Lampung
Kukuhkan Pengurus IJP Lampung, Arinal Sebut Jika Ada yang Keliru Silahkan Konfirmasi Dahulu
Alteripost.co, Bandarlampung-
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengukuhkan ketua dan pengurus Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung periode 2022-2025 di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Kamis (07/04/2022).
Gubernur Arinal mengucapkan selamat kepada ketua dan pengurus IJP Lampung yang dikukuhkan. Ia meminta kepada pengurus IJP Lampung untuk mengawal setiap program pemerintah baik yang akan, sedang dan telah dilakukan di bawah kepemimpinannya.
Ia juga meminta kepada Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung untuk menjembatani IJP ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Lampung. Sehingga masyarakat mengetahui program unggulan pemerintah pada setiap OPD terkait.
“Saya minta seluruh OPD untuk menyampaikan program unggulannya baik yang telah, sedang dan akan dilakukan Pemprov Lampung,” kata Gubernur Arinal Djunaidi.
Ia juga meminta kepada IJP Lampung untuk tetap menjaga marwah profesi dengan memberikan masukan kepada pemerintah jika terdapat kebijakan yang keliru. ”Jangan asal numbur, Kalaupun memang ada yang keliru atau tidak sepakat seharusnya dikonfirmasikan dahulu,“ tegas Arinal.
Diketahui, IJP Lampung dikukuhkan dengan mengusung tema “Jurnalisme Berkualitas untuk Lampung Berjaya”. Ketua IJP Lampung, Edwin Febrian mengatakan pemilihan tagline tersebut, merupakan motivasi bersama untuk para jurnalis yang biasa meliput di lingkungan instansi pemprov khususnya kegiatan Gubernur Lampung.
“Dengan berkualitasnya jurnalis di lingkungan Pemprov Lampung, diharapkan ke depan bisa bersinergi, seirama, ikut berkiprah nyata melalui berita, untuk mewujudkan cita-cita Lampung Berjaya,” kata Edwin.
Menurutnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sejak awal berkomitmen dengan cita-cita mewujudkan Lampung Berjaya. Karena itu, jurnalis khususnya yang biasa meliput kegiatan di lingkungan Pemprov Lampung, diharapkan dapat berkiprah nyata dengan menyampaikan hasil program pembangunan pada masyarakat secara luas.
Keberadaan IJP Lampung, sambung dia, juga diharapkan bukan hanya sekedar wadah perkumpulan, tapi betul-betul memiliki andil terhadap penyampaian hasil pembangunan yang dilakukan pemprov, terutama program unggulan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.
Perlu diketahui, IJP Lampung periode 2022-2025 memiliki anggota dalam struktur kepengurusan berjumlah 55 orang yang mewakili medianya masing-masing. Baik media cetak, televisi, maupun online, dengan lingkup kerja kegiatan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, serta seluruh instansi eksekutif maupun legislatif.
“Kepada seluruh anggota IJP Lampung, diharapkan saling support dan menjaga kekompakan. Jalin hubungan emosional yang positif dan berkualitas, baik antar sesama maupun kepada Bapak Gubernur Lampung, serta dinas-dinas di lingkungan Pemprov Lampung. Terus berkarya lewat berita, wujudkan cita-cita Lampung Berjaya,” tutur Edwin. (*)
Lampung
Gubernur Lampung Soroti Peran Strategis Sumbagsel dalam Peta Pembangunan Nasional
Alteripost Palembang – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar di Griya Agung, rumah dinas Gubernur Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).
Kehadiran Gubernur yang akrab disapa Mirza itu menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempererat sinergi dan kolaborasi antardaerah di wilayah Sumbagsel.
Usai kegiatan, Mirza mengapresiasi terselenggaranya ajang silaturahmi yang mempertemukan perantau dari lima provinsi di kawasan tersebut. Ia menilai, banyak tokoh asal Sumbagsel kini telah menempati posisi strategis di tingkat nasional.
“Ke depan, kita berharap tokoh-tokoh tersebut dapat berkontribusi lebih dalam mengejar ketertinggalan Sumbagsel agar semakin maju dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Ia juga menegaskan posisi strategis Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera yang memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan kawasan Sumbagsel secara menyeluruh.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat ikatan kultural masyarakat Sumbagsel yang meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.
“Keakraban dan kekerabatan ini diharapkan semakin nyata dalam langkah bersama membangun daerah, tanpa mengesampingkan wilayah lain di Indonesia,” kata Herman Deru.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyoroti perlunya percepatan pembangunan di kawasan Sumbagsel yang dinilai mulai tertinggal dibanding wilayah lain seperti Indonesia Timur dan Kalimantan.
“Dulu kita unggul, tetapi sekarang pertumbuhan di wilayah lain sangat pesat. Karena itu, kita perlu memetakan potensi Sumbagsel secara bersama-sama,” katanya.
Ia mendorong lima provinsi di Sumbagsel untuk menyusun peta jalan (roadmap) pembangunan guna mengoptimalkan potensi daerah dan mempercepat kemajuan kawasan.
Senada, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa dorongan untuk membangun daerah asal bukanlah bentuk primordialisme, melainkan bagian dari tanggung jawab untuk berkontribusi.
“Kita memerlukan kesolidan untuk memanfaatkan akses kuat terhadap kebijakan nasional. Dalam kurun 2027–2029, ada peluang percepatan program strategis seperti pembangunan Tol Trans Sumatera,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menekankan pentingnya sinergi kolektif antara tokoh nasional dan kepala daerah di Sumbagsel. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk menghidupkan kembali semangat kejayaan maritim Sriwijaya dalam konteks pembangunan modern.
Momentum ini dinilai menjadi titik awal penguatan sinergi lintas daerah di Sumatera Bagian Selatan untuk menyelaraskan visi pembangunan, mengoptimalkan potensi bersama, serta mendorong percepatan kemajuan kawasan yang berdaya saing di tingkat nasional.(*)

