Nasional
Alzier Optimis Gus Yahya Nahkodai PBNU
Alteripost.co, Bandarlampung-
Mustasyar Nahdatul Ulama (NU) Lampung M Alzier Dianis Thabranie (ADT) mendukung penuh Gus Yahya Cholil Staquf dalam muktamar NU yang dibuka hari ini, Rabu (22/12). Setelah Salat istikharah, Alzier yakin Gus Yahya jadi Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU) menggantikan KH Said Aqil Siradj.
“Setelah saya cermati situasi dan dinamika terakhir, lalu saya sholat istikharah, InsyaAllah Gus Yahya jadi Ketum PBNU,” ucap Politisi Senior di Lampung tersebut.
Alzier sapaan akrabnya, optimis NU di bawah Gus Yahya dapat meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya warga Nahdliyyin.
Apalagi Gus Yahya dikenal memiliki jaringan luas di dunia internasional. Tentu tidak sulit baginya untuk menjalin kerjasama dengan dunia luar.
Ditambah lagi komitmen Gus Yahya yang tidak mau menjadikan NU masuk terlalu dalam untuk urusan politik praktis, terutama pada Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). Dengan demikian, Gus Yahya akan fokus pada kerja-kerja keumatan. (Rls)
Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Replikasi Sisgita untuk Optimalkan Penerimaan Daerah
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus memperkuat langkah strategis dalam mewujudkan transparansi sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) replikasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (Sisgita) bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan berlangsung di Aula Blandongan, Gedung Utama Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (21/9/2026), dan dihadiri Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana.
Kerja sama antardaerah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan teknis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Kerja sama ini berfokus pada percepatan integrasi Nomor Induk Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), serta validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) secara digital dan terintegrasi.
Melalui penerapan teknologi peta digital terpadu tersebut, Pemkot Bandar Lampung berkomitmen meningkatkan akurasi data perpajakan, mencegah kebocoran potensi penerimaan daerah, serta mempermudah pelayanan di bidang pertanahan dan perpajakan bagi masyarakat.
Penerapan Sisgita diharapkan dapat memperkuat sinergi antara data pertanahan dan perpajakan sehingga pengelolaan potensi PAD dapat dilakukan secara lebih transparan, akurat, dan terintegrasi.(*)

