Bandar Lampung
Herman HN Menghadiri Kegiatan Rakor Pelaksanaan Penerapan Prokes
BANDAR LAMPUNG –Walikota Bandar lampung Herman HN menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan penerapan Prokotol Kesehatan (Prokes) terkait surat edaran (SE) Gubernur Lampung tentang pembatasan kegiatan acara pesta di wilayah Kota Bandar Lampung. Kegiatan Rakor tersebut digelar di ruang rapat Walikota Bandar Lampung. Senin (25/1/2021).
Walikota Herman HN mengatakan, bahwa menanggapi SE Gubernur Lampung terkait pembatasan kegiatan acara pesta ini harus segara dilaksanakan, karena memang Kota Bandar lampung saat ini berstatus zona merah dalam penyebaran virus Covid-19.
Herman HN juga meminta, agar dalam pelaksanaan kegiatan penengakan disiplin Prokes, harus dilaksanakan dengan tegas namun terukur sesui dengan aturan yang berlaku. Terang Walikota Herman HN.
Ditempat yang sama, Dandim 0410/KBL Kolonel Inf Romas Herlandes menuturkan bahwa, apa yang telah menjadi kebijakan pemerintah daerah dalam penanganan Covid-19 ini, pihaknya turut mendukung apalagi hal ini demi kesehatan dan keselamatan warga masyarakat Kota Bandar Lampung.
Turut hadir dalam kegiatan rakor diantaranya, Kajari Kota Bandar Lampung Abdullah Noer Denny, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung Drs Badri Tamam, Kabag OPS Kompol A.R Hakim Rambe, Asisten I Bidang Pemerintah Sukarma Wijaya, Dandenpom II/3 LPG Mayor Cpm Hanri Wira Kusuma,S.H., M.Han. (*).
Bandar Lampung
Jefri Arifin: Jadikan Sumpah Pemuda Sebagai Momentum Perkuat Peran Pers
Alteripost.co, Bandarlampung-
Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober menjadi momentum bagi insan pers untuk memperkuat komitmen dalam menjaga persatuan, menyajikan informasi berkualitas, dan mendorong kemajuan bangsa.
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bandar Lampung, Jefri Arifin, S.I.Kom., menilai semangat Sumpah Pemuda tetap relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan pesatnya arus komunikasi digital.
Menurutnya, pers memiliki tanggung jawab strategis dalam merawat persatuan melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita tentang pentingnya persatuan di tengah keberagaman. Dalam konteks pers, semangat tersebut harus tercermin melalui pemberitaan yang mencerdaskan masyarakat dan tidak memecah belah bangsa,” kata Jefri.
Jefri mengatakan, perkembangan media digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi perusahaan pers. Kecepatan penyebaran informasi harus berjalan beriringan dengan ketepatan data, verifikasi, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.
Ia menegaskan, media siber tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga membangun ruang publik yang sehat melalui pemberitaan yang bertanggung jawab.
“Momentum Hari Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bagi seluruh insan pers, khususnya anggota SMSI, untuk terus menjaga profesionalisme, meningkatkan kualitas jurnalistik, dan menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Jefri juga mendorong generasi muda untuk mengambil bagian dalam perkembangan ekosistem media digital. Menurutnya, kreativitas, literasi digital, dan kemampuan memilah informasi menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan zaman.
Ia berharap, semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 terus menginspirasi insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik, sekaligus memperkuat kontribusi media terhadap pembangunan daerah dan nasional.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda, SMSI Kota Bandar Lampung menegaskan pentingnya kolaborasi antara media, masyarakat, dan generasi muda untuk membangun ekosistem informasi yang sehat, profesional, dan berintegritas. (Rls)

