Connect with us

Lampung Selatan

Ribuan Peserta Fun Run Lamsel Fest 2025 Pulang Bawa Medali dan Paket Sayur Segar

Published

on

Alteripost Kalianda – Ada yang unik dalam gelaran Fun Run 5K Lamsel Fest 2025 yang menjadi rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu, (15/11/2025).

Tak hanya pulang dengan medali, ribuan peserta juga mendapat sayur segar gratis yang sudah dikemas rapi oleh panitia. Pemandangan tak biasa ini membuat garis finis dipenuhi wajah-wajah ceria sembari menenteng plastik berisi sayuran.

Setibanya di garis akhir, peserta langsung diarahkan untuk menerima medali, lalu mengambil paket sayur yang disediakan panitia.

Tak berhenti di situ, mereka juga dipersilakan menikmati buah-buahan segar serta air mineral secara cuma-cuma. Di sekitar area finis, panitia menyiapkan panggung hiburan lengkap dengan berbagai doorprize menarik yang menambah riuh suasana pagi.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang menurutnya semakin meningkat setiap tahun.

“Alhamdulillah, peringatan HUT ke-69 ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Kami bangga melihat semangat para pelari. Semoga ke depan acara ini semakin meriah, dengan doorprize yang lebih banyak,” kata Bupati Egi.

Kegiatan Fun Run 5K ini memang menjadi magnet tersendiri bagi warga. Sejak pagi, ratusan orang sudah berkumpul di sekitar Tugu Adipura Kalianda, titik start rute lari yang mengelilingi jalan protokol Kota Kalianda dan berakhir di Lapangan Korpri, kompleks perkantoran Pemkab Lampung Selatan.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Lampung Selatan, Yespi Cory, menegaskan bahwa event tahun ini dibuat sepenuhnya gratis untuk publik.

“Semuanya gratis, mulai dari pendaftaran. Pak Bupati menyediakan 5.000 medali dan jersey gratis untuk para peserta,” ujarnya.

Berkat konsep yang inklusif dan suasana yang meriah, Fun Run Lamsel Fest semakin terasa bukan sekadar olahraga, tetapi juga ajang kebersamaan warga.

Terlebih dengan bonus tak biasa berupa sayur segar yang membuat peserta pulang bukan hanya dengan keringat, tetapi juga senyum dan belanjaan. (Lena).

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Dinas Pendidikan Lampung Selatan Siagakan Layanan Pengaduan Selama SPMB

Published

on

Alteripost Kalianda – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Lampung Selatan yang dilakukan secara online dan real-time untuk jenjang SD dan SMP dipastikan berjalan lancar, transparan, serta mengedepankan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Seiring proses seleksi yang masih berlangsung, Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai praktik percaloan maupun tawaran “jasa titipan” yang menjanjikan kelulusan calon peserta didik.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Syaifulloh, menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB tahun ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus menutup ruang terjadinya maladministrasi dalam proses penerimaan siswa baru.

Berdasarkan data pusat kendali SPMB Dinas Pendidikan per 25 Juni 2026, distribusi kuota penerimaan jenjang Sekolah Dasar telah berjalan sesuai ketentuan. Sebanyak 475 SD di Kabupaten Lampung Selatan telah mengakomodasi kuota melalui Jalur Domisili sebesar 80 persen, Jalur Afirmasi 15 persen, dan Jalur Mutasi 5 persen.

Sementara itu, untuk jenjang SMP, proses pendaftaran melalui Jalur Domisili dan Afirmasi masih berlangsung hingga 26 Juni 2026. Adapun komposisi kuota yang diterapkan terdiri dari 40 persen Jalur Domisili, 20 persen Jalur Afirmasi, 35 persen Jalur Prestasi, dan 5 persen Jalur Mutasi.

Menurut Syaifulloh, integrasi sistem pendaftaran berbasis digital yang diterapkan tahun ini terbukti mampu memangkas birokrasi yang selama ini kerap menjadi keluhan masyarakat. Selain itu, pengaturan kuota yang proporsional juga dilakukan secara ketat guna memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan.

“Sehingga tidak akan terjadi ada sekolah yang kelebihan siswa dan tidak sesuai ketentuan, sementara ada sekolah lain yang kekurangan murid,” kata Syaifulloh dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu percaya terhadap pihak-pihak tertentu yang menawarkan bantuan untuk meloloskan calon siswa melalui jalur tidak resmi, terlebih apabila disertai permintaan imbalan atau tarif tertentu.

Menurutnya, seluruh proses seleksi berlangsung secara terbuka dan dapat dipantau langsung oleh masyarakat melalui sistem yang telah disediakan.

Karena itu, segala bentuk praktik percaloan maupun penyalahgunaan kewenangan tidak memiliki ruang dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.

Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan bersama seluruh satuan pendidikan juga menyatakan komitmennya untuk menjaga integritas pelaksanaan SPMB agar tetap berjalan murni, bersih, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Segala bentuk pelanggaran, kecurangan, ataupun praktik percaloan yang ditemukan di lapangan akan ditindak tegas sesuai ketentuan undang-undang,” tegas Syaifulloh.

Untuk menjamin keterbukaan informasi, masyarakat diimbau memantau perkembangan jurnal seleksi secara mandiri dan berkala melalui portal resmi SPMB. Selain itu, tim teknologi informasi dan layanan pengaduan juga disiagakan guna membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis maupun validasi dokumen selama proses pendaftaran.

Syaifulloh juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi praktik tidak sehat selama pelaksanaan SPMB. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Halo Lamsel di nomor 0821-2880-0800 atau secara langsung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan mengingatkan para orang tua dan wali murid agar menyikapi hasil seleksi secara bijak mengingat daya tampung setiap sekolah memiliki keterbatasan.

“Bagi para orang tua diharapkan tidak memaksakan diri agar putra-putrinya harus diterima di sekolah tertentu. Dinas Pendidikan menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan saat ini telah merata, sehingga semua sekolah memiliki standar mutu pelayanan yang sama baiknya,” ujar Syaifulloh. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading