Lampung Tengah
Bupati Lampung Tengah Meriahkan Jalan Sehat HUT ke-80 RI Bersama Kemenag
Alteripost Lampung Tengah – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, turut serta dalam kegiatan jalan sehat sejauh 2 km yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Tengah, bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Acara yang berlangsung pada Jum’at pagi (15/8/2025) ini dimulai dari halaman Kantor Kemenag Lampung Tengah, Gunung Sugih, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat, ASN, serta pegawai instansi pemerintah daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Kantor Kemenag Lampung Tengah, Maryan Hasan, para kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Lampung Tengah, serta peserta jalan sehat yang juga mengikuti sesi senam bersama usai kegiatan.
Bupati Ardito Wijaya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang tidak hanya memperingati kemerdekaan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarinstansi dan masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya bentuk rasa syukur kita atas kemerdekaan Indonesia yang ke-80, tetapi juga momentum penting untuk menjaga semangat kebersamaan, kebugaran, dan kolaborasi antar lembaga serta masyarakat. Terima kasih kepada Kemenag, BRI, dan BSI atas inisiasinya,” ujar Bupati.
Beliau juga berharap, semangat kemerdekaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen di Lampung Tengah untuk terus bekerja sama dalam membangun daerah yang lebih maju, sehat, dan harmonis.(*)
Lampung
Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan
Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.
“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar
Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.
“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.
Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.
Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

