Connect with us

Ruwajurai

PLN dan Kejati Lampung Perkuat Pengamanan Aset

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung bersama Kejaksaan Tinggi Lampung menggelar kegiatan Knowledge Sharing bertema “Sinergitas Kejaksaan RI dan PT PLN (Persero) dalam Pengamanan Aset Ketenagalistrikan”, Kamis (18/12/3025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengamanan aset ketenagalistrikan sekaligus mendorong penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di lingkungan PLN.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menyampaikan bahwa PLN sebagai salah satu BUMN memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola dan mengamankan aset dan penyelenggaraan kelistrikan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Hari ini kami bersinergi dan mendapatkan insight yang luar biasa mengenai bagaimana sinergitas Kejaksaan tinggi dan PLN mengenai implementasi GCG di PLN serta Pengamanan aset ketenagalistrikan yang mutlak diperlukan guna keberlanjutan proses bisnis dan peningkatan pelayanan kelistrikan yang lebih baik dan berkesinambungan kepada masyarakat” jelas Rizky.

Kegiatan knowledge sharing ini menghadirkan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Bapak Danang Suryo Wibowo, S.H., LL.M., sebagai pemateri utama, didampingi Asisten Intelijen dan PLH Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Lampung, Koordinator, serta Kepala Seksi di lingkungan Kejaksaan Tinggi Lampung. Dalam paparannya, Kajati Lampung menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan BUMN dalam pengamanan aset negara serta pencegahan tindak pidana korupsi.

“Penerapan Good Corporate Governance merupakan kunci utama termasuk untuk pengamanan aset negara. Dengan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas, aset ketenagalistrikan dapat terlindungi dari berbagai potensi risiko dan penyimpangan,” ujar Danang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan PLN Group di wilayah Provinsi Lampung, meliputi PLN UIP Sumatera Bagian Selatan, PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera, PLN Icon Plus SBU Sumbagsel, PLN Nusantara Power serta jajaran Senior Manager, Manager Unit, Tim Bantuan Hukum, Tim STI, dan Assistant Manager di lingkungan PLN.

Melalui kegiatan ini, PLN UID Lampung berharap kolaborasi dan sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Lampung dapat semakin kuat, khususnya dalam mendukung pengamanan aset ketenagalistrikan yang berlandaskan prinsip Good Corporate Governance, sehingga mampu mewujudkan tata kelola perusahaan yang bersih, berintegritas dan berkelanjutan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Bandar Lampung

Eva Dwiana Hadiri Konferensi Pers Rakernas APEKSI XVIII, Soroti Mitigasi Banjir Perkotaan

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan, Sumatera Utara. Setibanya di Medan, Eva Dwiana langsung mengikuti konferensi pers bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI, Wali Kota Solo, dan Wali Kota Ternate di Ruang Rapat Pemerintah Kota Medan, Selasa (30/6/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI XVIII yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 diikuti oleh 96 pemerintah kota dari seluruh Indonesia.

Kegiatan ini diproyeksikan mampu mendorong perputaran ekonomi Kota Medan hingga sekitar Rp17 miliar melalui sektor penyelenggaraan acara, perhotelan, UMKM, kuliner, dan transportasi.

Rakernas APEKSI XVIII menjadi forum strategis bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi, berbagi pengalaman, serta bertukar inovasi dalam pembangunan daerah. Sejumlah agenda turut digelar, di antaranya Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, hingga bazar UMKM yang melibatkan ratusan pelaku usaha dari berbagai daerah.

Salah satu agenda yang paling menarik perhatian masyarakat adalah Karnaval Nusantara yang diikuti puluhan delegasi dari berbagai kota di Indonesia. Kegiatan tersebut menampilkan kekayaan seni, budaya, dan tradisi daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menegaskan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas APEKSI XVIII merupakan wujud komitmen untuk memperkuat kerja sama antardaerah, termasuk membahas strategi mitigasi banjir di kawasan perkotaan.

“Melalui Rakernas APEKSI XVIII ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen memperkuat kolaborasi antardaerah, memperluas jejaring kerja sama, serta mengadopsi berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Selain itu, Eva menyebut pembahasan mengenai penanganan banjir di wilayah perkotaan menjadi salah satu fokus penting, mengingat persoalan tersebut menjadi tantangan bersama yang dihadapi banyak kota di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarkepala daerah, diharapkan lahir solusi yang efektif dan berkelanjutan bagi pembangunan perkotaan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading