Connect with us

Bandar Lampung

Herman HN Mengeluarkan SE Tentang Pembatasan Jam Operasional Pusat Perbelanjaan Dan Hiburan

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Herman HN mengeluarkan surat edaran (SE) tentang pembatasan jam operasional pusat perbelanjaan dan hiburan. SE Walikota Bandar Lampung dengan Nomor 440/133 /IV.06/2021 tersebut dikirimkan ke pimpinan hotel, pemilik gedung pertemuan, manajemen pusat perbelanjaan, pemilik kafe dan restoran, manager karaoke, pemilih tempat hiburan dan wisata serta seluruh masyarakat kota Bandar Lampung.

Dalam SE dijelaskan bahwa jam operasional pusat perbelanjaan, pasar swalayan dan toko modern dibatasi hingga pukul 19.00 WIB. Sedangkan, jam operasional kafe, restoran, karaoke, pub, panti pijat, diskotik, billiard, pedagang pinggit jalan dan hiburan lainnya dibatasi hingga pukul 22.00 WIB.

Didalam surat edaran juga ditegaskan bahwa selama kegiatan operasional berjalan harus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) untuk pencegahan Covid-19 secara ketat, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir (3M).

Herman HN mengatakan, pembatasan jam operasional usaha ini menindaklanjuti Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2020, tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dan Pengendalian covid-19. ika melanggar, akan kita terapkan sanksi-sanksi Jika sudah diingatkan dua kali satu kalinya secara tertulis, tapi masih melanggar akan diberlakukan penutupan atau kena denda. Senin (25/1/2021).

“Pembatasan jam operasional usaha ini mulai berlaku pada 28 Januari 2021, sudah ada dalam SE yang saya tandatangani itu. Bagi yang melanggar akan diterapkan sanksi sesuai Perda Provinsi Nomor 3 tahun 2020 itu”. Terangnya.

Selanjutnya lanjut Herman, nanti akan ada tim satgas Covid-19 bersama jaksa dan hakim berkeliling ke pusat perbelanjaan dan hiburan memantau penerapan prokes Covid-19 dan jam operasional usaha.

Kemudian jaksa, hakim sidang di tempat bagi yang melanggar, Dalam Perda Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2020 dijelaskan sanksi bagi pelanggar prokes di masa pandemi ini berupa teguran lisan, tertulis, kerja sosial, pembubaran, hingga pencabutan izin usaha. Bagi pelanggar perorangan dikenakan pidana kurungan dua hari atau denda maksimal Rp1 juta, sedangkan bagi perusahan pidana penjara satu bulan atau denda maksimal Rp.15 juta. Pungkas Herman. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Eva Dwiana Beserta Jajaran Frokopimda Bandar Lampung Melakukan Ziarah Tabur Bunga

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana beserta jajaran Frokopimda Bandar Lampung melakukan ziarah tabur bunga bersama, di Makam Pahlawan Kedaton dalam rangka hari ulang tahun (HUT) Kota Bandar Lampung yang ke-342 tahun 2024, di makam Pahlawan Kedaton Kota Bandar Lampung. Sabtu (15/6/2024).

Kegiatan tabur bunga dilakukan setelah melakukan upacara HUT Kota Bandar Lampung yang dilaksanakan di halaman Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.

Walikota Bandar Lampung Eva dwiana mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tetap menjaga kekompakan, persatuan dan kesatuan bangsa, terkhusus di Kota Bandar Lampung sehingga pembangunan program program Pemkot Bandar Lampung dapat berjalan dengan baik lagi ke depannya, semoga kedepannya Kota Bandar Lampung makin maju pembangunan dan masyarakatnya makin Sejahtera. Jelasnya.

Walikota Eva juga berharap, agar masyarakat dengan jajaran Frokopimda Kota Bandar Lampung bisa membangun kota lebih baik lagi, terutama keamanan dan kebersamaan di seluruh wilayah kota dan semoga Kota Bandar Lampung bisa menjadi kota besar bukan hanya di Sumatera saja karena Kota Bandar Lampung merupakan pintu gerbang Sumatera. Pungkasnya. (Dina).

Facebook Comments Box
Continue Reading