Pesisir Barat
Dedi Irawan dan Irawan Topani Resmi Dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pesibar 2025-2030
Alteripost Pesisir Barat – Usai mengikuti prosesi pelantikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pasangan Bupati – Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar) periode 2025-2030, Dedi Irawan – Irawan Topani, S.H., M.Kn., langsung mengikuti prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dengan pasangan Bupati – Wakil Bupati 2020-2024, Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., – A. Zulqoini Syarif, S.H., di Ballroom Hotel Movenpick, Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Kegiatan tersebut sebelumnya diawali dengan Sertijab Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan mantan Pj. Gubernur Lampung, Samsudin dan diikuti Sertijab Ketua Tim Penggerak- Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Lampung dari Maidawati Samsudin kepada Purnama Wulan Sari Mirzani Djausal.
Dalam Acara Sertijab ini dilakukan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, dilanjutkan penyerahan naskah memori pelaksanaan tugas jabatan dari Samsudin kepada Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Di tempat yang sama juga dilakukan serah terima jabatan Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung yang disaksikan Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Ario Bimo Nandito Ariotedjo.
Dari Pemkab Pesibar sendiri ikut hadir juga Pj. Sekda, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Audi Marpi, S.Pd., M.M., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Zukri Amin, M.P., dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar.
Dalam sambutannya, Gubernur, Rahmat Mirzani Djausal, mengucapkan syukur Alhamdulillah atas telah terselenggaranya kegiatan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Masa Jabatan Tahun 2025 – 2030 secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia pada hari ini tanpa halangan maupun kendala yang cukup berarti, sehingga Saya beserta Jihan Nurlela, sebagai Wakil Gubernur Lampung, dapat mengikuti kegiatan tersebut sesuai jadwal dan tahapan yang telah ditentukan.
“Kami sangat menyadari, bahwa kegiatan pelantikan tersebut, bukanlah tujuan akhir dari nawaitu Kami untuk berjuang dan berperan bagi pembangunan daerah Provinsi Lampung ini. Sebaliknya, justru ini merupakan titik awal dari beragam tantangan yang akan kita hadapi kedepan dalam rangka mewujudkan Lampung Maju, Menuju Indonesia Emas,” ujar Gubernur, Rahmat Mirzani Djausal.
Dalam kesempatan itu pula, atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Samsudin beserta Ibu Maidawati Retnoningsih, atas pengabdian, rasa dan karsa yang telah Bapak dan Ibu berikan selama ini bagi Provinsi Lampung. “Delapan bulan ini, kami melihat Provinsi Lampung berjalan dengan baik, tentram dan semakin kompak,” ucap Gubernur, Rahmat Mirzani Djausal.
“Semoga Bapak dan Ibu juga senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan segenap aktifitas dan juga memperoleh kesuksesan dalam karir. Tentu saja, sumbangsih pemikiran, gagasan maupun bentuk fasilitasi lainnya dari Bapak tetap akan dibutuhkan oleh Provinsi Lampung dalam waktu kedepan,” tambah Gubernur, Rahmat Mirzani Djausal.
Sebagai Gubernur, dirinya menyadari perannya bukan hanya menjalankan urusan pemerintahan daerah, tapi juga memiliki peran sebagai perwakilan pemerintah pusat di Lampung.
Beberapa agenda penting menanti, diantaranya adalah lima target besar Pemerintah yaitu peningkatan pendapatan per kapita, pengentasan kemiskinan, penguatan peran Indonesia di dunia, peningkatan kualitas SDM dan pengurangan emisi gas rumah kaca demi pembangunan berkelanjutan. Untuk itu pihaknya berkomitmen membawa Lampung lebih maju dengan mengoptimalkan potensi daerah dan menerjemahkan visi Lampung Maju untuk Indonesia Emas ke dalam kebijakan yang nyata, melalui 3 misi.
