraan pelayanan samsat digital drive thru yang sudah lebih dulu dibuka yang bertempat di depan Kantor Gubernur Lampung.
“Dengan adanya samsat digital drive thru ini tidak hanya sebuah inovasi digital, melainkan dapat melahirkan kemudahan bagi masyarakat lampung untuk melakukan perpanjangan STNK 5 Tahunan yang prosesnya tidak sampai 20 menit. Semua bisa diakses dengan mudah, cepat, dan tentunya efisien. Mulai dari cek fisik menggunakan kamera borescope, penetapan pajak, pembayaran sampai pengambilan plat kendaraan yang baru, semua dilayani dengan sistem yang lebih modern”, ujar Jihan.
Dalam sambutannya, Wagub Jihan juga menyampaikan, kedepannya akan dibuka samsat digital drive thru yang akan segera hadir di beberapa kabupaten di Provinsi Lampung yaitu diantaranya ada Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Lampung Tengah, dan Kabupaten Lampung Selatan.
“Kita sudah membuka dua layanan samsat digital drive thru di Kota Bandar Lampung. Inshaa Allah, dengan semangat inklusivitas kedepannya Provinsi Lampung akan berkolaborasi dengan kabupaten/kota untuk memperluas jangkauan layanan ini.
Hal ini dilakukan untuk menunjukan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk hadir lebih dekat dan lebih sigap dalam melayani Masyarakat melalui pemanfaatan teknologi dengan tepat dan bermanfaat.” papar Jihan.
Wagub Jihan juga menjelaskan selain menghadirkan layanan drive thru, saat ini Pemerintah Provinsi Lampung juga sedang menjalankan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor.
Program ini sudah mulai dijalankan sejak 1 Mei hingga 31 Juli 2025.
“Jadi bapak ibu semuanya yang masih memiliki
tunggakan pembayaran pajak kendaraan, bisa segera dilaporkan. Kami berharap, kesempatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Provinsi Lampung untuk dapat menunaikan kewajiban kita, untuk bersama-sama membangun provinsi yang kita cintai ini”, jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, turut hadir Gubernur Lampung periode 2004-2014 Sjachroedin ZP yang mengapresiasi atas inovasi inovasi yang diberikan kepada masyarakat oleh Pemerintah Provinsi Lampung saat ini salah satunya dalam pelayanan perpanjangan STNK.
“Saya senang Gubernur dan wakil gubernur yang saat ini banyak sekali inisiatif dan inovatif yang berdampak pada kemudahan pelayanan untuk masyarakat, semoga ide dan gagasan gubernur dan wakil gubernur ini selalu di dukung oleh masyarakat lampung,” ujarnya.
Disamping itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung Slamet Riadi menyampaikan bahwa tujuan launching titik ke-2 samsat digital drive thru tersebut yaitu untuk memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, mengurangi antrean di kantor Samsat Induk dan mendukung program digitalisasi pelayanan publik.
“Unit layanan Samsat Digital Drive Thru dibentuk untuk memberikan pelayanan proses perpanjangan STNK setiap 5 (lima) tahun, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan bagi kendaraan bermotor milik pribadi (plat putih) dan kendaraan dinas (plat merah) yang diidentifikasi sesuai dengan STNK yang digunakan pada saat pendaftaran,” tururnya.
Sebagai informasi, persyaratan dalam melakukan perpanjangan STNK setiap 5 tahun ini yaitu E-KTP asli atau pengantar Instansi/perusahaan, STNK asli, TBPKP asli, BPKB asli dan kendaraan wajib hadir untuk cek fisik dan Surat kuasa bermaterai cukup bagi yang diwakilkan.(*)
Lampung
Festival Krakatau 2026 Semarak, Budaya Lampung Bergema Lewat Tapis Karnaval
Alteripost Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan melakukan flag off sebagai tanda dimulainya Lampung Tapis Karnaval dalam rangkaian Festival Krakatau XXXV Tahun 2026 di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (30/8/2026).
Karnaval diawali dengan defile pasukan berkuda yang langsung menarik perhatian masyarakat. Ribuan warga tampak memadati sejumlah ruas jalan yang menjadi rute karnaval untuk menyaksikan kemeriahan parade budaya tersebut.
Lampung Tapis Karnaval melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, TNI dan Polri, sekolah negeri maupun swasta, atlet dan pemuda berprestasi tingkat nasional dan internasional, hingga organisasi kemasyarakatan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi gambaran semangat kebersamaan dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Lampung kepada masyarakat luas.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, Festival Krakatau tidak sekadar menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga adat dan budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Lampung.
“Insya Allah Festival Krakatau hari ini akan menjadi sarana kita untuk ikut melestarikan adat, melestarikan budaya, menambah kekuatan, dan terutama mempersatukan kita bahwa Provinsi Lampung bersatu, damai, rukun, dan tenteram,” ujar Gubernur.
Lampung Tapis Karnaval menempuh rute dari Tugu Adipura, Jalan Kartini, Jalan Sukma, Jalan Pangkal Pinang, Jalan Raden Intan, Jalan Tulang Bawang, hingga berakhir di Jalan Sriwijaya, kawasan Lapangan Saburai.
Sepanjang rute, masyarakat terlihat antusias menyaksikan beragam penampilan dan parade peserta. Kepadatan warga di sepanjang jalur karnaval semakin menambah semarak pelaksanaan Festival Krakatau 2026.
Karnaval tersebut sekaligus menjadi momentum memperkenalkan tapis sebagai salah satu warisan budaya sekaligus identitas Lampung melalui kemasan kegiatan yang kreatif, meriah, dan melibatkan masyarakat secara luas.
Festival Krakatau Hadirkan Beragam Kegiatan
Festival Krakatau 2026 telah berlangsung sejak 25 Agustus dan mencapai puncaknya pada 30 Agustus 2026. Selama pelaksanaannya, masyarakat disuguhkan berbagai kegiatan yang terbuka untuk umum.
Sejumlah agenda yang digelar di antaranya Krakatau Festival Kuliner, Krakatau Kopi Expo, modern dance, festival band, zumba dance, coffee battle, Seruit Battle, Krakatau Run, hingga Karnaval Festival.
Rangkaian Festival Krakatau 2026 kemudian ditutup dengan Pesona Kemilau Krakatau. Beragam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung menjadikan Festival Krakatau sebagai ruang promosi budaya, kreativitas, pariwisata, kuliner, dan ekonomi kreatif daerah.
Di sela kegiatan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan Festival Krakatau bukan hanya agenda pemerintah, melainkan kegiatan bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
“Ini bukan hanya acara pemerintah, ini adalah acara bersama, acara semua komunitas, tokoh adat dan semua elemen masyarakat. Semuanya semangat untuk menunjukkan bahwa inilah budaya Lampung yang terdiri dari ragam marga dan budaya dan di sini kita berkumpul menjadi satu,” kata Mirza.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam Festival Krakatau menjadi salah satu hal yang membanggakan. Ia menilai kehadiran pelajar, mahasiswa, dan anak muda lainnya menunjukkan bahwa Lampung memiliki sumber daya manusia yang besar sekaligus memiliki kepedulian terhadap budaya daerah.
“Tadi kita lihat hampir semua anak-anak muda, baik SMA, mahasiswa. Ini menunjukkan kita punya SDM yang banyak, SDM yang semangat dan cinta dengan budaya Lampung,” pungkasnya.(*)

