Connect with us

Lampung Selatan

Pasar Murah Lamsel Disambut Positif Anggota DPRD Dwi Riyanto

Published

on

Alteripost Lampung Selatan – Program pasar murah yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) mendapatkan apresiasi dari Anggota DPRD Lampung Selatan Fraksi Partai Gerindra.

Program ini dinilai mampu membantu meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.

Anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi Gerindra Dwi Riyanto menyampaikan, terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama atas langkah nyata yang dinilai berpihak kepada masyarakat kecil.

“Terima kasih kepada Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama atas langkah nyata yang berpihak kepada masyarakat kecil. Kami dari Fraksi Gerindra memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati Lamsel. Program pasar murah ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama menjelang akhir tahun saat harga sembako cenderung naik,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).

Dwi Riyanto menambahkan, kegiatan pasar murah idealnya terus diperluas jangkauannya hingga ke tingkat desa, agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya, khususnya dalam membantu ekonomi keluarga.

Selain itu, menurutnya, program pasar murah juga berperan dalam menekan potensi inflasi daerah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di satu titik saja. Bila perlu dijadikan agenda rutin, terutama di momen-momen penting seperti Ramadan, Idul Fitri, dan akhir tahun,” tambahnya.

Sebelumnya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa program pasar murah merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok di pasaran.

Langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya beli warga.

Kegiatan pasar murah yang dipusatkan di Lapangan Desa Merbau Mataram, Kecamatan Merbau Mataram, tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Bersama Bima Arya, Bupati Egi Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Penguatan SDM

Published

on

Alteripost Kalianda – Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi ruang berbagi pengalaman kepemimpinan sekaligus penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026), dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, akademisi, mahasiswa, serta unsur Forkopimda.

Seminar tersebut mengupas isi buku Babad Alas yang memuat refleksi perjalanan Bima Arya selama satu dekade memimpin Kota Bogor. Melalui pendekatan ideologi, strategi, dan taktik pemerintahan, buku tersebut menawarkan berbagai pembelajaran mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.

Turut hadir sebagai pengulas buku Feni Rosalia, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, perwakilan Universitas Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan Kalianda, Universitas An-Nur, serta para mahasiswa dan akademisi.

Kegiatan dimoderatori Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa.

Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.

Ia menilai, buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai tantangan, dinamika, dan proses pengambilan keputusan yang dihadapi seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.

“Pengalaman yang tertuang dalam buku Babad Alas memberikan pelajaran bahwa perubahan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian mengambil langkah, membangun kolaborasi, dan bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujar Egi.

Lebih lanjut, Egi mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat.

Menurut Bima, ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif. Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, terutama dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta upaya memperkuat identitas daerah.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading