Connect with us

Bandar Lampung

Herman HN Menyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi 2019

Published

on

Alteripost.co BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Herman HN Menyerahan SK Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2019 di Lingkungan Kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Bandar Lampung. di Aula Semergo. Rabu (20/1/2021).

Sebanyak 341 peserta yang telah lulus proses seleksi CPNS 2019 menerima SK Pengangkatan CPNS formasi Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Walikota Bandar Lampung Herman HN, yang didampingi oleh Asisten III Bidang Adminsitrasi Umum dan Kepala Badan Kepegawaian Kota Bandar Lampung.

Dalam sambutan Walikota Bandar Lampung Herman HN mengingatkan kepada para pegawai, agar selalu disiplin dalam menjalankan tugas dan taati peraturan sesuai undang-undang yang berlaku dan kepada pegawai negeri sipil (PNS) untuk melaksanakan disipilin pegawai.

“Bagi PNS yang baru diangkat dapat bekerja dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan, taat dengan pimpinan, taat dengan aturan, dan layani rakyat dengan baik”. Pesan Herman HN.

Sementara itu Kepala Badan kepegawaian daerah (BKD) kota Bandar Lampung Wakhidi menyampaikan, penerima petikan walikota hari ini seluruhnya berjumlah 341 orang yang terdiri dari, tenaga guru berjumlah 231 orang (guru SD berjumlah 203 orang guru SMP berjumlah 28 orang) dan tenaga kesehatan berjumlah 110 orang baik bidan, dokter, maupun dokter spesialis.

“Terkait dengan usulan formasi CPNS tahun 2021 kemarin mendapat arahan dari pusat untuk di refisi kembali. Itu dari pusat untuk tahun 2021 ini tidak ada penerimaan CPNS dulu, semua dirubah yang terkait dengan CPNS guru dirubah menjadi P3K dan ini berlaku untuk nasional. Jadi dari Bandar Lampung sudah kita ajukan 1.973, CPNS berjumlah 83 dengan rincian tenaga kesehatan berjumlah 56, dan teknis lainya menunggu dari menpan yang memberikan informasi”. Pungkasnya. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung dan Walikota Resmi Membuka Bimbingan Kemandirian Pelatihan Pangkas Rambut dan Salon WBP

Published

on

Alteripost Lampung – Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Lampung Sorta Delima Lumban Tobing bersama Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana resmi membuka Bimbingan Kemandirian Pelatihan Pangkas Rambut dan Salon WBP sekaligus penandatanganan perjanjian kerjasama dengan stakeholder Griya Abhipraya Berkilau. Kamis (29/2/2024) di Griya Abhipraya Berkilau Balai Pemasyarakatan Kelas II Bandar Lampung.

Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Bandar Lampung Muhammad Nur mengatakan, Griya Abhipraya Berkilau Bapas Kelas II Bandar Lampung mulai dibentuk sejak Januari 2023.

Griya Abhipraya Berkilau Bapas Kelas II Bandar Lampung menyelenggarakan Program Layanan berupa Bimbingan Kepribadian, Kemandirian, Hukum dan Kemasyarakatan.

Selain itu Griya Abhipraya juga menyediakan
tempat/sarana penampungan sementara, asimilasi, rujukan pidana alternati, Pendidikan berkelanjutan. Kemandirian sarana kegiatan produktif sebagai wadah pelaksanaan latihan kerja.

Produk Unggulan dari Unit Usaha Griya Abhipraya Bapas Kelas II Bandar Lampung meliputi Pengelolaan Produk Kopi Lampung yang telah didistribusikan ke beberapa UPT Pemasyarakatan yang meliputi,
Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, Rutan Kelas I Bandar Lampung, Lapas Kelas IIA Kalianda dan Lapas Kelas IIB Gunung Sugih.

Pengelolaan Tahu Putih dan Susu Kedelai yang diolah langgung oleh Klien Pemasyarakatan Bapas Kelas II Bandar Lampung.

Kegiatan Bimbingan Kemandirian dilaksanakan melalui berbagi kegiatan pelatihan berupa pelatihan perbengkelan, pelatihan sablon, pelatihan hidroponik, pengembangan ketrampilan macramé, pelatihan pijat dan refleksiologi, Pelatihan Pengolahan Sabut Kelapa dengan menggunakan yang minim dan bekerjasama dengan POKMAS LIPAS yang ada.

Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Lampung Sorta Delima Lumban Tobing mengatakan, sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI, Bapas Kelas II Bandar Lampung memiliki tugas dan fungsi untuk melaksanakan Penelitian Kemasyarakatan, Pendampingan, Pembimbingan, Pengawasan, dan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) dengan wilayah kerja yang meliputi Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran.

Berdasarkan hasil evaluasi terhadap kinerja Pokmas Lipas yang terbentuk, peran pemerintah daerah dan instansi pemerintah lainnya yang terkait menjadi faktor pendukung dalam optimalisasi pemberdayaan Pokmas Lipas.

“Dan Alhamdulillah berdasarkan laporan yang telah kami terima dari Kepala Bapas Kelas II Bandar Lampung bahwa Stakeholder dan Pokmas Lipas yang sudah bekerjasama dengan Bapas Kelas II Bandar Lampung sampai dengan saat ini adalah terdiri dari 1 (satu) Stakeholder yaitu Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindunan Anak dan 23 Pokmas Lipas,” ujar Sorta.

Diharapkan melalui kerjasama ini diharapkan nantinya Pokmas Lipas akan banyak membantu dalam memberikan dukungan dan fasilitasi untuk mencapai tujuan Sistem Pemasyarakatan yaitu Reintegrasi Sosial.

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, saudara di lapas memiliki peluang dan keterampilan bermanfaat untuk orang lain. Kerajianan dari lapas juga tidak kalah dari hasil produk masyarakat lain, kedepan juga akan diberikan tempat dan bantuan Rp100 juta untuk meningkatkan keterampilan warga binaan di Bandar Lampung.

“Tetap semangat untuk para warga binaan dapat menghasilkan keterampilan dan produk yang bermanfaat untuk diri sendiri dan masyarakat,” harapnya.

Turut dihadiri Kepala Divisi Administrasi M.Ikmal Idrus, Kepala Divisi Keimigrasian, Tato Juliadin Hidayawan, Kepala Balai Pemasyarakatan (Kabapas) Kelas II Bandarlampung, M. Nur, Kalapas Narkotika Bandarlampung, Ade Kusmanto, Karutan Bandarlampung, Iwan Setiawan, serta Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, Putranti Rahayu dan Kepala Lapas Kelas I Bandarlampung, Saiful Sahri yang diwakili oleh Kabag Tata Usaha, Mulyani. (Ian)

Facebook Comments Box
Continue Reading