Nasional
Marak Penipuan Loker, Manajemen Tokopedia Sarankan Pencari Kerja Selektif Menyaring Informasi
Alteripost.co, Jakarta-
Pihak Image Dynamics PR selaku PR Agency untuk Tokopedia menyampaikan bahwa penipuan Lowongan Pekerjaan (Loker) kerap terjadi, apalagi yang mengatasnamakan suatu perusahaan. Hal tersebut diungkapkan Head of Recruitment Tokopedia Lita Rosalia, Kamis (21/07/2022).
Ia menyampaikan bahwa ada beberapa tips agar terhindar dari penipuan Loker, khususnya yang mengatasnamakan Tokopedia. Salah satunya adalah selektif dalam menyaring informasi yang didapat.
“Yang pasti harus selektif dalam menyaring informasi, seperti memastikan posisi ada di kanal resmi, perhatikan alamat pengirim Email. Hati-hati Link Phising, serta curigai jika ada pungutan penawaran gaji pasti lewat Email resmi,” ucapnya.
Selain itu, jika menerima tawaran pekerjaan yang mengatasnamakan Tokopedia, pastikan posisi yang ditawarkan ada di kanal resmi Tokopedia, seperti website https://www.tokopedia.com/careers/,
Instagram @InsideTokopedia atau LinkedIn Tokopedia
(https://id.linkedin.com/company/pt–tokopedia). (Rls)
Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Replikasi Sisgita untuk Optimalkan Penerimaan Daerah
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus memperkuat langkah strategis dalam mewujudkan transparansi sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) replikasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (Sisgita) bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan berlangsung di Aula Blandongan, Gedung Utama Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (21/9/2026), dan dihadiri Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana.
Kerja sama antardaerah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan teknis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Kerja sama ini berfokus pada percepatan integrasi Nomor Induk Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), serta validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) secara digital dan terintegrasi.
Melalui penerapan teknologi peta digital terpadu tersebut, Pemkot Bandar Lampung berkomitmen meningkatkan akurasi data perpajakan, mencegah kebocoran potensi penerimaan daerah, serta mempermudah pelayanan di bidang pertanahan dan perpajakan bagi masyarakat.
Penerapan Sisgita diharapkan dapat memperkuat sinergi antara data pertanahan dan perpajakan sehingga pengelolaan potensi PAD dapat dilakukan secara lebih transparan, akurat, dan terintegrasi.(*)

