Connect with us

Lampung Tengah

Cepat Tanggap Antisipasi Penyebaran PMK, Para Peternak di Lamteng Apresiasi Bupati Musa

Published

on

Foto istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Lampung Tengah-
Kepedulian Bupati Lampung Tengah (Lamteng) terhadap Peternak di Kabupaten Lamteng sangat Luar Biasa, pada Rabu Malam (29/6/2022) Bupati Musa Ahmad melakukan kunjungan Kepada Peternak Hewan di Kecamatan Seputih Agung, dan Membagikan obat Hewan kepada beberapa Kelompok Peternak Sapi.

Kunjungan Bupati Musa Ahmad guna memastikan, bahwa hewan yang ada di Lamteng Aman dari penyakit PMK dan siap untuk di kirim ke wilayah Lampung dan Luar Lampung menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H.

Peternak pun cukup kaget dan mengapresiasi akan kehadiran Bupati Lamteng yang di luar jam kerja tapi sempat untuk melihat langsung dan memastikan para ternak dalam kondisi sehat dan siap di konsumsi pada saatnya nanti.

Bupati Lamteng Musa Ahmad saat di wawancarai media mengatakan, hal ini merupakan bentuk kepedulian kepada para peternak hewan yang saat ini merasa resah dengan adanya wabah penyakit PMK.

“Namun Bupati memastikan bahwa kondisi hewan di Lamteng aman dan siap di kirim ke seluruh wilayah Lampung dan Luar Lampung,” ungkapnya.

Bupati juga telah membentuk tim Satgas Wabah Penyakit PMK yang telah bekerja sama dengan seluruh para kelompok ternak se-Lamteng. Pungkasnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan

Published

on

Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.

“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar

Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.

“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading