Connect with us

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Melakukan Monitoring Dibeberapa Tempat Hiburan

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Tim Yustisi dan Patroli Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bandar Lampung, melakukan monitoring dan pengawasan PPKM Level 2 di beberapa tempat hiburan malam yang ada di seputar kota Bandar Lampung. Sabtu (22/01/2022).

Tim dipimpin langsung oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dan didampingi beberapa pejabat Pemerintah Kota (Pemkot), mengingatkan agar mematuhi Intruksi Walikota No.2  tanggal 18 Januari  2022 tentang PPKM Level 2 di Bandar Lampung.

Tim yang bergerak mulai pukul 21.00 Wib dengan menggunakan dua unit bus tersebut mendatangi MGM Karaoke di jalan Yos Sudarso, Karaoke 3D, Intan Karaoke, dan Radar  Lounge Resto dan menyasar angkringan Roti bakar Jamil, angkringan D’ Rong Rong Jalan Pangeran Antasari.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Ahmad Nurizki Erwandi menyampaikan dalam patroli tersebut juga dilakukan Rapid tes secara acak terhadap karyawan dan pengunjung, juga diberikan surat pernyataan diatas materai bagi pengelola agar mematuhi Intruksi Walikota tentang PPKM untuk mencegas penyebaran Covid-19.

“Dari hasil Rapid tes random sebanyak 132 orang baik karyawan dan pengunjung hasilnya negatif. Dan ada beberapa tempat yang dilakukan penutupan sementara kegiatan karena melanggar”. Terangnya.

Dijelaskannya, Radar Lounge Resto dan Intan Karaoke di Jalan Yos Sudarso di segel Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung, terbukti melanggar Instruksi Walikota Bandar Lampung Nomor 2 Tahun 2022 tentang penerapan PPKM Level 2 di kota setempat. Pungkasnya. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Bandar Lampung Expo 2026 Dongkrak Ekonomi, Nilai Transaksi Meningkat Jadi Rp3,1 Miliar

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Bandar Lampung Expo 2026 resmi ditutup oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di Gedung Graha Mandala Alam, Jumat (24/7/2026) malam. Selama sepekan penyelenggaraan, sejak 17 hingga 24 Juli 2026, ajang tahunan tersebut mencatat perputaran uang sekitar Rp3,1 miliar, meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp2,4 miliar.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan capaian transaksi pada Expo tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurutnya, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya bidang kuliner, menjadi penyumbang terbesar terhadap nilai transaksi.

“Transaksi pada penutupan acara malam ini tercatat mencapai sekitar Rp3,1 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar Rp2,4 miliar,” ujar Erwin.

Ia menjelaskan, dominasi sektor kuliner menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk UMKM lokal yang ditampilkan selama pameran berlangsung.

Bandar Lampung Expo 2026 menghadirkan puluhan stan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga pelaku UMKM lokal. Berbagai produk unggulan daerah, layanan publik, dan hiburan turut menjadi daya tarik bagi ribuan pengunjung selama pelaksanaan expo.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-342 Kota Bandar Lampung, termasuk penyelenggaraan Bandar Lampung Expo 2026 yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Menurut Eva, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), panitia penyelenggara, serta berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan acara.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian HUT Kota Bandar Lampung ke-342 berjalan lancar dan puncaknya sudah kita laksanakan. Ini adalah pesta rakyat. Terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda, Bapak Gubernur, panitia, serta rekan-rekan wartawan yang terus mengawal kegiatan ini dari awal hingga akhir,” ujar Eva.

Eva juga memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang menjadi salah satu daya tarik utama dalam expo. Ia berharap para pelaku usaha terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, mengingat Bandar Lampung merupakan salah satu kota tujuan wisata dan pusat aktivitas masyarakat dari berbagai daerah di Sumatra hingga Pulau Jawa.

Menurutnya, perkembangan UMKM akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di akhir sambutannya, Eva meminta seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan pembangunan kota yang semakin maju.

“Harapannya Bandar Lampung terus berkembang, pembangunan berjalan semakin baik, dan seluruh OPD dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutupnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading