Connect with us

Lampung Tengah

Pemkab Lampung Tengah Ikuti Penilaian EPSS 2026, Dorong Statistik Sektoral Berkualitas

Published

on

Alteripost Lampung Tengah – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lampung Tengah menggelar kegiatan Zoom Meeting bersama tim penilai Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 di Aula Bappeda Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPS Kabupaten Lampung Tengah Tri Kuncoro, Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kabupaten Lampung Tengah Dina Tyagita Vidya, S.H., M.H., perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), serta jajaran perangkat daerah yang terlibat dalam proses penilaian EPSS.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 yang bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Kominfotik Lampung Tengah, Dina Tyagita Vidya, menyampaikan bahwa penyelenggaraan statistik sektoral yang berkualitas menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berbasis data.

“Melalui Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS), pemerintah berupaya mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral pada setiap instansi pemerintah. Hasil evaluasi tersebut diwujudkan dalam Indeks Penyelenggaraan Statistik (IPS) yang menjadi indikator tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di masing-masing instansi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan EPSS bertujuan untuk mengukur capaian penyelenggaraan statistik sektoral, meningkatkan kualitas pengelolaan data statistik, serta mendorong peningkatan pelayanan publik di bidang statistik, baik di tingkat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Selain menjadi alat ukur, hasil evaluasi juga memberikan berbagai masukan, saran, dan rekomendasi yang dapat dijadikan dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral secara berkelanjutan.

Dalam sesi evaluasi, tim penilai turut memaparkan sejumlah indikator yang masih perlu dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah agar mampu memperoleh nilai Indeks Penyelenggaraan Statistik (IPS) sesuai target yang telah ditetapkan. Melalui sinergi antara BPS dan seluruh perangkat daerah, diharapkan kualitas statistik sektoral di Kabupaten Lampung Tengah terus meningkat sehingga mampu mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Wagub Lampung Bersama Plt Bupati Lampung Tengah Hadiri Pembukaan AI Goes To School

Published

on

Alteripost Lampung Tengah – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, menghadiri pembukaan Pelatihan Program Nasional AI Goes To School (AI GTS) bersama MAFINDO yang digelar di LEC Paramarta, Kecamatan Seputih Banyak, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, Plt Koordinator MAFINDO Lampung Yoga Pratama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amirico, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah Nur Rohman, Plt Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Lampung Tengah Dina Tyagita Vidya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Tengah Bambang Setiawan, Camat Seputih Banyak Theni Vandra, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Plt Bupati I Komang Koheri menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Wakil Gubernur Lampung beserta seluruh tamu undangan.

Ia menilai kehadiran Wakil Gubernur menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan dan literasi digital.

Menurut Komang Koheri, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah membuka berbagai peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas akses informasi, serta mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas di kalangan pelajar maupun tenaga pendidik.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi juga membawa tantangan, mulai dari maraknya penyebaran informasi palsu, penyalahgunaan teknologi, hingga persoalan etika digital. Karena itu, literasi digital dan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab menjadi hal yang sangat penting untuk terus diperkuat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela menegaskan bahwa teknologi Artificial Intelligence harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan, bukan sebagai ancaman. Menurutnya, AI dapat menjadi alat yang sangat membantu proses belajar mengajar apabila dimanfaatkan secara bijaksana, bertanggung jawab, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan integritas.

Melalui Program Nasional AI Goes To School, diharapkan para pendidik, pelajar, dan masyarakat semakin memahami penggunaan teknologi AI secara positif, sehingga mampu mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era digital.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading