Bandar Lampung
Eva Dwiana Membuka Pendidikan Dasar Pol-PP Kota Bandar Lampung
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana membuka Pendidikan Dasar Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Kota Bandar Lampung bersama Komando distrik militer (Kodim) 0410/KBL, Senin (12/12/2022).
Diketahui, jumlah personel Pol PP Kota Bandar Lampung yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 403 orang, dan 50 pelatih dari personil Kodim 0410/KBL. Pelaksanaan kegiatan berlangsung di Lapangan Makodim 0410/KBL selama enam hari.
Eva Dwiana mengatakan dengan pelatihan dasar diharapkan seluruh personil Pol PP dapat mengelola massa dan fisik. “Pol PP mirip dengan TNI, jadi semisal ada keramaian mereka adalah satuan terdepan. Semoga dengan pelatihan yang diberikan oleh anggota Kodim 0410/KBL ketahanan fisik personil jadi tambah kuat lagi”.
Lanjut Walikota Eva Dwiana menyampaikan bahwa, dengan pelatihan ini, nantinya akan dibentuk pleton khusus yang akan menjaga Keamanan dan kondusifitas Kota Bandar Lampung.
“Dari pelatihan ini, kan baru 400-an yang mengikuti nantinya akan ada gelombang berikutnya. Setelah pelatihan ini kita bersama Bapak Dandim akan membentuk pleton khusus sebanyak 700 orang untuk menjaga Kota Bandar Lampung selama 24 Jam”. Ungkapnya.
Ia menambahkan, “Dengan bantuan seluruh elemen dari TNI, Polri, dan masyarakat InsyaAllah Kota Bandar Lampung aman”. Harapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung Letkol Arm. Tri Arto Subagio mengatakan tujuan dari pelatihan dasar ini sebagai pembentukan karakter dan tugas dari para personil.
“Jadi mereka nantinya mengerti tugas dan tanggung jawabnya seperti apa, serta kedisiplinan bagaimana bersikap kepada masyarakat dengan berlandaskan peraturan dan undang-undang yang berlaku. Kita akan melatih mereka secara fisik dan mental,” terangnya.
Menurutnya, Pol PP ini sebagai panjang tangan pemerintah kepada masyarakat. Ketika akan bersosialisasi.
“Bisa menyampaikan tentang apa itu wawasan kebangsaan, cinta tanah air, dan nilai-nilai luhur pancasila yang mana ini harus tetap kita jaga dan pertahankan”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
Bandar Lampung Usia 344 Tahun, Kolaborasi Pemkot dan Pemprov Ditekankan untuk Pembangunan Berkelanjutan
Grahapost Bandar Lampung – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam mendorong pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, selama 344 tahun perjalanan sejarahnya, Bandar Lampung telah berkembang menjadi gerbang Pulau Sumatra yang strategis sekaligus pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan kebudayaan di Provinsi Lampung.
Menurut Eva, capaian pembangunan yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat serta para pemangku kepentingan yang terus berkontribusi bagi kemajuan kota.
Pada HUT ke-344 tahun ini, Pemkot Bandar Lampung mengusung tema *“Dengan Semangat Bandar Lampung Bersinar, Kita Wujudkan Indonesia Emas.”* Tema tersebut mencerminkan tekad menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang berdaya saing, inovatif, nyaman, aman, dan sejahtera.
“Indonesia Emas bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” kata Eva.
Ia menegaskan, berbagai program pembangunan terus dilakukan, mulai dari peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga transformasi digital pemerintahan.
Sementara itu, Gubernur Lampung memberikan apresiasi atas perjalanan panjang Kota Bandar Lampung yang kini memasuki usia ke-344 tahun. Menurutnya, Bandar Lampung telah menjadi wajah kemajuan Provinsi Lampung sekaligus simbol perkembangan daerah di Pulau Sumatra.
“Kota Bandar Lampung menjadi wajah yang baik bagi Provinsi Lampung, simbol kemajuan dan rumah bagi seluruh warga,” ujarnya.
Gubernur berharap Bandar Lampung terus berkembang menjadi kota yang nyaman, aman, dan ramah bagi masyarakat maupun pendatang. Ia juga menilai Bandar Lampung sebagai salah satu kota paling maju di Sumatra yang membutuhkan pembangunan berkelanjutan untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Serta memperluas lapangan pekerjaan, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tandas. (*)

