Bandar Lampung
Walikota Herman HN Akan Membangun Jembatan Baru di Pulau Pasaran TBT
BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Herman HN akan membangun jembatan baru di Pulau Pasaran Teluk Betung Timur (TBT), dikarnakan jembatan lama sudah hampir putus akibat kerap terendam banjir dan terjangan ombak.
Untuk diketahui, Jembatan Pulau Pasaran yang berlubang dan hampir putus itu ditutup dengan plat besi hasil swadaya masyarakat setempat. agar bisa dilalui kendaraan sepeda motor dan bentor.
Lebar du meter dan ketinggian tiga meter di atas permukaan laut dangkal, jembatan membentang sepanjang kurang lebih 100 meter itu dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, tujuh tahun silam.
“Tahun ini bakal dibangun, sudah diagendakan untuk dibangun. Saya sudah instruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU)”. Kata Wali Kota Herman HN. Selasa (26/1/2021).
Kondisi jembatan di Pulau Pasaran penghubung warga Pulau Pasaran dengan daratan di Kota Karang, TBT Bandar Lampung itu sudah rusak parah sehingga tidak bisa diperbaiki.
Lanjut Herman HN, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan membangun jembatan baru yang sudah dijanjikan kepada warga sekitar pada 2021 tahun ini. Ucapnya.
“Nanti bakal jadi dua jalur dan mobil bisa masuk. Saya sudah janji”. Terang Herman HN.
Sementara, realisasi pembangunan dan jumlah anggaran ditetapkan oleh Dinas PU Kota Bandar Lampung. Untuk realisasinya PU yang menetapkan.
“Sudah diangarkan juga di tahun 2021, namun besarannya tanya PU”. Pungkas Herman HN. (*).
Bandar Lampung
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Terima Disway Top Regional Leader Awards 2026
Alteripost Jakarta – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menerima penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif. Penghargaan tersebut diserahkan pada Kamis (11/6/2026) di Hotel JW Marriott, Jakarta.
Usai menerima penghargaan, Wali Kota Bandar Lampung Hj.Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diberikan. Menurut beliau penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap kerja keras Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ini luar biasa, karena apa yang kami kerjakan dan lakukan ternyata mendapat penilaian dari masyarakat. Semua yang kami lakukan adalah untuk masyarakat,” ujar Walikota Bandar Lampung Hj.Eva Dwiana.
Disway National Network menggelar ajang apresiasi bergengsi ini sebagai bentuk penghargaan kepada kepala daerah di seluruh Indonesia yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dan kemajuan di daerahnya. Kegiatan tersebut dikemas dalam Disway Top Regional Leader Awards 2026 yang dirangkaikan dengan Leadership Forum dan Awarding Ceremony bertema “Mendorong Daerah Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional.”
Acara dipandu langsung oleh Founder Disway Group, Dahlan Iskan, dan menghadirkan narasumber Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si. Forum tersebut membahas berbagai strategi penguatan ekonomi daerah, termasuk potensi Koperasi Merah Putih yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai salah satu motor penggerak ekonomi baru di daerah.
Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 diberikan kepada kepala daerah tingkat provinsi, kota, dan kabupaten yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dalam tata kelola pemerintahan, kepemimpinan, pelayanan publik, serta pembangunan daerah yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Founder Disway Group, Dahlan Iskan, mengatakan bahwa kepala daerah saat ini menghadapi tantangan yang tidak mudah dalam menjalankan pemerintahan. Karena itu, pemimpin daerah yang mampu menunjukkan prestasi, inovasi, dan menghadirkan perubahan positif layak mendapatkan apresiasi di tingkat nasional.
“Disway Top Regional Leader Awards 2026 hadir sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras kepala daerah yang berhasil membawa perubahan positif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat luas,” ujar Dahlan Iskan.
Penentuan penerima penghargaan dilakukan melalui proses penilaian yang objektif dan terukur dengan melibatkan pengolahan data primer dan sekunder, survei publik, audit independen, serta penilaian dewan pakar dan pimpinan media jaringan Disway National Network yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Adapun indikator penilaian mencakup berbagai aspek strategis, di antaranya kinerja pembangunan dan tata kelola pemerintahan, inovasi layanan publik, penguatan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur dan konektivitas, serta pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.
Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.(*)

