Connect with us

Lampung Tengah

Kompak, Musa-Ardito Sambut Kejari Yang Baru

Published

on

 

Alteripost.co, Lampung Tengah-
Bertempat di Nuwo Balak Lampung Tengah, Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Lampung Tengah (Lamteng) menyambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunung Sugih yang baru saja dilantik Muhammad Ali Akbar, hadir dalam kesempatan tersebut Forkopimda, Sekda, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK serta Kepala OPD. Selasa (2/3/2021).

Dalam sambutannya, Muhammad Ali Akbar Kajari yang baru mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat yang diberikan oleh jajaran pemerintah Lampung Tengah.

“Saya berharap agar hubungan yang baik ini terus terjalin, guna memajukan Kabupaten Lampung Tengah”. Ungkapnya.

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengucapkan selamat datang kepada Bapak Muhamamad Ali Akbar di kabupaten Lampung Tengah.

“Saya berharap agar terjalin koordinasi yang baik antara Kejaksaan Negeri Gunung Sugih dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, serta membuat semangat yang baru untuk menjadikan Lampung Tengah sebagai kabupaten yang terbaik di Provinsi Lampung untuk Lampung Tengah Berjaya”. Pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan

Published

on

Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.

“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar

Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.

“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading