Connect with us

Lampung Selatan

Nanang Ermanto Beri Bantuan Hingga Ajak Masyarakat Jaga Alam

Published

on

KALIANDA Alteripost.co – Akibat hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada kemaren sore (27/4/2022) sekitar pukul 17.20 WIB, membuat rumah milik keluarga Turiah (60) yang terletak di Dusun Alamkari 1 Desa Trimulyo Kecamatan Tanjung Bintang rusak.

Mendengar hal tersebut, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto beserta rombongan meninjau langsung lokasi rumah yang rusak, dan memberikan bantuan berupa kompor, karpet, selimut, terpal dan bahan makanan, Kamis (28/4/2022).

Hadir mendampingi Nanang Ermanto, anggota DPRD fraksi PDI Perjuangan Asmara dan Ketut, serta beberapa pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Disela-sela pemberian bantuan Nanang Ermanto menjelaskan, musibah bencana alam yang terjadi ini, tidak terlepas dari kurangnya kepedulian manusia terhadap lingkungan sekitar. Kurangnya jumlah pohon yang memiliki akar kuat menjadi salah satu penyebabnya.

“Ini gentengnya ada yang terangkat, nanti ini perlu ada penghijauan lagi, tanam tanaman yang memiliki akar kuat untuk menahan gelombang angin. Bukan hanya gelombang laut saja yang kita takuti, tapi gelombang angin ini parah juga sebetulnya,” jelas Nanang.

Oleh karenanya, Nanang meminta kepada Camat Tanjung Bintang beserta jajaran dan masyarakat sekitar, untuk lebih memperhatikan lingkungan alam. Mulai dari menanam pohon hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.

“Karena kita kurang memperhatikan lingkungan, penghijauan lingkungan, kepedulian terhadap lingkungan kita, nah ini saya minta pada pak Camat untuk penghijauan. Mana tanaman-tanaman yang bisa untuk mengantisipasi dan mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya.

Menurut Nanang, dengan menjaga lingkungan dan menjaga keseimbangan alam akan memberikan banyak dampak positif terhadap kehidupan manusia. Salah satunya yaitu, terhindar dari ancaman bencana alam, yang dapat berdampak terhadap bidang ekonomi, sosial dan lingkungan.

“Ini pelajaran untuk kita semua, bahwasanya kita perlu memperhatikan alam, terus menjaga lingkungan. Kalau kita menjaga alam, alam juga akan menjaga kita, saling menjaga. Ini kadang-kadang manusia kurang memperhatikan alam sekitar kita, main tebang, main hantem aja, ini bahaya,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Desa Trimulyo Sugito mengaku sangat bersyukur dan mengucapkan banyak terimakasih, atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada salah satu warganya. Selaku aparat desa, dirinya juga menyatakan siap membantu dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya atas nama masyarakat mengucapkan banyak terimakasih pak  Bupati atas dukungan dan bantuannya, semoga bapak Bupati senantiasa dilindungi oleh Allah SWT. Kemudian, masyarakat yang tertimpa musibah juga diberikan kesabaran dan ketabahan, kami juga selaku pelayan siap melayani masyarakat sepenuhnya,” katanya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Bersama Bima Arya, Bupati Egi Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Penguatan SDM

Published

on

Alteripost Kalianda – Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi ruang berbagi pengalaman kepemimpinan sekaligus penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026), dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, akademisi, mahasiswa, serta unsur Forkopimda.

Seminar tersebut mengupas isi buku Babad Alas yang memuat refleksi perjalanan Bima Arya selama satu dekade memimpin Kota Bogor. Melalui pendekatan ideologi, strategi, dan taktik pemerintahan, buku tersebut menawarkan berbagai pembelajaran mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.

Turut hadir sebagai pengulas buku Feni Rosalia, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, perwakilan Universitas Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan Kalianda, Universitas An-Nur, serta para mahasiswa dan akademisi.

Kegiatan dimoderatori Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa.

Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.

Ia menilai, buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai tantangan, dinamika, dan proses pengambilan keputusan yang dihadapi seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.

“Pengalaman yang tertuang dalam buku Babad Alas memberikan pelajaran bahwa perubahan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian mengambil langkah, membangun kolaborasi, dan bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujar Egi.

Lebih lanjut, Egi mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat.

Menurut Bima, ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif. Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, terutama dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta upaya memperkuat identitas daerah.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading