Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung dan Pemkab Lampung Utara Perkuat Sinergi Lewat Bantuan Ambulans
Alteripost Lampung Utara – Bank Lampung menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Selasa (8/9/2026).
Bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen Bank Lampung untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan akses serta kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Lampung Utara.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Kepatuhan Bank Lampung, Ahmad Zedri, didampingi Branch Manager Bank Lampung Kotabumi, Akhmad Faridj, kepada Bupati Lampung Utara, Hamartoni.
Direktur Kepatuhan Bank Lampung Ahmad Zedri mengatakan, pihaknya bersyukur dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Lampung Utara melalui bantuan satu unit ambulans tersebut.
“Penyerahan ambulans ini merupakan bagian dari komitmen Bank Lampung untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, khususnya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Ahmad Zedri.
Menurutnya, keberadaan ambulans diharapkan dapat membantu meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan kesehatan. Selain itu, kendaraan tersebut juga diharapkan mampu mendukung mobilitas pasien yang membutuhkan rujukan serta mempercepat penanganan medis bagi masyarakat di wilayah Lampung Utara.
Bank Lampung berharap bantuan ambulans tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat. Bantuan ini sekaligus diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Bank Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mendukung peningkatan pelayanan publik, terutama di bidang kesehatan.
Program CSR tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Bank Lampung terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau.(*)
Ekonomi dan Bisnis
HLN ke-81, PLN Lampung Berdayakan Perempuan Disabilitas Melalui Wirausaha
Alteripost Bandar Lampung –Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Srikandi PLN UID Lampung berkolaborasi dengan PLN Peduli menggelar program Women Support Women bertajuk “Berdaya Tanpa Batas”, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan berupa pelatihan kewirausahaan tersebut diikuti 20 perempuan penyandang disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL). Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan, mendorong kemandirian ekonomi, serta membuka kesempatan usaha yang inklusif bagi perempuan penyandang disabilitas.
Dalam pelatihan yang bekerja sama dengan Rumah Mama Pintar tersebut, para peserta dibekali keterampilan membuat siomay dan dimsum. Mereka mendapatkan pengetahuan praktis mulai dari pengolahan bahan baku hingga proses pembuatan produk kuliner yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha mandiri.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap para peserta mampu memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk menciptakan peluang usaha produktif, meningkatkan pendapatan, dan membantu memperkuat perekonomian keluarga.
Manager Distribusi PLN UID Lampung, Moh. Sadli, mengatakan program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” merupakan bentuk kontribusi PLN dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“PLN meyakini setiap individu memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi. Melalui pelatihan ini, kami ingin membuka ruang bagi perempuan penyandang disabilitas untuk mengasah keterampilan, meningkatkan nilai tambah produk, serta memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas pasar,” ujar Sadli.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh para peserta dapat menjadi bekal untuk membangun usaha mandiri sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, S.E., M.H., mengapresiasi kolaborasi PLN dan berbagai pihak dalam menghadirkan program pemberdayaan bagi perempuan penyandang disabilitas.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Srikandi PLN UID Lampung bersama PKDL atas terselenggaranya pelatihan kewirausahaan bagi perempuan penyandang disabilitas. Kegiatan ini merupakan langkah positif untuk membantu penyandang disabilitas mengembangkan keterampilan, meningkatkan kepercayaan diri, dan membangun kemandirian ekonomi,” kata Rudy.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas agar dapat berkarya, berwirausaha, dan menjalani kehidupan yang lebih mandiri.
Ia juga berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat sehingga tercipta lingkungan yang inklusif dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh masyarakat.
Program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kelima, yakni kesetaraan gender. Tujuan tersebut mendorong pemberdayaan perempuan serta perluasan kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai bidang kehidupan.
PLN UID Lampung berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, dan para pemangku kepentingan dalam menghadirkan program pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui program ini, PLN berharap para perempuan penyandang disabilitas dapat mengembangkan keterampilan menjadi peluang usaha nyata, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menginspirasi perempuan lainnya untuk terus berkarya dan mandiri.(*)