“Tentu saja, kami butuh dukungan penuh dari dukungan nyata dari seluruh elemen masyarakat di Provinsi Lampung, termasuk jajaran pemerintahan, DPRD, Forkopimda, bupati dan wali kota, perangkat daerah, pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi dan lembaga kemasyarakatan,” ungkap Gubernur, Rahmat Mirzani Djausal.(*)
Ekonomi dan Bisnis
Perkuat Literasi Keuangan, OJK Lampung Serahkan 150 Polis Asuransi Jiwa Untuk Guru di Pesisir Barat
Alteripost Pesisir Barat – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Asuransi Astra mengambil langkah konkret dalam memperluas inklusi keuangan di daerah. Kegiatan yang bertempat di Lobby Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin, Kabupaten Pesisir Barat ini merupakan sinergi yang menghadirkan edukasi literasiserta bentuk nyata aksi inklusi melalui penyerahan polis asuransi jiwa kepada 150 Aparatur Sipil Negara (ASN) guru dan tenaga pendidik.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas tantangan kerentanan finansial di masyarakat. Kepala OJK Lampung, Otto Fitriandy melalui sambutan yang disampaikan Deputi Direktur OJK Lampung, Ety Elyati, menegaskan bahwa kepemilikan asuransi jiwa bagi seorang ASN dan pendidik merupakan wujud jaring pengaman tambahan (safety net) serta bukti perlindungan nyata bagi keluarga. Jika terjadi risiko tak terduga seperti sakit kritis atau hilangnya pencari nafkah, asuransi memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap aman secara finansial dan anak-anak tetap bisa bersekolah tanpa harus berhutang atau menjual aset berharga. Literasi harus segera diikuti dengan inklusi kepemilikan produk, agar perlindungannya benar-benar dirasakan dan membawa dampak kesejahteraan.
Mengikis Kesenjangan Melalui Peran Strategis Guru
Merujuk pada Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan nasional telah mencapai 66,46% dan indeks inklusi sebesar 80,51%. Meski angka ini menunjukkan peningkatan, namun masih terdapat kesenjangan (gap) yang mengindikasikan bahwa kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan, belum disertai dengan pemahaman mendalam untuk mengelolanya secara bijak. Celah inilah yang sering kali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber, pinjaman online ilegal, maupun investasi bodong yang merugikan masyarakat saat memiliki kebutuhan pendanaan mendesak.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pesisir Barat, Drs. Zukri Amin, M.P., menyambut baik program yang menyasar tenaga pendidik ini. Menurutnya, guru memegang peranan krusial sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.“Kami menaruh harapan besar agar ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti di sini, tetapi diteruskan kepada para siswa, rekan kerja, dan masyarakat sekitar.
Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemkab Pesisir Barat berkomitmen memastikan literasi dan inklusi keuangan berjalan beriringan sehingga masyarakat lebih siap merencanakan masa depan, mengelola risiko, dan meningkatkan perekonomian daerah,” jelas Zukri.
Pengawasan Ketat OJK demi Keamanan Konsumen
Guna memberikan ketenangan bagi masyarakat yang mulai mengakses asuransi jiwa, OJK menjamin adanya pengawasan yang ketat terhadap seluruh lembaga jasa keuangan. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang P2SK, OJK hadir untuk memastikan setiap perusahaan asuransi memberikan manfaat dan memenuhi hak-hak pemegang polis sesuai dengan perjanjian.
Kolaborasi yang turut didukung oleh Asuransi Astra ini diharapkan mampu mengubah paradigma masyarakat yang selama ini menganggap asuransi sebagai kebutuhan yang bisa ditunda.Pemberian 150 polis asuransi ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam mencetak tenaga pendidik yang ‘Cerdas Finansial’. Dengan hati yang tenang karena terlindungi secara finansial, para guru dipastikan dapat memberikan dedikasi yang jauh lebih maksimal dalam membangun kualitas generasi muda di Pesisir Barat.(*)

