Connect with us

Lampung Selatan

Bupati Nanang Ermanto Sambut Baik Audit Pendahuluan BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung

Published

on

Alteripost.co KALIANDA – Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto menyambut baik dimulainya audit pendahuluan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung, terhadap kepatuhan atas Belanja Daerah Lampung Selatan Tahun Anggaran 2022.

“Terimakasih atas kehadirannya, bagaimana kita mempunyai komitmen besama untuk menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Ini adalah penilaian kinerja Pemerintah Daerah itu sendiri,” ujar Nanang saat menerima Kunjungan Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung di ruang kerjanya, Senin (24/10/2022).

Nanang Ermanto mengatakan, kepatuhan dalam pelaksanaan anggaran merupakan suatu keharusan untuk dilakukan oleh penyelenggara negara, yang dalam hal ini adalah Pemerintah Daerah Lampung Selatan. Maka dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan pengelolaan anggaran dapat lebih dipertanggungjawabkan.

“Saya sudah koordinasikan dengan pak Sekda agar seluruh OPD siap untuk membantu tugas pemeriksaan dari BPK, ini juga tugas kami, bagaimana kami bisa menjalankan tugas ini dengan baik. Mudah mudahan semua bisa berjalan baik dan lancar, khususnya untuk masyarakat kabupaten Lampung Selatan itu sendiri,” ungkap Nanang.

Sementara itu, Ketua Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung Freddy Vicky Parluhutan menyampaikan, tahapan pemeriksaan tersebut akan dimulai selama 15 hari kedepan. Terhitung sejak tanggal 24 Oktober 2022 hingga tanggal 7 November 2022 mendatang.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dalam pelaksanaan pemeriksaan keuangan tersebut Penanggungjawab Tim diemban oleh Yusnadewi, Pengendali Teknis oleh Nataria, kemudian anggota tim terdiri dari Rika Muriani, Nurul Fajriah, Fadilah Raharyo dan Jesica Nuraini.

“Kami akan melaksanakan pemeriksaan sebagaimana mandat dari Undang-Undang, jenisnya pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Adapun, tujuan pemeriksaan Kepatuhan Belanja Daerah Tahun 2022 adalah untuk menilai, apakah belanja daerah sudah sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Freddy juga meminta agar selama pemeriksaan  berlangsung, jajaran Pemerintah Daerah Lampung Selatan dapat bekerjasama dengan baik. Sehingga, diharapkan pemeriksaan Kepatuhan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Kami mohon dukungan kepada pak Bupati dan jajaran untuk kelancaran dari pemeriksaan kami, kami membutuhkan data-data, dokumen-dokumen. Kami di BPK juga memiliki nilai-nilai dasar yaitu Integritas, Indepedensi dan Profesionalisme (IIP) mohon dukungannya kita sama-sama menjaga nilai ini dalam menjalankan pemeriksaan ini,” jelas Freddy.

Untuk diketahui, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional, BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung juga memberikan layanan hotline 0813 6969 4488 yang dapat diakses melalui telepon maupun aplikasi whatsapp.

Layanan hotline BPK Perwakilan Provinsi Lampung tersebut diantaranya untuk melayanai permintaan informasi, pengaduan masyarakat, koordinasi TP goes to MTP, koordinasi APH berjaya, cek status, survey kepuasan layanan informasi. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Gandeng DAMRI, Rute Kalianda-Jakarta Kembali Dibuka

Published

on

Alteripost Kalianda – Kabar baik bagi masyarakat Lampung Selatan yang membutuhkan akses transportasi langsung menuju Jakarta.

Rute DAMRI Kalianda-Jakarta via Lintas Sumatra kembali beroperasi mulai 21 Agustus 2026, dengan tarif perjalanan mulai Rp215.000.

Layanan transportasi darat tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Lampung menuju sejumlah wilayah di Banten, Tangerang hingga Jakarta.

Selain melayani keberangkatan dari Kalianda, rute ini juga terhubung dengan Stasiun KA Tanjung Karang serta sejumlah titik strategis di sepanjang perjalanan.

Adapun rute perjalanan Lampung-Jakarta meliputi Stasiun KA Tanjung Karang, Kalianda, Rumah Makan Siang Malam, Desa Hatta, Loket DAMRI Serang, Terminal Poris, Terminal BSD, hingga Stasiun KA Gambir.

Untuk keberangkatan dari Stasiun KA Tanjung Karang menuju Serang, Poris, BSD maupun Gambir, bus dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari Kalianda tersedia pada pukul 10.30 WIB.

Khusus masyarakat yang berangkat dari Kalianda, titik layanan penumpang berada di loket DAMRI kawasan Taman Edukasi, tepatnya di samping Kantor Polisi Militer Lampung Selatan.

Dengan tersedianya titik keberangkatan tersebut, masyarakat dapat memilih lokasi dan tujuan perjalanan sesuai kebutuhan.

Dari sisi tarif, perjalanan dari Stasiun KA Tanjung Karang, Hatta, maupun Kalianda menuju Gambir ditetapkan sebesar Rp255.000. Sementara perjalanan menuju Serang, Poris, atau BSD dikenakan tarif mulai Rp215.000.

Tak hanya menawarkan akses perjalanan antarkota, layanan tersebut juga dilengkapi fasilitas yang menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jarak jauh. Bus menggunakan konfigurasi kursi Seat 2-2 Reclining, serta dilengkapi pendingin udara (AC), toilet, colokan pengisi daya, dan kamera pengawas (CCTV).

Penumpang juga memperoleh snack dan air mineral selama perjalanan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang menempuh perjalanan darat dari Lampung menuju wilayah Banten, Tangerang dan Jakarta.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan pengoperasian kembali rute tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran kembali layanan DAMRI dari Jakarta hingga Lampung melalui Kalianda memberikan pilihan transportasi darat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, rute dari Jakarta sampai ke Lampung melalui Kalianda ini kembali dibuka,” ujar Supriyanto, Rabu (19/8/2026).

Ia menambahkan, keberadaan rute tersebut tidak hanya memberikan alternatif mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antara Lampung Selatan dengan sejumlah wilayah penting di Pulau Jawa.

Supriyanto berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan DAMRI tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain memudahkan mobilitas, peningkatan konektivitas diharapkan ikut membuka peluang bagi pengembangan pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.

“Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan,” tutur Supriyanto.

Dengan kembali beroperasinya rute Kalianda-Jakarta, masyarakat Lampung Selatan kini memiliki pilihan perjalanan darat yang menghubungkan langsung kawasan Kalianda dan Tanjung Karang dengan sejumlah pusat aktivitas di Banten, Tangerang dan Jakarta, sekaligus menawarkan tarif yang relatif terjangkau dan fasilitas perjalanan yang memadai.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading