Connect with us

Ruwajurai

Tutup Kekosongan Jabatan, Kemenkum Lampung Lantik PPNS dan MPD Notaris Antar Waktu

Published

on

Alteripost Lampung – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Lampung pada Kamis (20/11/2025), melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap tiga Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) serta dua Anggota Majelis Pengawas Daerah (MPD) Notaris Pengganti Antar Waktu (PAW). Kegiatan ini berlangsung di Aula Kanwil Kemenkum Lampung dan dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah Benny Daryono, dengan dihadiri para pejabat struktural, pejabat fungsional, serta tamu undangan.

Pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan organisasi dan kelanjutan masa jabatan MPD yang mengalami kekosongan. PPNS yang dilantik adalah Dwiko Yoba, S.E., M.M., dan Deni Wirawan, S.T., M.M. dari Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan, serta Arief Apriandi, S.T., M.Ti. dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran. Sementara itu, Anggota MPDN PAW yang dilantik adalah Budi Kristiyanto, S.H. untuk MPDN Kota Bandar Lampung, dan Sri Dahliawaty, S.H., M.Kn. untuk MPDN Kabupaten Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat, dan Pesisir Barat.

Dalam sambutannya, Plt. Kakanwil menegaskan bahwa pelantikan PPNS dan MPDN ini merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas dan kepastian hukum di Provinsi Lampung. Ia menyoroti sejumlah isu aktual seperti sengketa pertanahan, praktik mafia tanah, dan berbagai persoalan agraria yang menuntut peran aktif MPD dalam mengawasi akta otentik notaris agar tidak membuka celah penyimpangan. Pengawasan akta terkait pertanahan, menurutnya, menjadi sangat penting mengingat sebagian notaris juga merangkap sebagai PPAT.

Selain isu kenotariatan, Plt. Kakanwil turut menekankan pentingnya penguatan penegakan hukum pada sektor transportasi, terutama terkait pelanggaran izin operasional, persyaratan teknis kendaraan, kelaikan jalan, hingga pelanggaran Over Dimension Over Loading (ODOL). Para PPNS yang dilantik diharapkan menjadi garda terdepan dalam penyidikan pelanggaran tersebut dan selalu bersinergi dengan pengawas penyidik POLRI agar proses penyidikan berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pelantikan ini juga menjadi momentum untuk membangun kembali komitmen integritas dan profesionalitas pejabat yang dilantik. Plt. Kakanwil mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang wajib dijalankan dengan integritas tinggi, menjauhi Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Ia mendorong sinergi antara PPNS, Kepolisian, Kejaksaan, dan MPD agar penegakan hukum di Lampung semakin efektif dan berdampak nyata bagi publik.

Menutup sambutannya, Plt. Kakanwil mengucapkan selamat kepada para PPNS dan Anggota MPD PAW yang dilantik, seraya berharap mereka dapat segera melaksanakan tugas dan menyesuaikan diri dengan tanggung jawab barunya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran para pejabat ini diharap mampu memperkuat tata kelola kenotariatan dan meningkatkan kualitas penegakan hukum di Provinsi Lampung. Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara serta pemberian ucapan selamat dari seluruh undangan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Bandar Lampung

Eva Dwiana Hadiri Konferensi Pers Rakernas APEKSI XVIII, Soroti Mitigasi Banjir Perkotaan

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan, Sumatera Utara. Setibanya di Medan, Eva Dwiana langsung mengikuti konferensi pers bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI, Wali Kota Solo, dan Wali Kota Ternate di Ruang Rapat Pemerintah Kota Medan, Selasa (30/6/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI XVIII yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 diikuti oleh 96 pemerintah kota dari seluruh Indonesia.

Kegiatan ini diproyeksikan mampu mendorong perputaran ekonomi Kota Medan hingga sekitar Rp17 miliar melalui sektor penyelenggaraan acara, perhotelan, UMKM, kuliner, dan transportasi.

Rakernas APEKSI XVIII menjadi forum strategis bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi, berbagi pengalaman, serta bertukar inovasi dalam pembangunan daerah. Sejumlah agenda turut digelar, di antaranya Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, hingga bazar UMKM yang melibatkan ratusan pelaku usaha dari berbagai daerah.

Salah satu agenda yang paling menarik perhatian masyarakat adalah Karnaval Nusantara yang diikuti puluhan delegasi dari berbagai kota di Indonesia. Kegiatan tersebut menampilkan kekayaan seni, budaya, dan tradisi daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menegaskan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas APEKSI XVIII merupakan wujud komitmen untuk memperkuat kerja sama antardaerah, termasuk membahas strategi mitigasi banjir di kawasan perkotaan.

“Melalui Rakernas APEKSI XVIII ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen memperkuat kolaborasi antardaerah, memperluas jejaring kerja sama, serta mengadopsi berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Selain itu, Eva menyebut pembahasan mengenai penanganan banjir di wilayah perkotaan menjadi salah satu fokus penting, mengingat persoalan tersebut menjadi tantangan bersama yang dihadapi banyak kota di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarkepala daerah, diharapkan lahir solusi yang efektif dan berkelanjutan bagi pembangunan perkotaan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading