Connect with us

Bandar Lampung

Walikota Eva Dwiana Berkomitmen Untuk Memenuhi Kebutuhan Anggaran

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung bertemu dengan Walikota Eva Dwiana dan Jajaran pemerintah kota (Pemkot) setempat. Rabu (8/6/2022).

Pada pertemuan itu KPU Kota menyampaikan rencana kebutuhan anggaran Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bandar Lampung 2024, Ketua KPU Dedy Triyadi mengatakan, bahwa kebutuhan anggaran pilkada adalah sebesar 53 Milyar. Keseluruhan anggaran tersebut dipergunakan untuk membiayai honor penyelenggara adhoc (PPK, PPS dan KPPS), Pelaksanaan tahapan pilkada dan penyediaan logistik.

“Honor panitia adhoc mencapai 46% dari total anggaran pilkada, nantinya akan ada sharing dana dengan pemerintah propinsi (Pemprov), KPU Kota berharap agar pemkot melalui Dinas kependudukan dan catatan sipil dapat berkolaborasi lebih baik dalam pendataan penduduk”. Tuturnya.

Kemudian Pendataan pemilih pemula dan pemilih yang telah meninggal dunia akan lebih mudah dan akurat jika berkolaborasi dengan Disdukcapil. Selain terkait anggaran dibahas tentang persiapan lainnya yaitu, pemutahiran data pemilih, mekanisme pencairan anggaran, sosialisasi dan pendidikan pemilih. Terangnya.

Menanggapi persiapan pilkada Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan anggaran dan segala keperluan lainnya. Pemkot siap memenuhi kebutuhan anggaran yang telah disusun KPU. Kita akan bekerjasama dengan lebih baik dalam rangka persiapan dan pelaksanaan Pilkada. Ungkapnya.

Walikota juga meminta Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk bisa bekerjasama dengan KPU untuk keperluan pemutahiran data pemilih. KPU bisa turut mendampingi pelaksanan perekaman KTP El yang dilakukan dinas di sekolah, mall ataupun kecamatan. Pungkasnya. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Eva Dwiana Terima Penghargaan Creative Financing, Bandar Lampung Jadi Percontohan

Published

on

Alteripost Sumatra Selatan – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada Sabtu, 25 April 2026, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi kepada Bandar Lampung sebagai juara pertama kategori creative financing tingkat kota.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Tito Karnavian kepada Wali Kota Eva Dwiana dalam sebuah seremoni yang digelar di wilayah Sumatra Selatan.

Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas kinerja Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan inovasi pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Penilaian dilakukan melalui berbagai indikator, mulai dari efektivitas program, transparansi pengelolaan anggaran, hingga keberhasilan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Bandar Lampung dinilai mampu menunjukkan konsistensi dalam menjalankan program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung. Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Dalam sambutannya, Eva Dwiana juga menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah dan dukungan masyarakat. Ia menyebut, inovasi pembiayaan yang dilakukan tidak hanya bertujuan mempercepat pembangunan, tetapi juga memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Kami akan terus memperkuat inovasi, meningkatkan transparansi, serta memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara tepat sasaran. Pembangunan yang kami lakukan harus menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk tidak berpuas diri atas penghargaan tersebut. Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin kompleks sehingga diperlukan kerja keras, kolaborasi, dan komitmen yang kuat.

“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi awal untuk bekerja lebih baik lagi. Kami ingin Bandar Lampung menjadi kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing,” tegasnya.

Selain itu, keberhasilan ini juga tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dinilai berhasil menciptakan ekosistem pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kemendagri berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lain di Indonesia untuk terus meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Kota Bandar Lampung pun menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan mempertahankan capaian positif yang telah diraih. Dengan penghargaan ini, Bandar Lampung semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah progresif yang mampu menjadi contoh dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading