Tanggamus
Terima Audiensi PWI Lampung, Bupati Tanggamus Nyatakan Dukungannya Untuk HPN dan Porwanas 2027
Alteripost.co, Tanggamus-
Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. menerima audiensi jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung di Ruang Rapat Bupati Tanggamus, Kamis (3/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas persiapan pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang direncanakan berlangsung di Provinsi Lampung pada 2027.
Bupati Saleh Asnawi didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Rully Runa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Suhartono, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Zulfadli, serta Kabag Prokopim Hendra Ferry.
Sementara rombongan PWI Lampung dipimpin Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah didampingi Sekretaris Andi Panjaitan, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Segan Simanjuntak, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Asdizal.
Hadir pula Ketua PWI Tanggamus Hanibal Batman, Sekretaris Rio Aldipo, Bendahara Adi Yulyandi, serta anggota PWI Candra Irawan Syah, Yorizawan dan Galih N. Adityo.
Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tanggamus yang telah meluangkan waktu menerima jajaran PWI Lampung. Ia mengatakan, kedatangan tersebut selain untuk mempererat silaturahmi juga menyampaikan rencana besar PWI Lampung yang akan menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas 2027.
Menurut Wira, penetapan Lampung sebagai tuan rumah menjadi momentum bersejarah karena HPN belum pernah digelar di Provinsi Lampung sejak pertama kali dilaksanakan.
“Ini sejarah bagi PWI Lampung dan Lampung, karena sejak berdirinya PWI tahun 1946 sampai tahun depan, Lampung belum pernah menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional,” ujar Wira.
HPN dan Porwanas nantinya diperkirakan akan menghadirkan ribuan wartawan dari berbagai daerah. Kondisi tersebut dinilai akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, termasuk sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga produk UMKM.
Wira juga menyampaikan rencana kegiatan kick off HPN dan Porwanas yang dijadwalkan berlangsung pada 29 November 2026 di Lapangan Siger, Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian awal menuju pelaksanaan agenda nasional pada 2027.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Tanggamus Suhartono menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan HPN dan Porwanas di Lampung.
Menurutnya, kegiatan tersebut berpotensi memberikan multiplier effect yang besar bagi perekonomian daerah.
“Dampaknya sangat besar, terutama untuk hotel, makanan, batik, tapis dan sebagainya. Insyaallah apa yang kita keluarkan juga kembalinya lebih banyak,” kata Suhartono.
Ia menegaskan Dinas Kominfo Tanggamus siap mendukung sesuai kewenangan, termasuk bersinergi dengan Dispora apabila terdapat agenda Porwanas atau cabang olahraga yang dilaksanakan di Tanggamus.
“Kami dari Kominfo Tanggamus insyaallah akan mendukung sesuai dengan yang dapat kami lakukan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tanggamus Saleh Asnawi menyambut baik rencana PWI Lampung menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas 2027.
Bupati menilai hubungan antara pemerintah dan insan pers harus dibangun melalui kerja sama dan komunikasi yang baik. Menurutnya, pers memiliki posisi penting sebagai penyambung informasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Saya sangat mendukung. Apalagi tadi ada kegiatan olahraga, karena dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat,” ujar Bupati.
Saleh juga menekankan pentingnya profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia berharap insan pers dapat terus memberikan informasi yang faktual, edukatif dan mencerahkan masyarakat.
“Media itu profesi yang sangat mulia. Wartawan itu menyampaikan apa adanya, berjuang untuk masyarakat, dan menjadi penyambung antara masyarakat dengan pemerintah,” katanya.
Ia juga mendorong PWI untuk terus memberikan edukasi kepada para wartawan, khususnya terkait profesionalisme, etika jurnalistik dan cara memperoleh serta menyampaikan informasi secara berimbang.
Menurut Bupati, sinergi pemerintah dengan media harus diarahkan untuk kepentingan masyarakat.
“Kalau ada kerja sama antara PWI dengan pemerintah untuk menentukan apa yang perlu kita bantu, kita bantu, supaya kita bisa maju. Pemerintah dan media itu harus sama-sama memperjuangkan masyarakat,” tegasnya.
Bupati pun menyatakan kesiapan Pemkab Tanggamus untuk mendukung agenda PWI Lampung sepanjang dapat disesuaikan dengan kemampuan pemerintah daerah.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen membangun sinergi antara Pemkab Tanggamus dan PWI, baik dalam mendukung agenda pers nasional maupun dalam memperkuat peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. (Rls)
Tanggamus
Paripurna DPRD Tanggamus Sepakati Tiga Ranperda, Bupati Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi Dewan
Alteripost Tanggamus – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanggamus menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tanggamus Tahun Anggaran 2025, laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), persetujuan bersama tiga Ranperda, serta perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.
Laporan hasil pembahasan Banggar dibacakan Juru Bicara Banggar DPRD Kabupaten Tanggamus, Edy Yalismi, S.E., M.M., sementara laporan Pansus terhadap dua Ranperda disampaikan Juru Bicara Pansus, Piter A.
Dalam laporannya, Banggar menjelaskan pembahasan LKPJ telah dilakukan melalui rapat kerja bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) pada 23–25 Juni 2026 sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Banggar mencatat target Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp1,719 triliun dengan realisasi mencapai Rp1,641 triliun atau sekitar 95 persen. Sementara Belanja Daerah dianggarkan sebesar Rp1,702 triliun dengan realisasi Rp1,703 triliun. Adapun Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp12,24 miliar dan Pengeluaran Pembiayaan Rp28,89 miliar terealisasi 100 persen.

Selain mengevaluasi capaian anggaran, Banggar juga menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya optimalisasi pengelolaan aset daerah, penguatan tata kelola pengadaan barang dan jasa, peningkatan pendapatan melalui optimalisasi pajak dan retribusi daerah, percepatan tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), penguatan fungsi pengawasan Inspektorat, penajaman prioritas anggaran, hingga peningkatan pembinaan olahraga.
Banggar juga merekomendasikan efisiensi organisasi melalui penggabungan (merger) OPD yang belanja pegawainya dinilai lebih besar dibandingkan anggaran kegiatan. Selain itu, DPRD meminta dilakukan evaluasi terhadap pimpinan perangkat daerah maupun kepala UPT Kesehatan yang berulang kali tidak hadir dalam pembahasan bersama DPRD.
“Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, mari kita wujudkan budaya kerja jalan lurus dengan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Edy Yalismi saat membacakan laporan Banggar.
Dalam rapat paripurna tersebut, DPRD Kabupaten Tanggamus juga menyetujui tiga Ranperda, yaitu Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2025, Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, serta Ranperda tentang Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat Syariah Tanggamus.

Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi kepada DPRD, khususnya Panitia Khusus LKPJ, atas proses evaluasi yang telah dilakukan terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025.
Ia menegaskan, persetujuan DPRD bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, melainkan menjadi wujud nyata sinergi antara fungsi eksekutif dan legislatif dalam membangun pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Persetujuan DPRD hari ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi formal. Momentum ini adalah cermin dari tegaknya pilar transparansi dan akuntabilitas. Di sinilah komitmen eksekutif dan fungsi pengawasan legislatif bertemu untuk memastikan setiap rupiah anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Tanggamus,” kata Saleh Asnawi.
Bupati juga mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah dalam pelaksanaan pembangunan tahun 2025. Menurutnya, keterbatasan fiskal daerah serta penanganan bencana banjir di sejumlah wilayah menyebabkan beberapa target pembangunan fisik belum dapat diselesaikan secara optimal.

Karena itu, ia menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah agar menjadikan rekomendasi DPRD sebagai pedoman dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan dan mengesampingkan ego sektoral yang dapat menghambat pencapaian target RPJMD.
Saleh Asnawi menegaskan bahwa kebijakan belanja APBD Tahun Anggaran 2026 akan difokuskan pada penyelesaian program-program fisik yang tertunda pada 2025, sekaligus meningkatkan pelayanan dasar masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan.
“Porsi anggaran akan kita arahkan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan yang tertunda serta meningkatkan pelayanan dasar masyarakat agar pembangunan di Kabupaten Tanggamus berjalan lebih sistematis, sesuai regulasi, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya. (ADV).

